1. Pemilihan Ketua BEM

481 62 10
                                        

Pemilihan Ketua BEM di Universitas Ranggatama sudah berakhir dengan kemenangan telak bagi Yohana Putri Anggraini.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah universitas itu, seorang mahasiswa bisa terpilih jadi Ketua BEM untuk kedua kalinya.

Ya, Yohana sudah jadi Ketua BEM tahun lalu. Kini dia berada di semester 7 dan berniat fokus dengan skripsinya. Tapi 10,000 mahasiswa di kampus itu mengumpulkan tanda tangan agar dia mau mencalonkan diri lagi.

Bukan cuma itu, dia juga dibujuk oleh rektor untuk "memajukan universitas ini sekali lagi."

Yohana sebetulnya tak ingin melakukan ini, tapi rasanya sulit sekali menolak semua yang ingin dirinya memimpin sekali lagi. Jadi dia mencalonkan diri lagi.

Saingan terberatnya adalah Chandra Mahardhika, mahasiswa semester tiga yang juga punya banyak pendukung.

Mereka sudah bekerja sama di BEM tahun lalu. Sering berbeda pendapat membuat mereka dijuluki "Musuh Bebuyutan."

Dan ternyata, memang Chandra akan memusuhi Yohana lagi tahun itu, pasalnya, Yohana menang dengan suara 8:2.

Bukan main, Ranggatama University memang secinta itu dengan Yohana.

Namun untuk sesaat, siang itu di auditorium, dengan ribuan mahasiswa yang meneriakkan namanya dan rektor yang tersenyum cerah karena yakin tahun itu akan gemilang lagi, Yohana berharap kenyataannya tak seperti itu.

Sebetulnya dia sudah lelah, dan ingin sekali hidup lebih tenang.

"Selamat, ya, Kak Yohana," kata Chandra.

Yohana menoleh ke arah Chandra.

Juniornya itu berekspresi sinis. Tangannya terulur dan dia tersenyum, tapi Yohana tahu kilat marah di mata Chandra bukan suatu hal kecil.

"Semoga sukses, jadi Ketua BEM dan skripsian di tahun yang sama, dan nggak ada satupun yang gagal."

Tajam sekali. Dan karena dipandangi ribuan mahasiswa, serta di depan Chandra yang dia yakin berdoa sangat kuat agar dia kalah tadi, Yohana memasang senyumnya yang paling profesional.

"Nggak akan gagal dong, kan lo wakilnya."

Chandra tersenyum datar, sebelum mereka akhirnya bersalaman.

*****

"Kita udah pasti terlambat lulus deh nih!" Keluh Sari, yang membanting diri ke kasur Yohana. "Mana bisa sih kita skripsi sambil BEM?"

"Lo telat lulus juga ortu lo nggak bakal marah, Sar."

Sari ini memang anak pengusaha besar yang kekayaannya sulit dibayangkan. Orangtuanya tak menuntut apa-apa. Yang penting Sari mau kuliah saja, mereka sudah senang.

"Kalo ortu lo bakal marah nggak, Yo?"

Yohana tertawa kecil sambil menggulung rambutnya.

"Nggak. Kata Papa gue, dia bangga gue bisa kepilih lagi. Telat lulus pun nggak apa-apa, karena pengalaman lebih penting daripada lulus on time."

"Ya udahlah. Gue terima nasib. Lagian gue juga nggak tega kalo lo BEM lagi dan nggak gue temenin."

Rapat pertama BEM angkatan baru memang masih besok, tapi sudah dipastikan Sari yang akan jadi sekretaris Yohana, karena dia juga mencalonkan diri jadi Ketua BEM, walaupun hanya dapat sedikit suara.

Ini sebetulnya hanya strategi saja, karena sudah bisa dipastikan yang kalah dari pencalonan Ketua BEM akan mendapat posisi penting di dalamnya.

"Yo....Chandra bakal nyusahin nggak, ya?"

"Pasti bakal nyusahin, nggak usah ditebak-tebak. Tapi dia punya otak dan mau kerja, jadi yah, dihadapi aja."

Sari sebetulnya ingin berkomentar lagi, tapi dia menahan diri.

"Gue tidur di sini ya, Beb?"

"Orang punya rumah segede mansion kok malah seneng tidur di kosan temen."

"Duh, Mami-Papi gue di luar negri. Sepi banget, tahu, Beb. Enak di sini, rame."

"Ya udah terserah. Tapi inget kan syarat tidur sama gue?"

"Siap! Harus mandi dulu!"

Sari langsung masuk ke kamar mandi membawa piyama yang dipinjamkan Yohana.

*****

Author's Note:

Ditulis karena aku lagi suka banget Bon Appetit, Your Majesty.

Aku lagi ada dua proyek webnovel bahasa Inggris yang kuprioritasin, jadi tolong, pasang ekspektasi serendah-rendahnya buat AU ini. Ini cuma cerita yang kutulis tanpa banyak mikir, di tengah kesibukan kerja dan 2 proyek lainnya.

Tapi kalo bisa suka sama chapter ini, thank you so much, ya.

Yohana, noona idaman sekampus yang bisa jadi Ketua BEM dua kali

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Yohana, noona idaman sekampus yang bisa jadi Ketua BEM dua kali.

Yohana, noona idaman sekampus yang bisa jadi Ketua BEM dua kali

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Chandra, mahasiswa ambis yang sekarang jadi wakil ketua BEM.

Sari, sahabat Yohana yang ikutan BEM lagi karena gak tega Yohana sendiri

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Sari, sahabat Yohana yang ikutan BEM lagi karena gak tega Yohana sendiri.

Notice Me, NoonaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang