Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.

1

9.4K 415 2
                                        

Chapter 1.

"Dikaaaaaa" panggil gadis teman dari orang yang bernama Dika

"Kia, ada apa" tanya Dika

"Kamu gak sekolah" tanya gadis itu, pasalnya Dika tidak memakai seragam sekolah malahan cuman memakai kaos usang

"Aku harus kerja kia" jawab Dika

REHANDIKA MUHAMMAD ARTA, diumur nya yang masih menginjak usia 15 tahun sudah harus banting tulang untuk memenuhi kebutuhan paman dan dirinya.

Orang tua dika sudah meninggal dunia paska bus yang ditumpangi kedua orang tua dika mengalami tabrakan dengan truk tangki, setelah itu paman nya lah yang mengurus Dika seorang diri.

"Biasanya juga pulang sekolah baru kerja" tanya kia

"Semalam aku tidak sempat kerja kia, jadinya aku harus menggantikan nya hari ini" ucap Dika

"Jadi ini kamu mau kemana" tanya kia

"Ke cafenya bang Ali" jawab Dika

"Aku ikut boleh" tanya kia

"Tapikan kamu harus sekolah" jawab Dika

"Yaudah gini aja deh, pulang sekolah nanti aku mampir ya ke cafe bang Ali" ucap kia

"Iya kia" jawab Dika

"Yaudah aku sekolah dulu, daaa Dika" ucap kia sambil melambaikan tangan terhadap Dika

Dika cuman membalas dengan senyuman sambil melambaikan tangan nya kearah kia, setelah itu Dika lanjut jalan kearah cafe yang akan ditujunya itu.

-------1-------

Saat ini Dika sedang membersihkan meja² yang kotor.

"Dika" panggil ali, Dika yang mendengar namanya dipanggil langsung menoleh kan kepalanya menghadap orang yang memanggil nya itu

"Iya kenapa bang" jawab Dika kepada Ali, Ali adalah pemilik cafe tempat kerja Dika saat ini

"Kenapa gak sekolah" tanya Ali

"Semalam kan dika gak masuk jadi digantikan hari ini saja deh" ucap Dika dengan senyuman nya

"Trus kenapa semalam tidak masuk" tanya Ali

"I-itu Dika sakit, iya Dika sakit Abang" ucap Dika cepat

"Kamu dipukulin lagi sama paman kamu?" tanya Ali untuk memastikan nya

Dika hanya mampu menundukkan kepalanya itu, ia tak berani melihat wajah Ali untuk sekarang.

"Dah diobatin apa belum?" tanya Ali lagi terhadap Dika, Ali tahu saat ini Dika sedang tidak mau bercerita dengan nya

"Sudah Abang" cicit Dika yang masik menundukkan kepalanya itu

"Yaudah Abang masuk dulu, klok dah siap langsung makan okey" ucap Ali sambil mengelus rambut Dika dan langsung meninggalkan Dika sendiri

Iya paman Dika sangat sering menyiksa Dika, Dika selain menjadi sumber uang untuk pamanya Dika juga menjadi bahan pelampiasan pamannya itu, tak ada sehari pun Dika tanpa pukulan dari pamannya.

-------1-------

"DORRR" teriak kia disamping Dika

"Kia, kaget tau aku" ucap Dika sambil mengelus dadanya itu, kia hanya membalas dengan kekehannya itu

"Dah pulang sekolah, kok cepet" tanya Dika

"Iya soalnya guru hari ini ada rapat jadinya semua murid dipulangkan cepet deh" jawab kia

"Dan ini, buk guru tadi memberikan pr" ucap kia sambil mengeluarkan buka dalam tas untuk diberikan kepada Dika

"Nih" kia memberikan buku itu dan diterima baik oleh Dika

"Makasih kia, besok aku kembaliin ya" jawab Dika

"Udah santai aja kali, lagian itu pr dikumpul seminggu lagi kok" ucap kia

"Ohhh dan ini, tadi waktu aku ke perpus nemu ini buku novel, jadi aku pinjem deh, coba deh kamu baca kalau emang seru nanti aku juga baca abis kamu" ucap kia sambil memberikan buku novel yang dipinjam oleh kia dari perpus

"Gapapa ni aku duluan yang baca?" tanya Dika

"Iya, lagian aku ngambil itu buku juga karena inget kamu" jawab kia

"Wahhh makasih kia" ucap Dika dengan sangat senang

Dika dan Kia sama² menyukai yang namanya novel, cuman bedanya kia lebih senang novel yang berbau romance sedang kan Dika ia lebih senang novel yang berbau brothership.

*Tap tap vote!!

CREEPY FAMILYStories to obsess over. Discover now