-Part 1-

2.8K 181 68
                                    

Request dari Viraviraaaa12
Requestnya udah lama si. Tapi ide di otak aku baru aja muncul🤣

*
*

Disebuah ruang tamu mansion yang cukup mewah, terlihatlah sosok seorang wanita muda yang kelihatan sudah rapi sedang duduk disofa.

Didepannya itu pula terlihatlah sosok seorang wanita paruh baya yang menunduk dengan sedih.

"Bibi yakin?" Tanya wanita muda itu.

"Bibi yakin Nyonya. Maafkan Bibi" sahut wanita paruh baya itu.

"Ya sudah lah, tidak apa apa. Terima kasih atas bantuan Bibi selama 3 tahun ini"

"Terima kasih juga untuk Nyonya Lisa karena sudah memberi Bibi kesempatan untuk bekerja disini selama 3 tahun. Bibi senang karena bisa bekerja sama sosok sebaik Nyonya"

Wanita muda yang dikenali sebagai Lisa itu tersenyum tipis "Aku juga senang dengan kehadiran Bibi yang sudah membantu aku selama ini"

"Bibi pamit pergi ya. Anak Bibi sudah menunggu"

"Iya Bi. Bibi hati hati ya. Kalau ada apa apa, jangan sungkang untuk kabarin aku. Aku sudah menganggap Bibi seperti keluarga aku sendiri"

Sang Bibi mengangguk dengan terharu lalu dia akhirnya berganjak keluar dari mansion dengan membawa koper miliknya.

Lisa menghela nafasnya dengan kasar. Kepergian Bibi membuat dirinya merasa bingung. Apa yang harus dia lakukan saat ini? Siapa yang akan mengurus sosok yang bersamanya itu jika sang Bibi pergi?

Ceklekk

Dengan langkah pelan, Lisa memasuki satu kamar yang bernuansa biru. Dia menghampiri sosok yang masih tidur itu.

"C-Chaeyoung" panggilnya membangunkan sosok itu dengan kaku.

Sosok yang dipanggil itu tidak memberikan respon. Mungkin dia masih betah dialam mimpi.

Lisa menghela nafasnya dengan kasar "Chaeng" panggilnya lagi dengan suara yang semakin dikerasnya.

"Eungh" sosok yang dipanggil itu akhirnya memberikan respon.

Dia menggeliat kecil "Bibi~" rengeknya manja.

"Saya bukan Bibi kamu" datar Lisa.

Chaeng sontak membuka matanya "A-Aunty" gugupnya.

"Bibi sudah tidak bekerja lagi disini. Mulai hari ini, kamu harus mandiri. Uruskan diri kamu sendiri dan jangan manja!" Datar Lisa.

Chaeng menatap Lisa dengan tatapan polosnya. Dia tidak mengerti kata kata yang disampaikan oleh sosok didepannya itu.

"Kamu dengarin saya!?" Tanya Lisa tegas.

Chaeng menggeleng "Chaeng tidak mengelti" keluhnya.

Lisa menghela nafasnya dengan kasar "Tunggu disini dan jangan kemana mana!"

Dia berganjak keluar dari kamar itu untuk mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang.

Sementara Chaeng, bocah yang berusia 3 tahun itu menatap kepergian Lisa dengan bingung.

Biasanya, ada sosok sang Bibi yang membantu mengurusnya tapi sekarang malah sosok Lisa yang membangunkannya. Apa yang terjadi? Chaeng bingung nih.





Beberapa menit kemudian, sosok yang dihubungi oleh Lisa akhirnya tiba.

Sosok itu datang dengan menggendong seorang anak kecil yang sudah berusia 5 tahun.

Puzzle Pieces✅Where stories live. Discover now