episode 1

38 0 0
                                        

Seorang gadis berusia 18 tahun yg bernama Vyora Abigail, ia anak yatim piatu. Ibunya meninggal dunia karena melahirkannya semenjak kejadian tsb Ayah dan kakak perempuannya sangat membencinya. Ia sering di siksa habis²an dan di maki habis²an oleh Ayahnya sehingga membuat ia menjadi anak yg pendiam dan tmn² sklhnya menyebutnya "Si pembawa mala petaka/pembawa sial". beberapa tahun kemudian ayahnya meninggal dunia kerena Vyora tidak sengaja menyenggol pot bunga dari balkon rumahnya dan secara tdk sengaja mengenai kepala Ayahnya































































































































Flasback (saat kejadian yg di mana Vyora tidak sengaja menyenggol pot bunga dan mengenai kepala Ayahnya)






Saat detik² kejadian tsb Ayah dan kk perempuan Vyora (Celine) sedang mencuci mobil bersama. Vyora menenangkan dirinya di balkon rumahnya, ia tidak sengaja menyenggol pot bunga ukuran yg lumayan besar


"Astaga! Tidak! ", Vyora





*Suara pot bunga pecah*


"A-ayah!!", Celine (kk perempuan Vyora)

"T-tidak!! Tdk mngkn! Ayah! ", ucap Celine sembari tangisannya


Vyora yg melihat hal tsb langsung turun kebawah untuk melihat keadaan Ayahnya. Sebelum itu Celine melihat ke arah Vyora yang di balkon dan Vyora langsung turun ke lantai dasar. Saat Vyora sudah di depan garasi mobil, Vyora lngsung mendatangi Ayahnya yg sudah tergeletak dgn bersimbah darah di kepalanya akibat kena pot bunga



"Ayah!", Vyora



Celine menangis sambil memeluk Ayahnya yg sudah tidak bernyawa. Celine dan Vyora hanya bisa menangis



"Kak? Apakah Ayah baik² saja? Ayah cuman luka ringan aja kan?", Vyora

"Ayah sudah tiada! Dasar bodoh!", marah Celine kepada Vyora



Vyora mendengar perkataan kknya menjadi merasa sngt bersalah dan shock berat




















Keesokan harinya...



Rumah Vyora dipenuhi oleh tamu², pemakaman Ayah mereka dilakukan hari ini. Di rumah Vyora juga ada foto Ayah mereka. semua orang mengucapkan Turut Berdukacita untuk Vyora dan kakaknya, Celine


















Saat pemakaman Ayah mereka sudah selesai di lakukan...








Vyora dan Celine masih berada di kuburan Ayah mereka. Celine merasa sangat terpukul dan sedih, perasaan Celine sangat campur aduk ada rasa benci terhadap adiknya Vyora dan ada rasa sedih juga. Celine menatap tajam dan sinis ke Vyora dan berkata :

"Awas saja kau berani tidur denganku nanti malam, dasar pembawa sial!", ucap Celine dan kemudian pergi meninggalkan Vyora sendirian di kuburan

"K-kakak! T-tunggu!", Vyora mengejar kakaknya


















. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .




























Vyora dan Celine sudah sampai ke rumah...



Celine berjalan menuju ruang tamu, Vyora mengikutinya dari belakang. Celine merasa tidak nyaman karena di ikuti Vyora

"Kak... Maaf!", ucap Vyora sambil nangis dan memegang tangan Celine sebagai tanda permintaan mohon maafnya kepada Celine

"Lepasin!! Risih tau ga!!", Celine

Celine melepaskan pegangan tangan Vyora dan langsung pergi ke kamarnya dan meninggalkan Vyora di ruang tamu. Vyora hanya bisa berdiri dan sambil menangis, Vyora sangat menyesali perbuatannya











Flasback off






















Jadi begitu ceritanya, makanya Celine sangat² membenci adiknya Vyora























Beberapa bulan kemudian...





Saat malam hari, Vyora disiksa Ceki habis²an dan tanpa ampun. Vyora dipenuhi oleh luka² serius dan luka lebam akibat pukulan dari benda tumpul

"Kak.. Udh.. Sakit kak...", Vyora

"GA ADA KATA "UDAH"! SEKALI LAGI LO NGOMONGK KYK GITU HRI INI JG DAN MALAM INI JG GW BUNUH LO!! ANAK ANJG!!", Celine



Siksaan tsb masih berlanjut hingga pukul 23.37 malam. Dari pukul 20.18 tidak ada berhenti (nonstop), setelah Vyora sudah selesai di siksa Vyora di tinggalkan di gudang dan di kurung Celine di gudang yg penuh debu dan kotor

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: May 20, 2024 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Chill killWhere stories live. Discover now