DALAM DIMENSI HARMONI KU MENEMUKANMU

17 2 4
                                        

"Jika Allah dapat mengubah malam menjadi siang dengan mudahnya, maka Allah juga dapat mengubah takdirmu dengan mudahnya. Maka Allah juga dapat mengubah niat dan keinginan hatimu dengan mudahnya. Jika semesta tidak mengizinkan kita bersama, jika logika tidak bisa menjawab bahwa kita bisa bersama. Maka masih ada keajaiban Allah yang dapat merubahnya".

Tuhan telah menentukan semuanya. Sebelum aku bertemu dengan orang yang tepat untukku, Tuhan telah mempertemukanku dengan orang yang dulunya aku kira akan bertahan lebih lama, ternyata juga bisa pergi dengan cara yang tak pernah kusangka - sangka. Seseorang yang telah membuat diriku merasa diantara hidup dan mati. Setiap hari hanya menyiuk bau bantal dan kasur. Sebelum aku merasakan kebahagiaan, aku terlebih dahulu merasakan ribuan tusukan paku berkarat yang menancap dihati.

Ternyata Tuhan hanya memberikanku sebuah pelajaran. Dirimu sudah tahu bagaimana rasanya diperlakukan seperti itu, maka jangan kau lakukan kepada orang lain.

Sekarang aku tidak terpaku dengan ucapan orang bahwa cinta akan habis di orang lama. Masalalu tidak selalu menjadi pemenang. Aku mengira akan meratapi dan menangisi seseorang yang memerlakukanku tidak adil. Seseorang yang telah ku perjuangkan mati-matian, sepanjang waktu. Namun, mencoba mematikan hati. Seseorang yang telah ku percaya, tetapi berdusta.

Semua itu berubah ketika aku berhasil menemukanmu.

Bagiku masalalu dapat menjadi sebuah pendorong untuk terus berjuang, tanpa masalalu kau tak akan pernah belajar dan tanpanya kau tak akan sekuat sekarang.

Semenjak aku memutuskan untuk membuka hati dan mepersilahkanmu untuk masuk kedalamnya. Aku mulai merasakan bagaimana rasanya kehangatan. Semenjak aku memutuskan untuk bersamamu, aku merasakan nyamannya berada dipelukanmu.

Dari berbagai pilihan yang diberikan oleh Tuhan, dirimu tetap memutuskan untuk memilihku untuk menjadi pendampingmu. Diantara banyaknya manusia yang bahkan lebih dari diriku, dirimu tetap menjadikanku seorang pemenang. Diantara banyaknya tempat untuk pulang, dirimu tetap memilihku untuk menjadi tempatmu pulang.

Terimakasih telah membuatku merasa masih layak untuk dicintai dan dihargai. Terimakasih telah menjadi salah satu seorang yang membantuk meringankan bebanku. Terimaksih telah menjadi sayap yang membuatku mampu terbang melintasi kehidupan yang penuh rintangan. Dirimulah jawaban atas semua keraguanku tentang cinta. Tuhan telah menjadikanmu atas semua dilemaku selama ini, masalalu yang penuh airmata telah tertutup dengan indahnya kisah yang lahir diantara kita.

Sekarang aku tidak perlu mengemis, tidak perlu lagi meminta untuk dikasihani hanya untuk sebuah perhatian. Sekarang dirimu akan memberikan perhatian dan pelukan yang penuh kehangatan tanpa adanya beban.

Ketika nanti telah ku ucapkan kata qabiltu tak terbendung air mata diseluruh pelupuk mataku mengalir. Ketika nanti ku sentuh kepalamu yang tertutup jilbab putih motif bunga, ku ucap doa. Semoga hidup kita dipenuhi rahmat dan selalu di sertai oleh ridho-Nya.

Rasa syukur ku ucapkan tak terhitung jumlahnya. Aku masih bingung seperti apa pasangan yang ideal, seperti apa pasangan yang aku inginkan, tetapi justru Tuhan telah memberikan seorang yang begitu sempurna. Apabila ada orang lain yang memberitahuku ada seorang yang cantik dibelakangku, maka aku tidak akan berpaling. Aku hanya akan terus menatapmu dengan penuh bangga.

Agamamu, akhlakmu, cantiknya wajahmu, kebijaksanaamu dan senyumanmu, begitu paripurna.

Walaupun nanti jika aku tahu semua kekuranganmu. Aku siap menjadi pakaian penutup semua aib mu. Sekalipun itu orang tuaku sendiri. Aku tidak akan menceritakan kekurangamu. Jika aku bercerita tentang kekuranganmu, maka berarti sama saja aku mengajari orang tuaku untuk membencimu. Aku tidak mau melakukannya. Justru yang akan aku lakukan di hadapan orang tuaku adalah akan ku ceritakan betapa baiknya dirimu, betapa pandainya dirimu menjadi seorang istri, betapa luhurnya akhlakmu.

Apabila dirimu tidak sengaja melakukan kesalahan, aku akan tetap membelamu. Apabila dirimu sengaja melakukan kesalahan, aku tidak akan memarahimu. Hati seorang perempuan tidak seperti halnya hati laki-laki. Lidah pun bisa menggoresnya.

Dirimu tidak perlu khawatir tentang kekuranganmu. Aku tidak akan menuntutmu harus menjadi ini dan itu. Untuk saat ini dirimu sudah sempurna bagiku. Jika ada kekurangan kita perbaiki bersama, belajar bersama, maju bersama. Status kita bukan lagi sebagai orang lain yang tidak terlalu penting dipikirkan. Dirimu adalah aku, dan aku adalah dirimu. Seperti satu tubuh yang saling memiliki ikatan.

Ketika dirimu merasa sakit, aku terima sakitmu dan aku obati lukamu. Ketika dirimu lelah, aku akan menjadi tempat istirahat mu. Ketika dirimu marah, lampiaskan saja kepadaku. Ketika dirimu sedih, tumpahkan air matamu kepadaku. Aku tidak akan membiarkan satu tetes pun air matamu menyentuh tanah.

Jadikanlah aku satu-satunya. Dan aku akan menjadikanmu seorang dewiku satu-satunya. Kita ciptakan dimensi harmoni di istana kita.

Bahagia bersamamu.

Terimakasih.

17.23.04.05.03.03aap.mfl

DIMENSI HARMONIWhere stories live. Discover now