"Belum pernah aku, berusaha sebegitu tapi di tanganmu, aku Tumbuh. "
Tumbuh, karna apa?
Cinta, benci, kesedihan, atau kebahagiaan? Semuanya sudah sangat tertata jelas pada saat bertemu dengan seseorang, yang sudah begitu mengenal diriku dengan lebih dalam.
Aku tidak menyesal, pernyataan Cinta yang putus bukanlah suatu masalah. Kisah ini, akan selalu abadi bagaimanapun, dan dimanapun caranya.
Caraku mencintaimu, sudah sangat jelas. Caramu memikatku, dan caraku mencintaimu dengan begitu hebatnya. Bukan hanya terpikat oleh cintamu, tapi Ku terpikat pada tuturmu, aku tersihir Jiwamu, terkagum pada Pandangmu, "caramu" melihat dunia.
Kan ku ceritakan sebuah kisah, dimana aku bisa merasakan Cinta yang begitu hebat, dan dahsyat nya yang pernah ku rasakan di bangku SMA, kelas 2.
Bagaimanapun caranya, bertemu seseorang sepertimu bukan seperti bertemu yang hanya membuatku cinta. Akan tetapi, benci dan segalanya ku rasakan, tetapi benar! Cinta, masih berada di atas segalanya. Kau, pergi kemanapun akan ku tetap mengikuti jejakmu. Senang, bahagia, bisa bertemu dengan seseorang sepertimu.
Semoga, bahagia selalu menyerta.
─ Victoria lavioerene kimberly.
.
.
.
Seperti apa, "Cinta pada pandangan pertama?"
Cinta pada pandangan pertama, seperti pepatah, "Jika tak kau temukan cinta, biarkan cinta yang menemukanmu." seakan-akan, itu semua terjadi kepadaku, yang bisa menemukanmu dengan begitu saja.
Hitungan detik, menit, jam, aku selalu mencintaimu. Caraku membuatmu membenciku, adalah cara terbaik. Tidak semua cinta, harus memiliki. Meskipun pada akhirnya. Cinta tak mudah berganti, tak mudah berganti jadi benci.
Urusanku mencintaimu, biarkan aku dan Tuhanku yang menjawabnya. Dan urusanmu akan diriku, biarkan waktu yang akan menjawab dari setiap pertanyaan yang kau lontarkan setiap harinya.
Sungguh, ini sangat penuh teka-teki, mengapa? Jatuh cinta, sangat rumit. Terkadang, ada yang berbeda perihal ekonomi, perihal pendidikan, perihal kasta,
Bahkan perihal keyakinan.
Tidak perlu melakukan apapun, yang sudah terjadi adalah yang terbaik untuk diriku, bahkan dirimu sendiri.
Pada akhirnya, mungkin akhirnya tak jadi satu.
Namun, bersorai pernah bertemu.
─ Giorgino mahaputra atmaja.
.
.
.
Pada saat itu, usia kita masih sangat muda. Sehingga, kita tidak bisa membedakan apa itu cinta yang sebenarnya, cinta yang tulus, serta cinta yang dahsyat.
Kehebatan tuhan, telah mempertemukan diriku dan dirimu, meskipun ujungnya kita tidak pernah bersatu.
─ Giorgino mahaputra atmaja.
─ Victoria laviorene kimberly.
.
.
.
[COMING SOON]
pernyataan cinta yang disampaikan oleh Gio. Anak remaja yang menginjak kelas 12 di jenjang akhir, SMA. Bertemu dengan Kimmy, murid yang baru saja menginjak kelas 11, jenjang akhir, SMA.
Mereka, awalnya tidak saling mengenal bahkan menyapa, akan tetapi pertemuan yang tidak disengaja. Membuat Gio, ingin mendapatkan hati Kimmy.
Akankah, cinta mereka berubah menjadi cinta yang tulus? Atau, mencintai dulu baru membenci?
Kisah cinta, yan seharusnya tidak terjadi, dan tidak bertemu. Justru, Kimmy dan Gio dipertemukan oleh kehendak Tuhan.
Iman, Cinta dan benci.
YOU ARE READING
Iman ─ Cinta dan Benci (giemmy)
RomanceCinta sebesar ini, bisa menimbulkan rasa benci seluas ini. - Victoria Laviorene Kimberly.
