Suara hentakkan kaki kuda melaju memecah keheningan malam di tengah hutan selatan. Terlihat seorang pria dengan pakaian mewah khas keluarga kerajaan tengah memacu kudanya dengan cepat di ikuti oleh beberapa pengawal dibelakangnya.
Tiba2 seseorang melintas di depan nya membuat kuda pria itu terkejut dan secara spontan menendang orang itu hingga terpental.
Brugh
" Ugh "
Pria itu sontak turun dari kudanya dan menghampiri orang itu yang masih meringkuk di tanah.
" Yang mulia,jangan mendekat. Siapa tau dia adalah mata2 musuh kerajaan kita. " Cegah pengawal pribadi nya.
Luo weizhao,sang pria yang di panggil Yang mulia itu menatap datar Tao ran,pengawalnya. Pengawal yang menyadari telah salah bicara segera menundukkan kepalanya.
" Maafkan hamba telah menyinggung anda Yang mulia. "
Tanpa menyahuti perkatan Tao ran,pangeran Luo weizhao segera menghampiri orang itu yang terlihat dari ciri2 nya bisa dipastikan bahwa ia seorang lelaki. Lebih tepatnya seorang pemuda.
Luo weizhao membalikkan tubuh pemuda itu hingga menghadap ke arahnya,menopang kepala pemuda itu agar bersandar pada dadanya,menyingkirkan anak rambut yang menutupi sebagian wajah pemuda itu hingga wajah nya yang manis namun pucat dan penuh luka itu bisa terlihat jelas olehnya.
Seketika matanya terbelalak begitu mengenali wajah penuh luka itu.
" Pei su,..." Seru nya penuh kekhawatiran.
***
Malam ini istana kerajaan selatan di gemparkan dengan kembali nya pangeran Luo weizhao sang pangeran mahkota kerajaan selatan yang selama hampir tujuh tahun ini pergi meninggalkan istana.
Semenjak runtuhnya kerajaan utara yang menewaskan seluruh keluarga kerajaan utara tersebut. Termasuk kekasih kecilnya yang di kabarkan ikut tewas. Namun saat itu Luo weizhao menolak percaya jika kekasih kecilnya telah tiada. Dengan berbekal keyakinan itu,Luo weizhao pergi menuju kerajaan utara. Sesampainya di kerajaan utara,yang didapatinya hanyalah puing2 sisa kerajaan yang telah hancur berkeping. Tak ada satupun yang selamat dari kerajaan itu. Tak ada sama sekali tanda kehidupan ditempat yang dulunya sangat indah tersebut. Meski begitu,Luo weizhao tetap meyakini bahwa kekasih kecilnya itu masih hidup. Hingga akhirnya ia mendapat kabar bahwa sang kekasih kecil nya di tawan oleh para pemberontak yang menghancurkan kerajaan utara dan membawanya entah kemana. Karenanya,sejak saat itu ia memutuskan untuk mencari keberadaan kekasih kecilnya kemanapun,tanpa ragu menghambisi para pemberontak yang di temuinya dimana pun ia berada. Hingga tanpa sadar waktu berlalu selama tujuh tahun lamanya. Dan selama tujuh tahun itu pula Luo weizhao tidak pernah sekalipun kembali ke kerajaan selatan. Hanya sekali ia pernah memberi kabar pada kedua orang tuanya yakni Raja dan Ratu kerajaan selatan bahwa ia hanya akan kembali setelah menemukan kekasih kecilnya.
Back to story...
Luo weizhao membaringkan tubuh lemah dan tak sadarkan diri Pei su di atas ranjang nya. Bersamaan dengan tabib istana yang memasuki kediaman sang putra mahkota tersebut.
" Cepat periksa keadaan nya !! " Titah nya tanpa basa basi.
Xiao haiyang,sang tabib istana segera melakukan tugas nya sesuai perintah sang pangeran mahkota.
" Yang mulia,kondisi nya sangat buruk,hamba perlu melakukan pemeriksaan secara menyeluruh pada nya. " Ucap Cheng xi sedikit panik.
" Lakukan apapun,dan pastikan dia selamat,atau kepalamu menjadi taruhan nya. " Titah nya membuat sang tabib menunduk patuh dan takut.
BẠN ĐANG ĐỌC
Love Story : You're Still The One
Kỳ ảoSeperti biasa ya,ga pake deskripsi jadi langsung baca aja And yang homophobic silahkan skip
