Berjalan di lorong putih sambil termenung anzel sendirian, melihat kedepan sepi dan tanpa harapan. Ia berjalan tanpa semangat sambil melangkahkan kakinya dengan berat, nafasnya sesak dan pikirannya melayang. Dengan gaun biru muda yang terjuntai tali pita - pitanya ia masih menapaki lorong yang panjang tanpa alas dikaki mungilnya, gelisah dan penuh kesedihan. Entah apa yang menyelemuti kesedihan dalam hatinya namun ia terlihat sangat kosong dan kesepian.
DU LIEST GERADE
Kelabu & Senja
KurzgeschichtenAku terpejam. Layaknya tidur namun ku masih sadar, mengingat pelan- pelan kubuka lembaran demi lembaran ingatan yang menyakitkan. Aku berfikir dibagian sebelah mana memori yang membuat dada ini terasa begitu sesak. kemudian aku terdiam disanalah in...
