Prologue.

1K 83 1
                                        

Ini cerita udah lama di draft, tapi baru aku up, pahami aja ya, ini cumaa ceritaa gajelass

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

Ini cerita udah lama di draft, tapi baru aku up, pahami aja ya, ini cumaa ceritaa gajelass. samplenya sama.

----

Awalnya, Jake hanya tertarik, tertarik pada seseorang yang membantunya di gang sempit, Jake saat itu sedang memukuli orang karena bosan, tetapi justru seorang anak manis yang polos datang dan salah paham menyangka kalau Jake sedang di pukuli, lalu si manis mengobati Jake.

Jake sangaat tertarik dengan eksistensi nya, ia mencari tahu siapa anak manis itu dan akhirnya mengetahui kalau namanya adalah Sunoo dementia. Lalu ntah bagaimana ia langsung jatuh cinta padanya.

Jake mulai menguntit Sunoo, menghapal jadwal kuliahnya, merekamnya dari kejauhan, mencuri sketsa dari bukunya, bahkan menyuap dosennya agar duduk di kelas yang sama.

Ia menghapus pria-pria yang berani dekat dengan Sunoo, dengan cara yang baik atau sadis. Ia bukan pria biasa, ia seseorang dengan kekuasaan mutlak, dan baginya, cinta adalah permainan yang harus ia menangkan dengan dominasi.

Ketika Sunoo menyadari bahwa hidupnya mulai terasa diawasi dan dikendalikan, semuanya sudah terlambat. Pada malam hujan yang sunyi, Sunoo menghilang.

Ia diculik. Dikurung dalam mansion bawah tanah pribadi yang tak terdaftar di peta manapun.

Dirantai.

Diawasi.

Dipaksa mencintai pria yang mengaku melindunginya.

Jake memperlakukan Sunoo seperti permata rapuh tak membiarkannya disentuh udara luar, menyisir rambutnya tiap pagi, menyiapkan makanannya sendiri, dan mengucapkan "I love you" berkali-kali sambil mencium tangannya yang dingin.

Ia menyetel musik favorit Sunoo di speaker tersembunyi, menggantungkan lukisan Sunoo yang ia curi di setiap dinding, dan menciptakan dunia kecil buatan tempat Sunoo "akan merasa aman bersama dirinya."

Namun bagi Sunoo, itu bukan cinta. Itu kurungan. Itu neraka. Ia Seperti boneka tawanan.

Setiap hari adalah perang batin bagi Sunoo antara melawan atau menyerah. Jake bukan hanya mengunci tubuhnya, tapi juga berusaha menjerat pikirannya: mengatakan bahwa dunia luar telah melupakannya, bahwa tak ada yang mencarinya, bahwa Jake adalah satu-satunya yang mencintainya sepenuh hati.

Tapi Sunoo tak semudah itu hancur. Ia terus melawan, dengan diam dan mata penuh benci. Namun tiap pemberontakan kecil akan selalu dibalas Jake dengan senyum lembut dan hukuman sadis.

Karena bagi Jake, rasa sakit Sunoo adalah harga kecil untuk memastikan ia tidak akan pernah meninggalkannya.

Dan ketika cinta tak cukup membuat Sunoo tunduk, Jake membawa permainan ini ke level berikutnya.

- SUNJAKE!

Jake Lucien Eden
23 y.o
"Baby trust me, no one can love you the way i do"

Sunoo Dementia
21 y.o
"Please... God... help... me..."

Chains - SUNJAKE.Stories to obsess over. Discover now