Satu

13.3K 311 27
                                        

Ini kisah ku, Aku Saliya Salsabil. Aku sesorang perempuan dengan banyak Teman disekitarku, aku punya 2 orang sahabat. Roni Nainggolan dan Naila Triana. Hidup ku terlihat bahagia punya Keluarga yang utuh sahabat yang selalu ada. Ku kira semua akan baik baik saja, Semua akan berjalan dengan semauku, ternyata tidak. banyak hal yang harus dipertimbangkan dan banyak hal yang harus diperjuangkan.

-----------Yang Terdalam-----------

"Semangat banget sih Nai, kayak mau jemput siapa aja" Ledek Salsa yang melihat Naila sudah berdandan cantik.

"Iya dong Sudah lama banget Sal kita gak bertemu Roni, biasanya cuma lewat Vidiocall aja kan, emang lu gak semangat?"Tanya Naila

"Ya biasa aja sih, gue penasaran juga kayak gimana bentukan tu bocah selama di Amerika"

"tok tok hallo, anak anak gadis bunda boleh kah kita berangkat sekarang, ibu sama ayah sudah menunggu tuh" Sapa Bunda Tata.

Bunda Tata adalah Ibu dari Saliya Salsabil.

Mereka menggunakan dua mobil, di mobil pertama ada Ayah Deni, Bunda Tata dan Ibu bia, Ibu Bia adalah Ibunya Naila, Naila memang sudah tidak punya Ayah, kedekatan Keluarga mereka sudah terjalin dari orang tua mereka masih Muda.
sementara di mobil kedua ada Saliya dan Naila. Sesampai di Bandara.

Dari pintu Kedatangan keluarlah satu keluarga yang sedang ditunggu tunggu oleh Saliya dan keluarganya. Mereka adalah Keluarga Prio Nainggolan bersama Yati, dan tentu saja Roni Pratama Nainggolan

"Deniii" Sapa Prio

"Prio, semakin gagah ku lihat lihat"Deni

"Bisa aja kau den"

"Tata, Bia aku kangen sekali sama kalian berdua" Yati memeluk sahabat sahabatnya itu,

setelah bersalaman dengan anak anak mereka, para orang tua sibuk membahas keriwehan mereka.

"Roniii aku kangen banget sama kamu" tanpa aba aba Naila memeluk Rony yang sudah berjalan mendekat ke arah mereka.

"aku juga kangen banget sama kalian" Roni membalas pelukan Naila dan melepasnya, setelah itu Roni memeluk Saliya dan mengelus puncak kepala saliya.

"Gila, sahabat gue yang satu ini, udah jadi Bos kaya lu. boleh kali pinjem seratus" Ucap Saliya. Saliya memang gadis yang menyenangkan. selalu bisa membuat orang orang disekitarnya tertawa. Tetapi ia buka tipe gadis yang lembut. Gaya Tomboy. Kalau kata Bunda Tata Anak lanang yang gak jadi.

"Bisa aja lu" Untuk kedua kalinya Roni mengusap puncak kepala saliya.

Deg..

Tiba tiba Jantung saliya berdetak agak cepat kali ini. Apa apaan ni jantung biasa aja. Batin Saliya.

"Pokonya kamu harus cerita sama aku kisah kamu di amerika ya" Ucap Naila dengan lembut, Sikap Naila memang berbanding terbalik dengan Saliya. Naila gadis yang lemah lembut. Kalau kata Saliya Naila kalau nginjek semut, kayaknya semutnya gak mati.

"Siappp" jawab Roni mengangkat tangannya memberikan tanda hormat ke arah Naila.

lalu keluarga itu memilih pulang, diperjalanan pulang Roni menaiki mobil Saliya tentu saja ia jadi supir. dengan cepat Naila masuk ke Kursi yang disamping Supit. Sementara Saliya memilih tempat duduk di belakang.

selama perjalanan pulang, Naila terus mengajak ngobrol Roni.

"Aku disini dapat beasiswa loh, sebentar lagi aku wisuda. Saliya juga sih, tapi kayaknya aku bakalan Cumlaud Ron, aku senang banget aku akan kabulin cita cita Ayah melihat anaknya akan jadi pekerja kantoran, nanti aku akan janji sama kamu ron, aku akan jadi gadis yang mandiri, kayak kamu bilang waktu ayah gak ada ron"Semenjak kedatangan Roni Naila berubah menjadi wanita yang cerewet banyak bicara, semangatnya luar biasa,

Melihat kebahagian Naila Saliya hanya tersenyum, ia ikut bahagia melihat Naila karena pasalnya setelah Ayah Naila meninggal, Naila selalu terlihat murung, tapi kali ini Naila terlihat Bahagia sekali saat Roni datang.

Tetapi Roni hanya menjawab Naila dengan sekedarnya saja, mata Roni sibuk melirik Saliya melalui kaca spion didalam mobil. Saliya sama sekali tidak menyadari itu. ia fokus ke pemandangan diluar jendela kaca mobil.
Sesampai di rumah.

Rumah ke tiga keluarga itu dalam Satu kawasan pagar, karena dulu ketiga ayah mereka memang berjanji untuk membuat Rumah yang selalu berdampingan. agar mereka selalu berdekatan.

Hallo Readers.
aku ada cerita baru.
sumpah excited banget dengan cerita yang ini hihihi.

semoga suka ya.
kalau suka boleh lah Vote dan koment pendapat dan sarannya.

Yang Terdalam (Terbit)Stories to obsess over. Discover now