grace nama itu yang sudah sangat lama tidak keenan dengar sejak berakhirnya hubungan mereka, keenan tidak lagi melihat sosok wanita itu lagi hidupnya
tapi takdir berkata lain keenan melihat grace kembali bukan sebagai mantan kekasih tapi sebagai ka...
keenan menatap rumah barunya ini, keenan melirik ibu sebentar dan kembali menatap rumah yang sebentar lagi keenan akan tinggal di sana dengan keluarga barunya
keenan mengikuti ibu masuk kedalam rumah itu dan menampilkan sosok pria berumur yang keluar dari pintu dengan pakai sangat rapi, ibu keenan memeluk pria itu dengan erat seakan dunia hanya pria itu
"kamu keenan bukan? ayo masuk papa kenalkan dengan kakak kamu" keenan mengangguk kepala dan menatap sekeliling rumah yang bernuansa putih emas yang sangat serasi
keenan mendudukan dirinya di samping ibu, dan menatap menu hidangan yang telah disediakan untuk keenan dan ibunya " kamu bahagia keenan" keenan melirik ibu sebentar dan mengangguk kepala, entah lah rasa sangat aneh sejak kecil keenan tidak memiliki keluarga yang untuh dan sekarang dirinya memiliki sosok papa
"keenan kenali ini grace " keenan mendongak menatap kearah yang di tunjuk saat itu juga jantung keenan seakan mau copot, grace mantan kekasihnya waktu sma
takdir macam apa itu, kenapa dirinya bisa bertemu dengan grace kembali dan sekarang menjadi kakak tiri, perasaan keenan campur aduk diri tidak tahu harus bertindak seperti apa sekarang
keenan melirik grace yang tampak santai duduk di depannya sambil mengambil sendok itu makan " papa harap kalian akur ya, grace memang pendiam maaf keenan" keenan tersenyum dan mengangguk kepala dan mengambil sendok untuk memakan-makanannya sekali-kali menatap gadis di depan ini yang masih sibuk dengan makanannya
suasan makan siang kali ini cukup canggung untuk keenan ibu dan papa tirinya sibuk berbincang dan sekali-kali bertanya dengannya tentang kehidupan keenan hingga keenan merasakan ada sesuatu menyetuh paha dalamnya
keenan sedikit menuduk dan ingin melihat apa yang terjadi, dan kembali menatap grace yang hanya diam saja sambil mendengarkan apa yang papa dan ibu bicarakan, keenan mendorong kaki grace yang bermain di paha dalamnya
keenan menatap tajam kearah grace dan di sambut senyuman mengejek dari grace, tangan gadis itu bermain dengan garpu menusuk pelan makanannya sambil tersenyum ke arah keenan
" pa, bu keenan izin ke toilet " keenan beranjak dari tempat duduknya dan tergesa-gesa ke toilet, dirinya menatap pantulan cermin menampilkan wajah memerah keenan saat ini
tidak mungkin rasa itu masi ada, dirinya lah yang mengakhiri hubungan ini dan tidak mungkin juga dirinya masi menyukai gadis itu, keenan meremas rambutnya kesal dengan semua isi pikirannya
" we meet again " tubuh keenan menegang saat mendengar suara itu di belakangnya, tubub keenan seakan tidak bisa menyembunyikan kalau dirinya saat ini gugup
keenan menahan napasnya saat gadis itu menekan tubuh mendekat ke arah kaca dan mencengkeram dagu keenan agar pria itu bisa melihat posisinya saat ini melalui pantulan kaca
"grace"wanita itu tidak membalas ucapan dari keenan, dia sibuk memperhatikan wajah keenan yang seakan tidak berani menatap wajahnya
" i miss your sighs " keenan menahan suara saat grace dengan tiba-tiba mengecup pelan lehernya sambil mengelus pelan perut keenan, tangan grace mengangkat baju keenan dan menampilkan perut keenan
grace berhenti mencium leher keenan dan menatap wajah keenan yang tampak kesal dengan tingkah laku grace sekarang sebelum keenan ingin marah grace sudah lebih dulu membalik posisi keenan menghadap kearahnya dan menyatukan kedua bibir mereka
tangan grace tidak tinggal diam sekali-kali meremas bokong keenan yang sudah lama tidak grace sentuh, keenan berusaha mendorong grace saat ciuman itu berhenti keenan menatap kesal ke arah grace dan menampar pipi wanita itu
keenan mendorong tubuh grace dan keluar dari toilet sambil merapikan rambutnya dan pakaian yang berantakan oleh grace
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.