The Beginning

105 7 0
                                        

Lapangan sekolah dipenuhi suara teriakan.

Barisan siswa baru berdiri rapi di bawah matahari pagi. Seragam putih abu-abu mereka masih terlihat kaku, wajah-wajah tegang bercampur lelah.

Ospek hari pertama.

William Dwiangga Atmadja berdiri di barisan tengah.

Wajahnya tenang.
Posturnya tegak.
Ekspresinya... biasa.

Ia tertawa saat senior melontarkan candaan.
Ia menjawab saat ditanya.
Ia terlihat sama seperti siswa baru lainnya.

Tidak ada yang tahu bahwa William selalu mengamati.

Setiap detail.
Setiap wajah.
Setiap ekspresi.
Bukan karena penasaran.
Melainkan karena kebiasaan.

"Kalian semua nanti siang wajib keliling booth ekskul!" teriak salah satu panitia.

"Cari minimal satu ekskul yang diminati!"

William mendengar itu.
Namun ia tidak langsung peduli.
Sampai suara lain masuk ke telinganya.

"Kapten renang ganteng banget sih."

"Yang rambutnya agak coklat itu, ya?"

"Ester Marvin."

Nama itu terucap santai.

Tapi bagi William...
Nama itu berhenti.

Seperti seseorang baru saja menyalakan saklar di kepalanya.

Ester Marvin.

William tidak tahu siapa itu.
Namun entah kenapa, dadanya terasa sedikit... tertarik.

Under His ControlWhere stories live. Discover now