Prolog

138K 3.6K 8
                                        

Disclaimer : adegan dewasa, harsh word dan kekerasan.

Segala sifat karakter murni buatan penulis tidak ada terinspirasi dari manapun.

Nama, tempat dan waktu kejadian hanyalah imajinasi semata. Kalau ada kesamaan itu hanya kebetulan saja.

Sumber nama karakter semuanya berasal dari pinterest.

•••

Dya merebus mie instan bersama dengan telur di dalam satu panci. Karena mager memasak sarapan, Dya memilih untuk masak mie saja.

"Mie instan emang yang terbaik," ucap Dya bergumam saat menyantap mie buatan nya.

"Agh! Aku telat!" pekik nya saat melihat ke arah jam dinding. Dengan terburu-buru, Dya menghabiskan mie instan itu. Lalu memakai sepatunya dan bergegas keluar. Berlari kecil dari kost nya menuju halte bus.

"Untung aja .." desah Dya dengan lega saat melihat halte tidak kosong. Dia duduk di bangku paling ujung sembari membaca sebuah novel.

Tak lama kemudian, bus datang. Dengen cepat Dya ikut mengantri, supaya bisa duduk di kursi incarannya yaitu dekat jendela.

"Kok perut sama kepala aku rasa nya aneh gini," gumam Dya.

Dya merasakan perutnya mual, kepalanya pusing dan lemes. Menutup buku novelnya, Dya memilih untuk memejamkan mata untuk mengusir rasa pusing yang mendera.

"Dyah! Dyah! DYAH!"

"Hah?"

Dya menatap bingung sekitarnya yang terlihat aneh. Bukankah dia ada di dalam bus? Lalu kenapa dia bisa ada di pesta pernikahan?! Terlebih dia yang memakai pakaian pengantin nya.

"A-apa ini?!" pekik Dya, benar-benar terkejut.

"Apakah kamu sudah bosan hidup? Berani sekali mencari sensasi di pernikahan ku!" bentak seorang pria berjas rapi, terlihat seperti pengantin pria.

"Apa maksud mu?" tanya Dya benar-benar belum bisa mencerna situasi.

"Penjaga! SERET DIA KELUAR DARI GEDUNG INI!"

"Ehh! ... HEH!"

Tbc

Pencet bintang di pojok kiri ya kak jangan yang di atas langit soalnya gak bakal nyampe^^


A/n : SEMPET PANIK TEKS NYA ILANG!!

Became Antagonist Wife [✓]Stories to obsess over. Discover now