DISCLAIMER

7.1K 303 5
                                        

Halo ini Kay, penulis Transmigrasi ke Zaman Majapahit.

Pertama-tama aku ingin mengucapkan terimakasih karena sudah membaca karyaku, tapi mohon di maklumi karena ini adalah tulisan pertamaku, tentu saja banyak salahnya, aku menerima kritik dan saran, namun tolong sampaikan dengan bahasa yang baik ya.

Jadilah pembaca yang bijak! Tulisanku mengandung konten 18+ dan homoseksual dan latar Majapahit, bagi yang merasa homopobic bisa skip aja tulisanku, lalu untuk latar cerita ini tidak ada sangkut pautnya dengan sejarah pada masa jaman Majapahit ya, aku hanya mengambil waktu dan latarnya saja, sisanya murni khayalanku.

Aku membuat tulisan ini karena aku menyukai novel-novel dengan konten ancient gitu, udah banyak cerita danmei yang aku baca, walaupun bahasanya sulit di pahami wkwkwk. Mungkin kalian akan merasakan beberapa kultur yang ada pada cerita danmei, karena kurangnya pengetahuanku tentang kultur di Indonesia jaman dulu tapi aku akan berusaha untuk cari tahu lebih dalam lagi.

Lalu, Kalau kalian mau membaca tulisan ini tolong simpan otak kalian dulu, jangan sangkutin dengan rasionalitas, karena ini cerita fantasi yang apapun bisa terjadi wkwkwk.

Next aku jelasin tentang kasta-kasta yang ada, aku kurang yakin dengan kebenarannya karena cukup sulit buat nyari tahu, tapi ini sedikit yang aku tahu, kalau kalian kurang setuju bisa komen aja ya.

1. Sri Maharaja: Gelar yang digunakan untuk raja yang sangat berkuasa atau penguasa tertinggi.
Menguasai seluruh wilayah yang di taklukkan nya.

2. Bhattara: Gelar yang digunakan untuk bangsawan tinggi. Bangsawan menggunakan gelar Raden Mas untuk pria dan Raden Ajeng untuk wanita.

3. Mahamantri Agung: Gelar untuk pejabat tinggi kerajaan yang membantu raja dalam menjalankan pemerintahan. Mungkin seperti mahkamah agung atau sebagainya.

4. Dharmmadhyaksa: Gelar untuk pejabat yang bertanggung jawab atas urusan keagamaan dan hukum.

5. Patih: Gelar untuk perdana menteri atau pejabat tinggi yang bertugas sebagai tangan kanan raja dalam administrasi pemerintahan.

6. Tumenggung: Gelar untuk komandan militer atau pejabat tinggi yang bertanggung jawab atas keamanan dan militer.

7. Arya: Gelar untuk bangsawan atau pejabat tinggi yang memiliki tanggung jawab khusus dalam pemerintahan atau militer.

8. Adipati: Gelar untuk penguasa wilayah yang lebih besar atau lebih penting, biasanya setingkat di atas bupati. Sama aja kyk gubernur.

9. Bupati: Gelar untuk penguasa daerah atau wilayah di bawah kekuasaan langsung kerajaan. Bupati memerintah atas nama raja dan bertanggung jawab atas administrasi daerah mereka. Menggunakan gelar Bhre di depan namanya, Bhre di tunjukan untuk para penguasa wilayah. Sama aja kyk bupati (kabupaten).

10. Demang: Gelar untuk kepala desa atau pemimpin lokal di bawah bupati.

Semoga kalian paham ya dan aku usahakan bakal update setiap hari Minggu.

Sekian dan selamat membaca.

Transmigrasi ke Zaman Majapahit [slow update]Stories to obsess over. Discover now