Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

Bab 1

14 2 0
                                        

Di sebuah taman yang penuh dengan bunga bunga indah,tampak seorang cewek remaja yang duduk di salah satu bangku taman sambil menulis sesuatu di buku diarynya.

Rambut panjangnya yang tergerai di tambah dia memiliki warna mata hazel,semakin menambah pesona cantiknya.
suasana di taman yang sunyi dan menenangkan

Taman ini jarang orang yang tau hanya cewek remaja itu dan beberapa orang saja yang tau tempat ini,karena taman ini berlokasi di dalam hutan yang lumayan jauh dari perkotaan maupun permukiman warga.

Taman itu sangat sunyi,tempat ini menjadi tempat nya untuk menenangkan pikiran nya.

Nama cewek itu Alleta Navares,berusia 17 tahun.Sering di panggil dengan sebutan Alleta saja.

Ting.....! Suara notif handphone Alleta berbunyi.

Ia pun memeriksa handphonenya mengecek siapa yang mengirim pesan.
"Cepat kembali kerumah,atau kamu tau akibatnya nanti"isi pesan mamanya Alleta.

Ternyata itu pesan dari mamanya,mamanya menyuruh Alleta untuk pulang.Nama mamanya Alleta adalah Alena Alexander,biasa di panggil Alena.

Mungkin kalian mengira ia di perhatikan oleh orang tuanya karena di suruh kembali kerumah,tapi itu semua salah.

"Ting"notif handphone Alleta berbunyi lagi."cepat kamu kembali,mengapa kamu tidak mengerjakan pekerjaan rumah?"isi pesan mamanya Alleta.

Alleta pun membalas pesan ibunya dengan jawaban singkat saja,ia hanya membalas dengan kalimat"aku segera kembali"

Alleta pun beranjak pergi dari taman itu,ia berjalan meninggalkan tempat itu sambil membawa buku diarynya,dia memeluk buku itu, juga menyandang tasnya sambil terus berjalan.

Setelah keluar dari taman yang lumayan jauh dari kota,ia pun sudah sampai di pinggir jalan raya.

Ia melanjutkan kan perjalanan nya ke halte,jarak dari tempat ia sekarang kerumah nya cukup jauh.

Ia pun mencoba memesan taksi tapi heran nya dia tidak mendapat kan taksi hari ini.

Ia mencoba menelepon mama nya,tapi tidak ada balasan apa pun,mama nya tidak mengangkat telepon nya.

Alleta pun mengechat mamanya,menyuruh mama untuk menjemputnya, ia jelaskan ke mamanya bahwa dirinya tidak mendapatkan taksi.

Tapi mama nya tidak peduli sama sekali dengan Alleta, mamanya hanya meread pesan Alleta.Ia pun mencoba menelepon ayah nya,tapi juga tidak ada balasan.

Ia mencoba mengirim pesan pada ayahnya,dan jawaban ayah nya adalah"aku sibuk sekarang,jangan mengganggu aku,aku tidak bisa menjemputmu".Alleta hanya bisa diam di pinggir jalan raya,karena sudah mulai merasa kakinya lelah berdiri dia duduk di bangku yang di sediakan di halte itu.

Orang yang belum ia hubungi adalah keempat abang nya,tapi ia sudah tidak berharap lagi,dia yakin abang nya tidak akan mau menjemputnya.

Karena dia tau bahwa keempat abangnya sangat membenci dirinya sejak kecil.

Abang nya pun tidak ada yang peduli sama sekali denganya.

Tiba tiba langit pun mulai gelap menandakan akan segera turun hujan,akhirnya ia pun memutuskan untuk berjalan kaki pulang ke rumah.

Karena ia tahu bahwa jika terlambat pulang akan mendapat kan hukuman.

Saat Alleta baru melangkahkan kakinya beberapa langkah,belum jauh dari halte itu,"Ting"notif handphone Alleta berbunyi.ia mengira itu balasan dari ayah nya atau mamanya yang berniat menjemputnya.

Saat ia mengecek handphone nya ternyata itu pesan dari abang nya."ternyata aku terlalu berharap,mana ada yang peduli dengan ku"ucap Alleta dalam hati.

"Woy...! Cepat loh pulang,gue laper di rumah gak ada yang masak"pesan dari salah satu abang nya.

Lelah Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang