Hemos actualizado nuestras Pautas de Contenido.
Consulta las pautas más recientes para seguir compartiendo historias de forma segura.

Dilahirkan Tanpa Diminta.

14 1 0
                                        

ෆ PROLOG.

"

"AARGHHH! MEMALUKAN, SALSABILLA RACHMADHANI!!" Lelaki tua itu menghempaskan nafas kasar, rahangnya mengeras saat amarah menguasai dirinya. Dengan tangan gemetar, ia meraih gelas yang sudah tersusun rapi di meja keluarga, lalu melemparkannya ke lantai dengan keras dihadapan semua Insan yang bersangkutan.

Pecahan gelas itu berhamburan dibawah kaki putri tunggalnya, Salsabilla Rachmadani.

Perempuan muda dari keluarga terhormat marga Rach, nama itu tercoreng ketika ia jatuh cinta pada pria yang salah. Rajendra Pradipa, keluarga dengan marga terhormat Jendra. Seorang laki laki berkarisma yang tahu cara merayu, tetapi tak pernah tahu cara bertanggung jawab.

Hubungan gelap itu tersembunyi kian lama nya, tetapi kehamilan Salsabilla semakin membesar, Keluarganya murka.

Rajendra berjanji akan menikahinya, Karena cinta dan tanggung jawab? SALAH. demi menyelamatkan nama baik dari Kedua keluarga dengan marga terhormat itu.

Pernikahan Sirih digelar dalam Senyap, tanpa perayaan, tanpa restu, hanya demi menutupi Aib yang sudah terlanjur terungkap.

****

8 Bulan lamanya, Pernikahan itu tak bertahan lama. Usia kehamilan hampir mencapai bulan kesembilan, Rajendra berubah. Lelaki itu menghindar, mulai menciptakan jarak. Tekanan keluarga membuatnya memilih jalan yang lebih aman- meninggalkan Salsabilla dan bayi yang ada di dalam kandungannya.

Salsabilla berusaha bertahan, berharap Bayi tidak berdosa yang ada didalam rahim nya itu akan tetap selamat tanpa ada masalah.

Kenyataan berbalik, Lelaki itu telah bertunangan dengan wanita lain, seseorang yang lebih "layak" dijadikan istri. Dan di saat terakhir sebelum melahirkan, Salsabilla menyadari bahwa ia telah ditinggalkan untuk satu wanita itu, yang pastinya lebih layak darinya.

****

Rintik hujan yang terus menerus turun tanpa henti pada tengah malam, Dimana orang lain akan memilih untuk beristirahat tanpa mempedulikan siapapun.

Salsabilla, Wanita itu meringis tercekik derita di samping Ranjangnya, Menahan Pedih dari darah yang terus bercucuran dari selangkangan nya. Pertanda bahwa Bayi didalam kandungannya itu akan segera lahir.

Ia meremas bantalnya, Berteriak didalam Kain satin yang hampir robek di garat kuku nya.

".. Gggh... AGH! AAARRGGGHHH, HAAGHHHHH! SAAAKITTTTT!" Kepala bayi itu perlahan menunjukkan pangkalnya, dengan dorongan dari wanita yang mencoba melahirkan seorang diri.

Tangisan nyaring terdengar didalam kamar kedap suara itu, Tetapi tak ada tangan yang menyambutnya dengan hangat.

Anak yang tak pernah diinginkan, yang seharusnya tak pernah ada karna Dosa kenikmatan sesaat.

Jari wanita itu mengangkat bayi yang tergeletak menangis di lantai, ia melahirkan nya dengan air mata Keputus-asaan, Semua ini hanya Aib yang memalukan.

".. Aargh, Haah.. Kau, Sialan.. Aku seperti ingin mati kehabisan nafas, Berhenti menangis..! LYSANDRA NOVIENNE PRADIPA! kau.. anak yang lahir sebagai bukti dosa, noda yang tidak bisa ku hapus." Salsabilla hanya ingin melemparkan bayi tidak berdosa ini Jauh luput dari kehidupannya, ia mulai menekankan jari jari itu ke tubuh Lysandra, menghambat tangisan dan nafasnya, mencoba menghabisi nyawa tak bersalah.

.. Grrtt..

