Terlintas di benak ku hanyalah sepenggal kisah yang selama ini selalu menghantui ku dan mendorong ku untuk memasuki dunia penceritaan. Yaaa seperti itulahh...
Ini adalah cerita yang mengisahkan banyak kejadian. Demi memperoleh kisah masa depan yang...
Semua manusia berhak mendapatkan cinta dan kasih sayang dari kerabat dekat nya termasuk keluarga. Ngomong-ngomong tentang keluarga, Yura hidup dalam keluarga yang sama sekali tidak memberikan cinta melaikan dendam. dari balita hingga Dia beranjak dewasa. Karena itulah, Dia mempunyai sifat pendendam, keras dan angkuh.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Yura Van Leeuwen, Dia terlahir dalam keluarga politikus belanda yang kejam. Keluarga yang sangat membenci darah Indonesia. Entah kenapa dan bagaimana itu terjadi, akar inti dari kebencian tersebut adalah dendam. Ayah, Ibu, Bibi, Paman semua pernah ditugaskan oleh Hendrik Van Leeuwen sebagai seorang kepala keluarga dan yang maha agung. Untuk membunuh keturunan darah hina di Indonesia.
***
Sementara dilain sisi, di sebuah kota di negara Indonesia, terlihat keluarga kecil yang hidup dalam ketakutan, mereka takut dan saling menjaga satu sama lain. Nyai Raden Sukma adalah seorang ibu dari keluarga kecil tersebut. Beliau dikaruniai banyak keturunan yakni 10 anak. Akan tetapi, satu persatu anaknya terbunuh ketika pergi ke ibu kota untuk melanjutkan pendidikannya. Ini menjadi sebuah misteri yang belum terpecahkan. Oleh karena itu, tibalah dimana anak bungsu keluarga ibu sukma yang mendapat giliran untuk melanjutkan pendidikannya dan pergi ke ibu kota.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Aryandika Raden Kusuma, Dia anak bungsu dari keluarga Raden Sukma. Berbudi pekerti luhur dan cinta tanah air memang menjadi landasan utama keluarga ini. Entah kenapa dan bagaimana kronologi ceritanya, semua saudara-saudaranya bisa terbunuh di Ibukota. Hal tersebut yang selalu mengganggu pikirannya. Oleh karena itu, Aryan memutuskan mengikuti langkah saudara-saudaranya, pergi ke Ibu kota Jakarta untuk melanjutkan pendidikan nya di Universitas yang sama, Universitas Negeri Jakarta. Dan Berniat untuk memecahkan misteri ini.
***
Pada malam itu Di Belanda terlihat Yura sedang menggambar sesuatu di meja kamarnya. "Aku punya firasat aneh dengan bayangan tadi, kenapa sulit sekali untuk aku gambar shhh.... Sial! " Gumam nya.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.