Jodohin Aja

31 4 1
                                        

Warning!
Cerita ini mengandung unsur bxb. Harap bijak dalam memilih bacaan!

~°~

Hari itu adalah hari jum'at malam yang tandanya besok adalah akhir pekan. Terlihat di ruang keluarga ada Elxo yang tengah tiduran miring dengan menghadap ke televisi yang menayangkan kartun dua kembaran botak.

Ayah Vian yang melihat itu cuma bisa geleng kepala. Anaknya ini terlalu malas, sampai mencari jodoh juga malas.

"El, kamu besok libur kan?" tanya Ayah Vian sambil duduk di samping anaknya.

Elxo mengangguk. "Iya, Yah. Besok libur kok. Kenapa, Yah?" tanya Elxo tanpa melihat ke arah ayahnya.

"Besok bantu-bantu di nikahannya Keyla." kata Ayah.

"Siap, Yah." jawab Elxo santai. Melihat itu Ayah Vian jadi gemes sendiri.

"El, kamu nggak ada gitu niatan buat nikah? Liat temen-temen kamu udah banyak yang nikah. Keyla yang 5 tahun lebih muda dari kamu aja udah nikah. Kamu kapan? Kamu udah 28 tahun loh, El." Elxo cuma muterin matanya pas denger ocehan Ayah tercintanya, udah biasa.

"Niat mah ada, Yah. Cuman, pasangannya yang nggak ada." sautnya. Sebenernya Elxo juga bingung, jangankan pacaran, yang deketin dia aja nggak ada.

Ayah yang gemes sama jawaban Elxo malah nepuk pantat semok anaknya.

"Gimana mau dapet? Kamu aja kerjaannya cuma kerja, nonton kartun, tidur, sama liat Toktok. Sekali-kali keluar gitu main, tebarin pesona kamu. Masa anak mantan play boy kampus cupu." Ayah Vian ini emang mantan play boy di kampus, dan cuma Daddy Elfan yang bisa naklukin Ayah, bahkan sampe nikahin dan punya 3 anak.

Abis Ayah bilang gitu, ada suara ketawa renyah dari belakang mereka.

"Emang kakak punya temen, Yah? Temennya kan cuma Kak Linkan. Kak Linkannya aja pindah ke Jakarta bareng suaminya." ucap Zenya pake suaranya yang berat.

Elxo balik badan dan nimpuk kepala adeknya pake bantal yang tadi dia pake, yang bikin adeknya meringis.

"Adek durhaka emang. Aku bukannya nggak ada temen, cuma males keluar aja."

"Dih, nolep." ejek Zenya.

Abis bilang gitu, dia malah kena tabokan dari Daddy Elfan yang duduk di sebelah dia. "Jangan gangguin kakak kamu terus, Zen." ucap Daddy pake nada yang penuh wibawa.

"Sayang, Elxo tuh masih muda, kalo dia belum mau nikah ya biarin aja." ucap Daddy sambil ngusap kepala Ayah penuh cinta.

Ayah Vian malah melotot ke arah Daddy. "Kamu ini ya sama aja. Udahlah anaknya males cari jodoh, kamu malah santai aja. Lama-lama Ayah jodohin juga kamu, El."

Ayah Vian sebenernya nggak masalah Elxo nikah kapan aja, tapi paling engga ya bawa pacar gitu atau calonnya ke rumah. Ditambah sifat malesnya itu loh yang bikin Ayah Vian was-was anaknya nggak dapet jodoh. Dia juga heran, kenapa anaknya ini nggak pernah pacaran? Padahal Elxo itu ganteng, cantik, badan aduhai, serba bisa, kok masih jomblo?

"Nggak harus dijodohin juga, Yah. Biarin aja kakak nyari pilihan sendiri." ucap Zenya. Walaupun dia sering jahilin kakaknya, dia nggak mau kakaknya dinikahin paksa. Zenya sayang banget sama kakaknya.

Beda sama Zenya, beda juga Elxo. "Wah, boleh juga itu, Yah. Ayah sama Daddy banyak punya kenalan kan? Jodohin aja sama anak mereka, tapi ya harus yang mapan, baik, royal, terus setia. Nggak ganteng juga nggak papa, biar nggak dilirik janda muda."

Ucapan Elxo malah bikin ketiga orang lainnya kaget. Meraka nggak nyangka Elxo malah seneng dijodohin.

"Kamu yakin, El?" tanya Ayah ragu-ragu.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: May 05, 2024 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Life After Marriage [Army x Exol]Stories to obsess over. Discover now