"SALSABILLA! HENTIKAN ITU.. HENTIKAN ITU, NAK..!" Panik seorang Wanita tua rentan yang ter-engah engah mencoba berlari ke arahnya, Ia menahan Salsabilla untuk mengambil nyawa Insan tak bersalah itu, Nyaris.

"Nek.. Aku tidak sudi.. Aku tidak sudi menatap wajah Insan tak bersalah ini..! Jauhkan itu dariku! Aku ingin memulai kehidupan baru tanpa seorang Anak hasil dari hubungan gelap!"

Tangis Salsabilla pecah didepan wanita itu, ia menatapnya dengan putus asa, Pasrah. Ia memberikan Bayi itu ke pegangan Nenek itu, Roesman Della. yang masih berlumuran daging halusnya sendiri.

Roesman Menangkup Bayi itu di dekapannya, Tangannya menuju ke pipi Salsabilla, mengelusnya pelan dari air mata.

"Salsabilla, dengar Nenek.. Saya tidak pernah melarangmu, tidak akan pernah.. Ayahmu, Koeva. dia gagal mendidikmu, dan kau gagal menjaga mahkota mu, Salsabilla. Kalian berdua gagal, semua pilihan ada ditangan mu, kau rela meninggalkan anak dari darah daging mu sendiri, dan aku akan memegangnya, Atau kau akan menjaganya Seumur Hidup mu, Salsabilla..?"

Wanita itu terdiam, menelan air liurnya dengan konteks tidak tahu apa apa, Pikirannya kosong. Ia akan menjaga Bayi dari darah dagingnya sendiri, Atau memilih memulai kehidupan baru tanpa merasa bersalah dan tanggung jawab.

".. Apa, jika aku memilih berbalik dari itu, kau akan menjaga nya seperti yang kau katakan, Nek..?" Lirih nya.

"Dia tidak bersalah, Salsabilla. Ia bersih.. Hubungan gelap itu, tidak bercampur pada hati tidak berdosa tubuh mungil ini." Jawab Roesman.

Keheningan memenuhi ruangan itu, Sebelum Salsabilla bangun dari duduknya, Menarik sebuah tas Besar dibalik lemarinya yang sudah Ia persiapkan, berdiri di hadapan Roesman dan Bayi itu dengan tatapan tidak tega.

"Aku memilih memulai kehidupan baru, Nek. Aku tidak sudi melihat darah daging kotor ku terdapat pada diri nya, aku percaya padamu.. Tolong, tolong Jaga dia, Lysandra Novienne Pradipa.. Aku akan bertanggung jawab pada nya, saat aku siap." Lantang Salsabilla.

.. "Baik, Nak.. Saya tidak mengganggu pilihan mu, Jalan mu masih panjang, Bayi ini juga. Jangan lupakan segala tanggung jawab mu saat kau siap, pikirkanlah itu.."

Keduanya berdiri bertatap tatapan Sayu, Tragis. Ibu Kandung, Memilih pergi dengan meninggalkan Jejak sebuah tanggung jawab, Salsabilla mendekat ke Lysandra, Menangkup wajah kecil nya, Mencium keningnya.

"Nak, Kamu bisa mencari ku kemana saja saat kau membutuhkanku. Kamu hanya harapan yang ditinggalkan, sebuah nama indah yang tidak pernah diinginkan, Hiduplah dengan baik, Lysandra Novienne Pradipa."

****

Malam itu menjadi Perpisahan bagi Lysandra, Roesman, Serta Salsabilla.

Semuanya Berjalan begitu cepat, Anak yang seharusnya tidak pantas untuk di Enyahkan begitu saja dari kehidupannya, Sekarang Berada di tangan Roeman.

Ia adalah anak dari dua Insan yang saling mencintai, lalu melupakan.

Dan Ia, yang terlahir dari cinta itu, akhirnya ikut dilupakan.

Mampukah Roeman Menjaga Lysandra, Menumbuhkannya sampai Ia dapat meninggalkan Sarangnya dan pergi mencari Pakan nya sendiri..?




To be Continued.

◟੭ PROLOG SELESAI.

Has llegado al final de las partes publicadas.

⏰ Última actualización: Mar 01, 2025 ⏰

¡Añade esta historia a tu biblioteca para recibir notificaciones sobre nuevas partes!

LYSANDRA | 𝓞𝓷 Going, first novel. Historias para obsesionarse. Descúbrelo ahora