Lautan

11 3 3
                                        

Seorang gadis dengan rambut terurai panjang diterpa angin, dia aurora, ia sedang menikmati indahnya lautan yang ada di depannya.

Nyanyian ombak yang membuat pikirannya tenang. Ia sangat mengagumi lautan. Sampai lupa dirinya tak bisa berenang.

Lautan tersebut sangat sepi, sangat cocok untuk para introvert yang ingin menyendiri.

Sampai suatu ketika ada seorang anak kecil berumuran 3 tahun berlari menghampiri ombak. Orang tuanya tak menghiraukan anaknya yang sedang bermain ombak di pinggir laut.

Aurora terus memandang dengan senyuman. Ia bersyukur ada anak kecil yang bahagia dengan sesuatu yang remeh, padahal kedua orang tuanya sedang berdebat dan melupakan peri kecilnya.

Anak tersebut lama kelamaan semakin mendekat ke dalam laut yang begitu indah, masih dengan senyuman dan tawa karena terpaan angin.

Aurora semakin was-was karena tak ada yang memedulikannya. Dengan gegabah ia masuk kedalam air. Anak tersebut semakin lama semakin tak terlihat punggungnya.

Dengan berlari Aurora melompat ke kedalaman air yang dingin.

Saat hendak menggapai tubuh mungil yang telah tertelan lautan, ia sadar bahwa ia tak menapak di dasar lautan.

Aurora berusaha menaikkan tubuh anak kecil tersebut. Aurora membiarkan dirinya tenggelam dan menaikkan badan anak tersebut yang menangis.

Dalam hati Aurora berharap bahwa orangtua dari anak tersebut menyadari tenggelamnya mereka.

Ya, ayah dari anak tersebut menyadari akan tangisan yang menyadarkan perdebatan tersebut.

Dengan cekatan ayah dari anak tersebut masuk ke dalam air laut dan menggapai tubuh menggigil anaknya dari seseorang yang merelakan badannya tenggelam demi anaknya.

Hanya peri kecilnya saja!

Aurora yang awalnya berniatan menyelamatkan anak kecil dari lahapan laut, malah dia yang tenggelam karena gegabahannya yang terlalu mengagumi lautan tanpa mlihat kedalamannya.

Ayaah dari anak tersebut tak menyadari bahwa gadis yang telah menyelamatkan anaknya tidak bisa berenang. Didaratan
Barulah mereka menyadari jika gadisnya tak ada di belakngnya.

Pria paruh baya tersebut menyusuri setiap siudut laut yang telah tenang dengan ombak yang sesuai dengan iramanya.

Gadis tersebut tenggelam!

Di kedalaman air Aurora kehilangan tenaganya, nafasnya tercekat, tubuhnya ia biarkan tenggelam ke dalam lautan yang sangat ia kagumi.

Entah sampai kapan tubuhnya ia biarkan tenggelam. Semakin dalam nafas Aurora semakin sesak. Tubuhnya terasa hancur.

Rasa sakit yang terus menghampiri tubuhnya tak henti-henti.

Ia tak berharap berada di dasar laut, ia takut mengganggu ketenangan pemiliknya.

Aurora memilih ter-apung di kedalaman laut yang indah tanpa harapan dapat selamat.

Ia lupa bagaimana caranya membenci. Padahal sudah jelas ia telah tersakiti.

Aku terlalu gegabah mengagumi lautan,
Padahal aku tau aku tidak bisa berenang,
Pada akhirnya aku tenggelam.

Aurora menenggelamkan badannya dengan sengaja, tanpa ada usaha untuk keluar dari sakit, kegelapan dan kesendirian.

Sampai saat ini ia masih terpontang-panting di kedalaman laut yang sunyi nan indah.

Bahkan sampai detik ini ia masih mengagumi dengan rasa sakit yang tak henti-henti.

Bagaimana dengan cerpen inspirasi ini?, 😭🥀
Menurut kalian apa yang harus aurora lakukan agar bisa lepas dari kesakitannya yang sunyi?😊

Ikuti terus karya thegalxy
Dan Jangan luapa follow ig
@wp.thegalxy
@by.glxy

Dilarang plagiat!!!!
🤬🤬🤬🤬🤬

Luka lautStories to obsess over. Discover now