langit saat ini sangatlah indah, awan yang memenuhi langit dah sinar matahari yang ke orenan menciptakan warna jingga dan sedikit warna pink
di kampus yang berada di tengah-tengah kota, semua siswa baru saja melangkahkan kakinya untuk pulang ke rumah, dan ada beberapa mahasiswa yang pergi untuk bermain bersama teman-temannya
campus du crépuscule adalah nama kampus yang di kenal dengan kampus terbaik. nama tersebut di ambil dari bahasa prancis yang artinya adalah kampus senja
kampus tersebut diberi nama itu karena dulu ada cerita jika seseorang ingin meminta sesuatu dan pergi ke lantai paling atas saat senja, maka permintaannya akan langsung terwujud. namun cerita tersebut sudah sangat lama, membuat cerita tersebut hanya sekedar rumor yang hampir redup
semua mahasiswa sedang menikmati dunia mereka sendiri, namun mendadak ada keributan yang membuat semua mata tertuju untuk mencari asal kericuhan tersebut
seorang lelaki sedang berlari dari kejaran, ia terus menerus berteriak membuat semua orang terganggu. namun itu bukanlah hal yang langka, semua mahasiswa hanya bisa menghela nafas melihat siapa yang membuat kegaduhan tersebut
mereka melihat siapa yang sedang mengejar dia, dan betapa kagetnya mereka saat mengetahui lelaki tersebut dikejar oleh anjing hewan peliharaan kampus tersebut untuk menjaga kemanan kampus
dibelakang anjing tersebut ada seorang wanita paruh baya yang sedang berlari juga untuk menangkap anjing tersebut, semua mahasiswa yang melihat itu pun tertawa dan menikmati apa yang sedang terjadi
lelaki tersebut terus berlari sambil berteriak meminta pertolongan, rambutnya yang putih bagaikan salju yang baru turun itu terus lari dari ujung ke ujung, pada akhirnya ia menabrak salah satu mahasiswa yang sedang bermain handphone nya
mereka berdua jatuh dengan keras, sang lelaki yang di tabrak menatap kesal ke arah lelaki onar tersebut, namun yang menabrak melihat kebelakang dan terdapat anjing tersebut lari ke arah dia, sang empu sudah menutup mata untuk menerima apapun yang akan terjadi ke dirinya. ia sudah terlalu lelah untuk berlari lagi
namun di waktu yang sangat tepat, wanita paruh baya tersebut berhasil menangkap tali yang terikat di collar anjing tersebut
ia membuka matanya secara perlahan dan dia merasa sangat lega, matanya berbinar-binar saat tau dia sudah aman
"miss evaa, makasih banget ya miss" ia berterimakasih kepada wanita paruh baya tersebut atau namanya miss eva salah satu guru Inggris di kampus tersebut
miss eva yang mendengar ucapan tersebut hanya menghembuskan nafasnya, kenapa anak ini sangat tidak bisa ditebak? tanya miss eva kepada dirinya sendiri
"lain kali jangan di ganggu leo nya, kamu udah tau dia sensitif kalo lagi makan malah kamu elus" ucap miss eva mencoba menahan kekesalannya
yang diperingati hanya tertawa kecil sambil menatap miss eva
"kamu ini anak pintar loh kafra, cuman sikap kamu aduhh.. buat saya sakit kepala setiap hari" lanjut miss eva memberikan ceramah kepada kafra.
"iya miss iya.. maafin saya" kafra meminta maaf sambil tertawa kecil merasa sedikit canggung
"yaudah, saya balik dulu ya" ucap miss lalu berjalan jauh, kafra yang melihat itupun menghela nafas lagi "oh iya nak, kamu mau sampai kapan kek gitu? sayang loh si Marcus di bawah kamu" ucap miss yang berhenti sebentar lalu lanjut berjalan untuk mengembalikan leo atau anjing kampus tersebut ke kandangnya kembali
Kafra lalu melihat kebawahnya memperlihatkan Marcus yang muka nya sudah sangat muak dengan Kafra
posisi mereka sekarang sangat ambigu dan mengundang mahasiswa lain tertawa
posisi Marcus ada di bawah Kafra, Marcus tertidur di tanah karena kejadian tabrak tadi. membuat mereka berdua di posisi yang sangat amat ambigu
"minggir ga lo bangsat" ucap Marcus melihat tajam kearah Kafra
Kafra yang tersadar dengan ucapan Marcus, langsung berdiri dan membersihkan dirinya. Kafra sama sekali tidak merasa bersalah, ia malah tertawa lalu mengulurkan tangannya untuk Marcus
"maaf ya bro, gue ga liat lo tadi" ucap Kafra yang masih tertawa
Marcus yang melihat Kafra mengulurkan tangannya, menepis tangan Kafra dengan kasar
"gue ga perlu bantuan lo. ngeganggu banget dah" suara Marcus makin mengecil di akhir kalimat, ia berdiri sendiri dan membersihkan dirinya
sebelum Kafra ingin membuka mulutnya lagi, Marcus sudah berjalan duluan meninggalkan Kafra sendirian. Kafra yang melihat itu pun hanya mendengus dan mengangkat bahunya.
