🧉Little Fairy ➛1

16.7K 355 97
                                        

'*•.¸WELCOME EVERYONE¸.•*'
𓆩SWEET LOVEBIE𓆪

✤✤✤

Sebelum Membaca Alangkah Baiknya
Untuk Follow Akun Ini!
Jangan Lupa Untuk Vote &
Setelah Itu Coment!

«Vote dan Coment
yang banyak, untuk menyambut
pembukaan cerita baru»

...

° Thank You and Happy Reading °

🧉🧉🧉

"Ini rumah tua yang di jadikan tempat untuk perdagangan manusia. Di mana wanita tua, muda, dan anak-anak kecil atau remaja yang mereka culik akan mereka sekap di sana dan nantinya akan di jual atau di jadikan budak seks."

"Siapa pemiliknya?"

"Ramos Horta."

Seringai dan suara kekehan langsung terdengar.

"Siapkan semuanya, kita kesana sekarang."

"Kau sekalian ingin menolong orang-orang di dalamnya?"

"Apa mereka semua masih dalam sekapan dan masih hidup?"

"Mereka belum mengetahui keadaan di dalamnya, tapi katanya ada dua sel yang penuh dengan anak-anak kecil."

"Kalau begitu, berangkat sekarang. Pastikan semuanya aman dan tenang, karena kita harus datang tanpa terburu-buru untuk melihat dan memastikan semuanya."

"Ya."

Mobil-mobil mewah pun terlihat mulai berjejer rapi di halaman mansion megah yang kini berada di tengah hutan. Sekitar hampir 10 atau 15 mobil. Saat semuanya sudah siap sesuai perintah, mereka langsung berangkat melajukan mobil menuju pada jalanan yang tidak terarah.

Memasuki kawasan hutan yang rimbun dan gelap, lalu menyusuri jalanan yang tidak pernah di lalui.

Perjalanan itu mereka habiskan sekitar hampir satu jam lebih lamanya dan saat cerobong sudah mulai terlihat, mereka langsung menghentikan mobil. Dengan jarak mobil yang cukup jauh dari rumah cerobong tua, di mana mereka kini bersembunyi di balik rimbunnya dedaunan dan batang pohon yang besar berdiri, serta ada yang tumbang.

"Ini tempatnya?"

"Hmm."

"Sejak kapan mereka tinggal di sini dan menjadikan tempat ini sebagai perdagangan manusia?"

"Sepertinya sudah hampir 4 atau 3 tahun lamanya."

"Berani sekali memakai wilayahku tanpa izin."

"Kau ingin masuk sekarang?"

"Siapkan pistol dan bom, bergerak sesuai arahan jika kalian yang tidak ingin mati."

"Iya, Tuan."

Setelah itu, mereka mulai melangkah maju. Berjalan menuju pada rumah tersebut dan yang lainnya langsung berpencar mengelilingi rumah untuk melihat dan berjaga-jaga sesuai arahan dan perintah.

"V! Apa---"

"Diam!"

"Apa yang ingin kau lakukan?! Jangan gila."

"Kau tidak punya sopan santun?"

"Kau---"

Tok... Tok... Tok...

"Siallan! Kau memang gila, bagaimana jika kita---"

Tok... Tok... Tok...

"Brengsek."

➛LITTLE FAIRY [END]Where stories live. Discover now