Jung Ilhoon menatap cermin di ruang ganti stasiun radio. Dengan senyum ceria, dia merapikan rambutnya yang sudah tertata rapi. "Ayo, Ilhoon, tunjukkan pesonamu," katanya pada bayangan dirinya sendiri. Dia keluar dari ruang ganti dan menuju studio, siap untuk memulai siaran malam yang sangat dinantikan penggemarnya.
Di dalam studio, Ilhoon menyalakan mikrofon dan memulai acaranya. "Halo, pendengar setia! Ini Jung Ilhoon, penyiar radio favorit kalian, siap membawa kegembiraan malam ini. Jadi, ambil camilan dan nikmati acaranya!"
Selama siaran, Ilhoon membaca pesan-pesan dari pendengar. Salah satu pesan membuatnya tertawa terbahak-bahak. "Ilhoon-oppa, bisakah kau memberi saran tentang cara terbaik untuk meminta cuti dari bos yang galak?" Ilhoon berpikir sejenak dan menjawab dengan nada serius, "Berpura-puralah jadi zombie. Kalau bosmu lari ketakutan, artinya kau berhasil."
**Kejadian Aneh**
Selesai siaran, Ilhoon berjalan keluar studio dengan langkah ringan. "Hari ini menyenangkan sekali!" gumamnya. Namun, nasib berkata lain. Saat menyebrang jalan, sebuah mobil melaju kencang menuju arahnya. Ilhoon tidak sempat menghindar. Segala sesuatunya berubah menjadi gelap.
**Bangun di Dunia Asing**
Ketika membuka mata, Ilhoon merasa kepalanya berat. Dia terbaring di atas kasur keras dengan tirai berdebu menggantung di sekelilingnya. "Apa ini? Rumah hantu?" pikirnya. Dia bangkit perlahan dan merasakan tubuhnya berbeda. Pakaian yang dikenakannya adalah hanbok, pakaian tradisional Korea. "Apakah aku di lokasi syuting drama sejarah?"
Saat Ilhoon mencoba memahami situasinya, pintu kamar terbuka dan seorang pelayan wanita masuk. Wajahnya seketika berubah kaget. "Yang Mulia! Kau sudah sadar!" teriaknya sambil berlari keluar.
**Kehidupan Baru Sebagai Putra Mahkota**
Beberapa saat kemudian, sekelompok tabib dan pejabat istana masuk ke kamarnya. Salah satu dari mereka, yang tampak seperti tabib kepala, memeriksa denyut nadinya. "Ini sungguh keajaiban. Yang Mulia sembuh total!" katanya dengan penuh kagum.
Ilhoon mengerutkan kening, "Yang Mulia? Sembuh? Apa aku terkena demam panggung yang sangat parah?"
Pejabat istana mulai memberi penjelasan. "Putra Mahkota, kau hampir mati karena penyakit yang parah. Namun, sekarang kau sembuh. Ini adalah mukjizat!"
Ilhoon tidak bisa menahan tawanya. "Jadi, aku Putra Mahkota yang hampir mati dan sekarang ajaibnya sembuh? Ini seperti drama yang sering kudengar di radio!"
**Penyesuaian Awal**
Hari-hari pertama Ilhoon di istana penuh dengan kebingungan dan kehebohan. Dia terus membuat kesalahan yang konyol. Suatu pagi, dia mencoba memakai jubah kerajaan dengan cara yang salah, membuat seluruh pelayan tertawa.
"Apa tidak ada instruksi manual untuk memakai ini?" keluhnya sambil berusaha memperbaiki jubahnya yang kusut.
Dia juga harus belajar bahasa dan etiket zaman Joseon. "Aku tidak tahu kalau 'Daegam' berarti pejabat tinggi. Kukira itu nama anjing," kata Ilhoon saat berbicara dengan guru etikanya.
Namun, dengan segala kekacauan dan kesulitan, Ilhoon tidak kehilangan semangat. "Oke, Ilhoon. Kau bisa melewati ini. Anggap saja ini reality show dan kau bintangnya," katanya pada dirinya sendiri.
Meski penuh dengan kejadian aneh, Ilhoon mulai menyadari bahwa hidupnya kini benar-benar berubah. Tantangan baru dan petualangan di era Joseon telah dimulai, dan dia harus menemukan cara untuk bertahan dan mungkin, menemukan jalan pulang.
YOU ARE READING
Silly Crown Prince
FanfictionJung Ilhoon, penyiar radio populer dengan kepribadian ceria dan komentar tajam, tiba-tiba menemukan dirinya terlempar dari dunia modern ke era Joseon setelah mengalami kecelakaan misterius. Terbangun sebagai Putra Mahkota yang sebelumnya sakit parah...