Kafra lalu melihat beberapa Mahasiswa melambai kearahnya, ia lalu berlari kecil ke arah mereka sambil tersenyum sumringah
"lo ngapain sih anjir sampe dikejar ama leo?" ucap salah satu perempuan disitu
"gausah kaget jen, kan udah biasa dia begitu" dilanjutkan oleh suara yang berat
jen atau Jenna melihat kearah kembaran lelakinya dengan diikuti oleh tertawa kecil
mereka yang tertawa dipukuli oleh Kafra di kepalanya
"diam lo ja, gue padahal cuman mau ngelus doang njir ga lebih, eh tau-tau dia ngamuk terus langsung di kejar gue" jawab Kafra dengan nada lelah
ja yang masih mengelus kepalanya menatap kesal ke arah kafra, pas kafra mukul Jenna ga sekeras dia mukul dirinya. Eja merasa kesal ia membalas pukulan tersebut
Kafra yang kaget saat punggungnya di pukul keras pun mulai mencekik Eja hanya sebatas bercanda
Jenna lalu membuka suara sambil menatap Kafra
"eh tapi lo tadi ga ngerasa bersalah kah?" tanya Jenna ke Kafra
Kafra yang mendengar pertanyaan Jenna pun menghentikan aktifitas mencekik Eja
"bersalah? karna buat Miss Eva lari gitu? engga. kan udah biasa bagi dia pastinya" ucap Kafra sambil tersenyum lebar
Jenna memukul kepala Kafra dengan keras "bukan begitu maksud gue dongo, maksud gue pas lo nabrak si Marcus and posisi lo yang ngukung dia di bawah lo" ucap Jenna panjang lebar
"ohh, engga sih. soalnya dia siapa sampe gue harus ngerasa bersalah?" ucap Kafra lagi
"dih si bodoh ni, dia tu-" ucapan Jenna terpotong karena ada suara dering telepon dari sakunya Kafra
Kafra lalu mengambil handphone nya dan melihat siapa yang menelepon, dia memberi isyarat kepada Jenna dan Eja untuk tunggu sebentar
Kafra sedikit menjauh dari mereka lalu mengangkat telepon dari mamanya
"halo ma? kenapa nelpon?" tanya Kafra
"kamu dimana nak? udah pulang? kalo udah cepet ya kerumah, ada hal yang mau mama bahas sama kamu" ucap mamanya di handphone
saat Kafra ingin bertanya, tetiba saja teleponnya sudah di matiin oleh pihak sebelah, Kafra hanya menatap binggung ke handphone nya
ia lalu menghadap kearah sikembar lalu memberitahu mereka jika ia harus balik lebih awal, mereka berdua hanya mengangguk lalu mengucapkan selamat tinggal ke Kafra
•
•
•
•
•
•
•
•
-
HALOO! I'm back baby! and ofc with a new storyy!!
but why did Kafra mom called him to get home soon? did something happend to his mom!? oh no..
the answer is on the next chapter ofc! sooo stay tune!
and don't forget to give a like and comment! jadi gue lebih semangat untuk update! love u all!!!
KAMU SEDANG MEMBACA
[BL] can we be together?
Teen Fictionsang mc kita yaitu Kafra Maverick jatuh cinta ke orang yang salah. seharusnya dia tidak jatuh cinta dengan 'dia'. dia sudah mencoba menahan perasaannya sekuat mungkin, namun... kenapa sangat susah untuk menghilangkan perasaan tersebut kepada 'dia' "...
![[BL] can we be together?](https://img.wattpad.com/cover/399057846-64-k123333.jpg)