The Ex

1.3K 47 5
                                        

[Haiii! Cerita ini bisa kalian baca lengkapnya di Karyakarsa kataromchick, ya. Anyway, ada beberapa kode voucher yang masih tersedia: Scar, KODECERPEN, CERPENKATA, FALL, SUFFERING, ONLY, SANGPUAN, TWM, CERITAMINGGU]

 Anyway, ada beberapa kode voucher yang masih tersedia: Scar, KODECERPEN, CERPENKATA, FALL, SUFFERING, ONLY, SANGPUAN, TWM, CERITAMINGGU]

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

"Kamu mau apa?"

Akarsana meraih tangan kekasihnya itu dan masih berusaha untuk meyakinkannya. Kabar ini sudah pasti tidak akan bisa langsung diterima oleh siapa pun. Kekasih manapun, termasuk Isha Jagra.

"Pernikahan ini hanya untuk status agar hubungan keluarga kita nggak semakin memburuk."

"Hubungan keluarga kita memang udah buruk. Apa yang kamu sebut nggak semakin memburuk?"

Akarsana terus berusaha menggenggam tangan Isha, tapi perempuan itu memberikan perlawanan, tidak ingin disentuh karena memang kondisi mereka yang tidak baik-baik saja.

"Kalo gitu jangan lanjutkan hubungan ini."

Isha tidak berniat untuk melanjutkan pembicaraan yang absurd ini. Namun, Akarsana terus membujuk.

"Kamu maunya gimana? Kasih aku persyaratan dan aku akan menurutinya."

Isha memberikan gelengan kepada pria itu. "Nggak ada. Syarat apa? Aku nggak ngerti dengan ide ini. Aku nggak paham kenapa kamu, yang mengatakan mencintaiku, malah mau menikahi perempuan lain."

"Ini demi kebaikan kita bersama, Isha. Semakin kita terlihat sering bersama, orangtua kita akan curiga. Dengan aku menikah, maka kecurigaan orangtua kita nggak akan menjadi penghalang bagi kita."

Isha memutar cincin yang pernah Akarsana berikan. Dengan perasaan bimbang dia menatap pria itu.

"Orangtua kita mungkin nggak akan menjadi penghalang lagi, tapi pasangan kamu yang akan menjadi penghalang bagi kita."

Akarsana lebih dulu menahan gerakan tangan Isha yang berniat untuk melepaskan cincin di jari manis tangan kanannya. "Aku mencintai kamu, selamanya. Jangan berpikir untuk melepaskan apa pun diantara kita. Pakai cincin ini, sampak kapan pun kita akan selalu bersama. Pernikahanku hanya perisai semata. Aku janji, selamanya kita akan bersama, Isha."

***

Setiap hari tidak ada momen tenang bagi Isha. Menuju hari pernikahan Akarsana, dia semakin gelisah. Dia tidak bisa tidur dengan baik, puncaknya adalah dia terlalu banyak mengonsumsi obat penenang secara berlebihan dan akhirnya tidak sadarkan diri.

"Anda sudah bangun, Nona Isha. Saya akan kabarkan pada Ayah Anda."

"Kenapa saya disini?" tanya Isha.

Madhawa, salah satu tangan kanan ayah Isha yang bertugas khusus mengawasinya. Pria itu hanya berkata datar, "Anda hampir menghabisi nyawa karena overdosis."

Isha mengusap wajahnya dengan lemas. "Apa Ayah saya sudah tahu?"

"Tahu Anda yang masuk rumah sakit? Ya, tentu beliau tahu."

"Alasan saya berada di rumah sakit, Madha."

"Tidak ada hal yang tidak Ayah Anda ketahui."

Benarkah? Apa mungkin ayahnya mengetahui mengenai hubungannya dengan Akarsana?

"Apa ada hal lain yang Ayah tahu?" tanya Isha lagi.

"Hal apa, Nona Isha?"

"Alasan saya mengonsumsi obat penenang."

"Saya tidak tahu. Jadi kemungkinan besar Ayah Anda juga tidak tahu."

Isha tidak yakin. Apa yang tidak Madhawa ketahui, pasti diketahui ayah perempuan itu dari pihak yang lain. Contohnya, dari orang yang memberikan obat tersebut.

"Kamu nggak mungkin nggak tahu. Kamu mengawasi saya setiap hari."

Madhawa memilih untuk membalikkan tubuhnya ketika ponsel pria itu berdering.

"Saya akan melaporkan kondisi Anda lebih dulu. Permisi, Nona Isha."

Madhawa selalu seperti itu. Mengabaikan ucapan Isha jika sudah terlalu dalam. Madhawa sudah diberi tugas untuk tidak terlalu dekat dengan Isha. Tugasnya hanya mengawasi Isha, bukan menjadi teman ceritanya. Meski begitu, Madhawa selalu paham bahwa Isha memang kesepian. Walau Madhawa hanya bersikap datar saja setiap saat, tapi setidaknya, pria itu selalu ada di dekat Isha. Baik dalam jarak pandang perempuan itu atau tidak. 

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Oct 02, 2025 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

The ExStories to obsess over. Discover now