Pemuda bernama Jaren memutar kedua bola matanya dengan malas. "Gue di sofa, lu dikasur!"
Pemuda berambut pirang itu menggelengkan kepalanya, tidak bisa berkata-kata dengan keras kepala yang dimiliki oleh seorang pemuda yang beda 6 tahun darinya.
"Nanti lehermu bisa encok, kamu itu masih muda."
"Gausah sok tua deh, Lo juga masih 24 tahun, tua!"
"Memangnya kenapa jika kita tidur berdua di ranjang? kita juga tidak akan melakukan hal-hal yang buruk kan?"
Wajah Jaren seperti kepiting rebus, "B-bukan gitu!" Ah, kenapa dia ngomong nya juga kenapa harus gagap...
"Kita sudah bertunangan Jaren, tidak ada yang perlu ditakutkan. Jika saya berlebihan, saya akan segera tanggungjawab." Ucapnya dengan tegas, namun tulus. Bisa dilihat dari kilatan matanya.
Jaren mundur dari tempat berdirinya, "Ck, Lo ngomong apa sih! tanggung jawab dari apa coba?" Dia merotasikan bola matanya.
"Apa, kamu tidur diranjang dan saya disofa? Tidak apa-apa kok jika seperti itu."
"Enak aja! Engga mau gue kalo kaya gitu!"
"Yasudah, ayo tidur bersama." Ucapnya lalu menggeret Jaren tidur diatas ranjang berdua dengan yang lebih tua memeluk yang muda. Meskipun yang muda selalu berontak didalam pelukannya sih.
• Harion Abimala — 24 years old
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
• Jaren Azgario — 18 years old
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.