We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.

1.

1.1K 67 5
                                        

Renjun dan kedua putranya tengah berlibur setelah hari kelulusan Mark beberapa minggu lalu, mereka kini duduk di tepian pantai sembari menatap matahari yang mulai terbenam, semburat kemerahan terasa hangat membuat ketiganya semakin menyamankan posisi duduknya.

"mom, pengacara Lee bilang jika aset dari daddy di kembalikan Sungchan" Mark membuka obrolan pertama

"benarkah? Kenapa?" tanya si bungsu Huang

"aku tidak tahu, nanti saja tanyakan pada pengacara Lee" Mark menjawab sembari menoleh kearah adiknya yang terhalang mommynya

"mom ikut keputusan kalian, jadi mau di ambil ataupun tidak itu hak kalian"

"kenapa pria itu mengganggu kita mom? Bukannya ini yang dia inginkan sedari dulu? Kita tidak lagi bersama dan merepotkannya" ucap Jeno kesal sembari melempar pasir

"Mark!" teriak seseorang dari arah belakang

"itu terdengar seperti suara Hyunjin" Jeno menoleh dan mencari sumber suara

Dan benar saja dari arah belakang ada Hyunjin dan beberapa orang lainnya datang bersamanya, entah apa yang mereka lakukan di sini, Jeno dan Mark beranjak bangun menghampiri mereka sedangkan Renjun masih asik menatap lautan.

Terdengar berisik di belakang sana membuat Renjun menoleh sekilas dan beranjak bangun untuk menghampiri mereka semua, tak ia kira jika yang datang akan cukup ramai hingga Haechan dan Yangyang pun ikut hadir.

"eoh Haechan, Yangyang, apa kalian sudah izin kepada orang tua kalian?" tanya Renjun pada kedua perempuan yang kini tersenyum padanya

"sudah mom, kebetulan mae Haechan juga pergi berlibur"

"yangyang juga sudah meminta izin eomma dan di izinkan karena Guanlin datang menjemput"

Renjun sontak mencari keberadaan Guanlin ingin memastikan hubungan mereka, tidak, Renjun hanya khawatir akan kondisi putra sulungnya untuk tidak mendapat saingan.

"Yangyang dan Guanlin itu saudara mom" ucap Felix mengerti akan kekhawatiran seorang ibu

"kau seperti cenayang" ucap Jeno menimpali Felix

"kami juga sudah izin mom, aku tidak bisa jauh dari Mark oppa" ucap seorang perempuan berambut pendek dan berwarna blonde

Renjun sontak melihat putranya yang menggelengkan kepala, siapa kedua wanita asing itu? Mereka ikut untuk apa? Tidak mungkin putranya yang mengajak mereka yang bahkan tidak tahu apapun.

Karena hari mulai gelap dan udara semakin dingin, kini mereka semua pergi ke villa tempat yang di sewa Renjun untuknya dan kedua putranya menginap, cukup luas hingga mampu menampung mereka semua, hanya saja ia tidak yakin akan hal itu.

"jadi kenapa kalian kemari?" tanya Jeno pada mereka semua saat tiba di villa

"Guanlin merindukan ibumu" ucap Hyunjin santai dan mendapat geplakan di belakang lehernya

"aku tidak mengatakan bahwa aku merindukan ibu Jeno" bela Guanlin yang di tuduh merindukan ibu sahabatnya

"mommy ku juga" sela Mark yang tak terima jika hanya Jeno yang disebut putra Renjun

"tapi kamu mengatakan jika ibu Mark itu cantik" kini Felix menambahkan keterangan Hyunjin

"lagipula itu memang benar bukan jika ibu mereka cantik? Apa itu salah? Kalian saja yang menyimpulkan itu begitu" Guanlin masih tak terima dengan tuduhan keduanya

"Mommy Jeno oppa memang cantik, benarkan Karina?" ucap perempuan berambut blonde tadi

"kamu benar Winter" perempuan bernama Karina itu menjawab sembari tersenyum

After Divorce Stories to obsess over. Discover now