Serum Vit C

29 1 0
                                        

Minggu pagi itu kasurku sepertinya sedikit bosan, yang membangunkanku lebih awal dari biasanya, tapi sudahlah. Kulihat keluar jendela nampak matahari masih sedikit malu menampakan kemegahanya, kulanjutkan membasuh muka yang terasa sedikit aneh ini dan keluar untuk menikmati udara segar memandang tarian dedaunan yang mengintip dibalik pagar. Kulihat motor kesayanganku seperti habis bertempur dengan noda yang bahkan kau dapat menulis nama bahkan umpatan konyol dari tangan tuna adab!, kumandikanlah si hitam itu agar terlihat bersih dan sehat seperti pemiliknya wkwk.

Hari itu aku memang ada janji dengan seseorang yang nantinya akan menjadi titik central cerita ini, aku sudah cukup lama mengenalnya dia cantik, sedikit anggun dengan lesung pipi yang indah pemberian Tuhan. Bahkan nama dan matanya sangat cocok jika dipasangkan dengan lagu The Beatles - Here, There, and Everywhere tak perlu ku deskripsikan bukan.

Singkatnya setelah jam 9:57 aku berangkat menjemputnya lewat jalur darat yang biasa ku tempuh dengan kecepatan penuh dan sedikit santuy.

"Assalamualaikum" sesampainya disana

"Waalaikumsalam"

"..."

Berangkatlah kita menuju negeri yang kental akan budaya dan katanya beradab ucap manusia berdasi yang berdiri dibelakang mimbar kala itu, diperjalanan aku sempat berdiskusi mengenai serum yang sedang aku gunakan karena sejak kemarin wajahku rasanya seperti bengkak dan mendadak tembem seperti labu yang sudah masak, kita sampai pada lokasi yang sudah aku janjikan yaitu sebuah toko baju yang terkenal dengan harganya yang miring, setelah mendapat pakaian yang cocok kami meneruskan perjalanan untuk menikmati sebotol air mineral dan ginger tea, disebuah tempat yang menyenangkan dan ramai pengunjung itu.

Srek..srekk.. suara korek yang membakar ujung rokok menemani langkah kakiku keluar berjalan menyusuri bahu jalan tempat itu dengan tangan kiri yang memegang rokok dan tangan kanan yang memegang tangan manusia cantik itu.

Ditepian jalan itu cukup banyak terdapat tempat duduk yang beragam, dan memutuskan untuk singgah disana untuk istirahat.

"wajahku masih memar?"

"yang kiri udah mendingan, kanan masih utuh" ujarnya

Bahkan dia memandangku terlintas bukan aku, aku ingin tertawa tapi tertahan pipi dan kulit wajahku yang sedikit menggemuk itu.

"ahh.. enaknya ngapain ya?"

"aku juga bingung, bahkan kadang timbul pertanyaan kenapa orang-orang itu kemari" dengan menarik keluar ujung bibir :)

"bikin SK yuk?"

"SK apa?"

"kepanjangan SK apaan sih?" sahutnya

"Surat Kepastian" jawabku dalam hati haha

"Surat Keputusan, emang mau bikin SK apa?"

"SK perjanjian lucu namun serius" jawabku dengan sedikit tawa

"boleeh"

Sembari kurangkai narasi singkat dalam note ponsel itu, kami meneruskan perbincangan random mulai dari bagaimana jika ultramen sakit gigi, fungsi vitamin C, dan sedikit ghibah tentang apa yang kami pandang.

"sudah jadi"

"ini maksudnya gimana? Lucu namun serius?"

"seperti kehidupan, kalo jenuh tinggal ganti aja jadi kehidu-punk wkwk"

"ahahahaha.." pecah tawanya yang membuatku tersenyum itu

"ada yang bilang, kalo sama perempuan : "aku tidak akan memberitahumu jika aku mencintaimu, karena itu sudah. tapi yang sedang aku usahakan adalah bagaimana caranya aku tau jika kamu mencintaiku?" ucapku sembari memandangnya

Seketika memerah wajahnya, atau mungkin dia sedang kerasukan kepiting rebus? Entah aku juga sedikit penasaran, yang ingin kusampaikan hanyalah keseriusan terhadapnya dengan sedikit candaan kucairkan suasana yang menurutku tegang itu, bahkan aku tak memegang pistol atau sajam tapi hanya bersenjatakan kejujuran dan kata-kata bisa membuat suasana setegang itu,

"aku ingin menceritakan satu hal, yang dulu belum jadi ku ceritakan padamu"

"akan kudengar dengan seksama" jawabku

"jadi kala itu disebuah laut yang luas...."

Cerita yang menarik bahkan telingaku tak luput dari serpihan ceritanya, ya saat itu dia menceritakan tentang perjuangan seorang ayah yang mencari anaknya ber mil-mil jauhnya dengan ditemani sahabatnya yang bertemu di perjalanan, rintangan datang silih berganti patah tumbuh yang hilang doa lagi. Cerita itu cukup terkenal memang dan sudah diangkat menjadi sebuah animasi yang diterbitkan oleh studio Pixar Animation Studios serta disutradarai oleh penulisnya langsung Andrew Stanton, nama animasi itu adalah Finding Nemo.

"aku sebenarnya bisa menjawabnya sekarang"

"..." kutunggu dalam waktu yang terus berjalan itu

"iyaa" ucapnya dalam kondisi masih kerasukan kepiting rebus itu

"Alhamdulillah, aku orang perfeksionis loh jadi aka nada banyak pantangan untukmu"

"apa aja emang?"

Pantangan yang kumaksud dalam SK kami sebagai berikut :

1. ga boleh makan beling

2. ga boleh debus

3. ga boleh tiduran tengah jalan

4. ga boleh berenang di pemancingan

5. ga boleh manjat menara sutet

6. ga boleh tiba-tiba salto

7. ga boleh makan kabel

8. ga boleh belokin kereta

9. kalo sedih wajib cerita

10. jadilah kamu yang 100% kamu

Bukan tanpa maksud, pantangan itu kuadakan agar kesehatan dan keselamatanya terjaga dikala aku tak disampingnya. Sebenarnya masih banyak yang ingin kuceritakan, tapi sepertinya ini sudah cukup mewakilkan haha. Kesimpulan dari cerita ini adalah aku akan berhenti menggunakan serum dan bahagia. Terimakasih.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Feb 25, 2025 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Hari MingguWhere stories live. Discover now