Daren L Caviano ( Ren )
Seorang pria tampan berhati dingin dengan karakter langka yang sulit di tebak, Ren berasal dari keluarga caviano sebuah keluarga mafia dengan jaringan terbesar di dunia, power yang keluarga itu miliki cukup mengerikan
Kakanya...
Pewaris muda cavanix terlihat berada di ruangan pribadinya dengan setumpuk berkas penting yang tidak ada habisnya
Suara langkah seorang gadis yang baru saja tiba kini berjalan menghampiri mejanya
" Tuan muda, nyonya utama secara khusus telah mengundang beberapa gadis diacara jamuan makan nanti malam, sepertinya kali ini anda tidak bisa menghindarinya lagi "
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Pewaris muda itu hanya menatap sekertaris pribadinya tanpa mengatakan apapun
" Ka, sepertinya ibu memang serius tahun ini "
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
sahut pria muda lain yang dengan santai duduk di sofa ruangan sang pewaris
" Lilan, apa kamu sudah memeriksa latar belakang semua gadis itu ? "
" Semua gadis yang dipilih nyonya berasal dari kerabat penting cavanix, mereka bukan gadis cantik biasa, beberapa diantaranya bahkan cukup unggul dan cocok sebagai calon nona muda "
Sekertaris pribadinya itu memberikan sebuah berkas khusus yang ternyata berisi informasi dari para gadis yang akan datang ke acara jamuan nanti
Pewaris muda itu terlihat tidak tertarik sama sekali untuk membuka berkasnya, hingga akhirnya adiknya mengambil berkas itu dan membukanya
" Ka, aku pilihkan gadis terbaik yang ibu kirim, bagaimana ? "
Sahut adiknya itu dengan senyuman tengil yang penuh semangat
" Hm "
" Ka, soal wanita seleraku ini cukup bagus "
Mendengar percakapan itu sekertaris pribadi sang pewaris hanya tertawa tipis
Begitu membuka berkasnya zheo tersenyum puas, karna ternyata gadis-gadis unggulan yang dipilih ibunya memang cukup luar biasa, sedikitnya dia tau informasi tentang mereka
" Nona Feina, dia menguasai semua hal tentang tatakrama, karakternya juga anggun dan tenang, nona ini cocok dengan keluarga kita ka "
" Wanita yang terlalu penurut cukup membosankan "
Mendengar itu zheo akhirnya mencari pilihan gadis lain
" Bagaimana dengan Nona Ester, dia mampu memimpin perusahaan besar sekelas gluton company diusia muda, pintar dan berkelas, cocok untuk membantu perusaaan kita "
" Wanita yang terlalu dominan dalam memimpin juga tidak baik "
" Hm, kalau yang satu ini kamu sepertinya suka ka, Nona Kuina dikenal sebagai wanita cantik dengan julukan angsa seputih salju, kecantikanya pasti membuat kaka terpesona "
" Sebagai nona muda, cantik saja tidak cukup "
Adiknya itu terdiam dan hanya bertatapan dengan sekertaris pribadi kakanya
" Tiga gadis sebaik itu saja masih bukan seleramu ? Ka kamu benar-benar suka wanita kan ? "
" Zhe !! "
Mendapat tatapan sinis dari kakanya itu zheo langsung terdiam dengan senyuman
" Tuan muda, bagaimanapun pemilihan nona muda harus segera ditetapkan, anda tidak bisa menghindarinya lagi "
Sang pewaris berjalan dari kursi dan membuka berkas ditangan adiknya itu sebelum akhirnya menutup berkasnya kembali
" Tidak ada yang cukup menarik, malam nanti bertindak saja sesuai situasi "
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
" Mana boleh mengikuti situasi, urusan nona muda harus segera ditetapkan, cavanix group tidak boleh sampai tidak memiliki pewaris baru, kamu harus ingat keluarga cavanix melatih pewaris sedari kecil dan itu proses yang panjang "
Seorang nyonya dengan penampilan berkelas berjalan masuk dan langsung menentang putranya
" Mam, urusanku di perusahaan sudah sangat sibuk, aku bahkan bisa melakukan pertemuan penting di tiga negara sekaligus dalam satu hari, mana punya waktu lagi mengurusi urusan semacam ini, lagipula saat ini aku tidak mau menikah "
Mendengar itu ibunya langsung menatap anaknya dengan serius
" Nan, kamu tidak memiliki kelainan apapun kan ? "
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Mendengar pertanyaan ibunya yang menatap dengan serius membuat pria bernama kaenan itu menghela nafas panjang sedangkan adiknya tertawa begitu renyah
Selama ini ibunya itu selalu memperkenalkan beberapa gadis namun pada akhirnya tidak ada satupun gadis yang dipilih oleh sang pewaris.