PROLOG

7 1 0
                                        

Tak semua luka meninggalkan bekas di kulit.
Beberapa luka justru membatu dalam jiwa, menumpuk di sudut-sudut hati yang sunyi, mengendap jadi trauma, jadi bisu, jadi sepi yang tak pernah selesai.

Namaku Catherine Alisha Neumann. Tapi mereka memanggilku dengan nama yang lebih pendek, Catty.
Seolah dengan menyederhanakan namaku, mereka juga menyederhanakan luka yang kusimpan.

Di usiaku yang ke-21, dunia bukan lagi tempat yang menenangkan. Ia lebih seperti labirin gelap yang tak berujung. Setiap belokan menyimpan ingatan yang tak ingin kuingat. Setiap langkah mengingatkanku pada hari itu, hari saat aku dianggap membunuh adikku sendiri.

Aku baru berusia tujuh tahun saat tragedi itu merenggut segala cinta dari sekitarku. Sejak itu, aku kehilangan hak untuk dicintai, bahkan oleh keluargaku sendiri. Ibu memandangku seperti noda yang tak bisa dibersihkan. Kakakku, Divia, menatapku seperti beban yang tak bisa ia singkirkan. Hanya Bibi Wati dan Nenek Farida yang sesekali menyelamatkanku dari tenggelam sepenuhnya.

Setiap hari aku menjalani hidup seperti hantu—ada, tapi tak pernah benar-benar dianggap.
Aku belajar menyimpan tangis dalam diam, menyulam luka dengan senyum palsu, dan menahan sesak dalam dada yang makin rapuh.

Tapi takdir tak berhenti hanya di sana.

Sebab pada titik terendahku, Tuhan mengirimkan seseorang. Seorang lelaki dengan mata penuh pemahaman dan suara yang tak menghakimi.
Namanya dr. Rayyan Faruq Al-Mahdy. Seorang psikiater.
Seorang asing yang perlahan mengubah definisi "rumah" yang selama ini kupahami.
Bersamanya, aku belajar bahwa luka bukan untuk dipendam, tapi untuk dipulihkan.
Bahwa tak semua yang remuk harus dibuang, beberapa bisa dibentuk kembali, meski dengan cara yang berbeda.

Dan di tengah jalan yang gelap, aku mulai percaya...
Mungkin, aku pun layak untuk sembuh.
Mungkin, aku pun layak untuk dicintai.

---

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: May 29, 2025 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Beneath the Silence Where stories live. Discover now