Bab 1

2.9K 121 4
                                        

Harsa Jumantara siswa tingkat akhir di SMA Dewana, memiliki tubuh kecil serta paras yang manis, walaupun begitu harsa tetap seperti lelaki pada umumnya.

Saat ini harsa dengan motor tidak bersuara kesayangannya sedang dalam perjalanan pulang,

Hari ini ia memilih jalan yang berbeda dari biasanya, bahkan ia di peringati oleh teman-temannya, kalau jalan yang ia lewati sekarang, sering menjadi tempat nongkrong para musuh sekolah Dewana.

Sedang enak-enaknya menghirup udara sore, ia malah di kejutkan dengan tiga siswa Dewana yang di hajar habis-habisan oleh sekumpulan geng sekolah SMA Buana.

Entah akar masalah dari kedua sekolah itu apa, yang pasti SMA Buana sering kali mencari masalah dengan SMA Dewana,

Mereka juga memiliki ketua di sekolahnya, dia lah yang sering mengirim surat tawuran, menjadikan para siswi mainannya, tidak ada yang bisa mengalahkannya karena dia bersembunyi di balik kedua orang tuanya.

Anak tunggal yang sangat di manja oleh kedua orang tuanya, belum lagi kedua orang tuanya adalah donatur terbesar di sekolah anaknya,

'Brengsek!!' Batin harsa

"WOY!! BAJINGAN!" teriak harsa dari kejauhan

Sampai di sana harsa langsung turun dari motornya dan melepas helmnya,

Namun ia sedikit terkejutkan ternyata begitu banyak anak SMA Buana, mungkin sekitar 15 orang di sana,

'Buset, kaga mungkin kan gue lawan mereka semua? Gede-gede banget anjir badannya!' Batinnya

"Lepasin mereka!" Ucap harsa menatap marah, walau ia sendiri takut tapi sebisa mungkin ia tidak menunjukkannya

"Lahh, bos ada anak kecil disini!" Ucap orang yang berada di depan harsa

"Eh adek nyasar ya? Pulang bareng abang yuk!" Ucap satunya dengan seyum mesum

"Jangan mau dek sama orang mesum kaya dia, hahaha!" ucap orang lainnya, dengan tawa yang mengelegar di susul dengan tawa teman-temannya

'Najong bener, nih orang!' Batin harsa yang muak dengan sekumpulan orang bodoh ini

"Anak manis? Kenapa disini hmm?" Ucap sang ketua yang tiba-tiba udah di depan harsa

Harsa sedikit tersentak, ia terkejut karena orang yang menjadi ketua, langsung datang menemuinya.

"Lepasin mereka!" Ulang harsa

"Boleh aja, tapi anak manis ini harus ikut sama gue" ucapnya

Jarinya mencolek sedikit ujung hidung harsa, yang membuat harsa menyeringit tak suka dan mundur sedikit menjauh

'Idih si najis, idung gue di colek-colek begitu. Emang idung gue sambel apa!" Batinnya yang udah jengkel banget,

"Lepasin mereka dulu, omongan lu gak bisa di percaya" ucap harsa

"Wow, anak kecil gak boleh ngomong kasar" ucap orang yang menawarinya tinggal bersama

'Anak kecil gimana sih anjir, tinggi gue 160 cm loh! Lu pada aja yang kegedean!' Kesalnya yang hanya bisa ngebatin

Harsa hanya menatap sinis orang yang menyebutnya anak kecil tadi, sedangkan anggota lain tertawa entah apa yang lucu,

Diam-diam harsa menyuruh ketiga teman satu sekolahnya untuk lari dan bersembunyi di kafe terdekat, tanpa menimbulkan banyak suara,

Harsa sudah mengambil ancang-ancang untuk menendang ketua mesum tersebut, dan...

Takk!

Tepat sasaran, harsa menendang kelamin orang mesum tersebut, dan langsung kabur di saat orang-orang sibuk menolong si ketua yang jatuh mengenaskan,

Harsa Untuk SagaraWhere stories live. Discover now