Beranjak Pulang

14 0 0
                                        

Kanigara Larasati biasa dipanggil Nigara atau Kala,  wanita yang baru saja menginjak umur sembilan belas tahun pada dua bulan yang lalu. Tidak ada yang spesial selain ia harus menerima fakta bahwa ia akan dihadapkan dengan kehidupan yang sebenarnya.

Seperti teman-teman nya saat SMA, kelas akhir dirinya juga turut sedikit ambis untuk mengejar Universitas impian nya. Tidak mendapatkan jalur undangan, ia berusaha mati-matian mengejar kampus impian nya itu lewat jalur tes. Nihil, ia tertolak.

Hari demi hari ia berusaha meyakinkan dirinya bahwa tidak apa-apa tertolak, bahwa tidak apa-apa jika tidak kuliah di kampus impian nya. Tetapi tetap saja, ada rasa kecewa yang begitu besar dari lubuk hati nya yang paling dalam.

Setelah ia bisa melewati masa-masa sulitnya, ia berusaha dan mengatakan pada dirinya bahwa ia akan baik-baik saja. ia akan baik-baik saja dimana pun ia berjalan.

Sadar bahwa dirinya tidak akan bisa untuk kuliah tahun itu, ia memilih untuk memulai kehidupan nya yang baru. Simple nya ia membuat cv, mencari lowongan pekerjaan baik online maupun offline, ia menyiapkan berkas-berkas yang akan diperlukan untuk melamar pekerjaaan.

Satu persatu surat lamaran itu ia kirim berharap dari banyaknya lowongan pekerjaan yang ia lamar, setidaknya salah satu dari mereka ingin menerima seorang freshgraduate seperti dirinya.

Hari demi hari, berbulan-bulan kemudian tidak ada satu pun lamaran yang bisa ia tembus. Pernah memang sempat ia interview tetapi beberapa minggu kemudian tidak ada kabar. Terakhir, ia melakukan interview online dari perusahaan yang ia lamar dibidang FnB melalui gform tetapi sampai tahun berikut nya tepatnya awal bulan yaitu Januari 2024 juga tidak ada panggilan.

Sampai akhir nya ia dipanggil untuk training in the class selama seminggu di sana, ia akhirnya mengikuti pelatihan itu dengan baik. Hari terakhir saat training, Kala dinyatakan lolos dan harus menunggu panggilan untuk tahap selanjutnya.

Satu minggu, dua minggu, tiga minggu, bahkan satu bulan lewat sama sekali tidak ada kabar dari perusahaan membuat Kala tidak ingin lagi berharap lebih banyak.

Jam menunjukkan pukul 20:40 Kala sudah rapih dengan pakaian ganti nya. Shift nya sudah selesai karena ia masuk middle, setelah foto absen melalui ponsel nya ia pamit kepada rekan kerja nya untuk pulang.

"Kak duluan" Pamitnya.

"Yo hati-hati, Kal" Sautnya, Kala mengangguk.

Di depan restauran yang berdiri stand alone, Kala melihat sosok laki-laki sedang duduk di atas motor yang sudah terparkir dengan rapih di parkiran. Bibirnya mengembangkan senyum, dengan perasaan senang ia berjalan menghampiri laki-laki itu.

"Selamat malam" Sapa Kala membuat orang di depan nya menoleh.

"Cape sayang?" Tanya nya membuat Kala sedikit mengangguk.

Tangan besar itu mengusap-usap kepala Kala sambil tersenyum "Good job, Nig" Ujarnya membuat Kala tersenyum lebar.

"Ayo" Ajak laki-laki itu.

"Helm, Tari. Kebiasan lupa terus" Ujar Kala membuat orang yang dipanggil Tari itu menepuk kening nya sendiri.

Ia menyengir memperlihatkan giginya sambil menghadap Kala "Lupa" Balasnya. Ia langsung mengambil helm berwarna hitam merk honda itu dan memakaikan nya pada Kala.

Zidan Gantari atau biasa dipanggil dengan Gantari adalah laki-laki yang sedang menjalani hubungan kasih dengan Kala. Laki-laki yang Kala temui satu tahun lalu saat mencari kerja di sela-sela saat ia mengikuti walk in interview.

After Being InjuryHistorias para obsesionarse. Descúbrelo ahora