Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.

1- Araskyatthala Ramadhan Megantara

33 2 2
                                        

    Lelaki itu baru saja datang diparkiran dengan motor sport hitamnya seperti biasa. Lelaki tampan nan manis, ia ramah namun sayangnya orang² yang tak ramah padanya

"HEH BISU!!!" Ia berhenti dan menatap 5 orang lelaki yang menghadang di depannya, menghalanginya untuk berjalan ke kelas
"Lu bawa duitkan hari ini? Lo dah janji kemaren sama anak buah gua!" Brandon mendorong bahu kanannya kasar

Janji? Kapan ia berjanji??? Ia tak pernah menjanjikan apapun!

Ia menatap 5 lelaki itu dengan alis yang naik sebelah, ia mengeluarkan hpnya dan mengetik lalu menunjukkannya pada 5 orang tersebut

Gua gak pernah janji. Emang mau berapa?

Padahal pertanyaan itu terkesan biasa saja dan tak menyinggung apapun, ia hanya bertanya biasa saja tapi Brandon malah menarik kerah lehernya dan berancang hendak membogemnya. Lelaki itu hanya diam dan menatap bogeman itu santai lalu menatap Brandon

"Denger ya Bisu!! Lo tuh gak sempurna! Jan  pernah lo deketin cewek gue. Gak akan ada yang mau sama lo, DASAR BISU!!"

Bentakkan itu tepat didepan wajahnya dan itu membuatnya takut? Yang benar saja.. gertakkan kecil itu hanya membuatnya refleks menutup mata karena takut saliva Brandon muncrat kedalam matanya lalu setelahnya ia menghempaskan tangan Brandon yang mencengkram kerah lehernya dan tersenyum juga berlalu pergi. Namun, sayangnya kakinya dijegal oleh Arya hingga membuatnya terjatuh

Sialan! Kalo aja lagi di luar sekolah dan kalian bukan anak petinggi sekolah gua habisin juga lo pada! Gak,gak... sabar Sky... demi mamah gak boleh berantem! Tapi gatel tangan gue.. bales dikit gak ngapa kali ya? - Sky berdiri dan membenarkan ranselnya lalu....

JEBRAK!!

"BANGSAT! SAKIT NYING!" itu suara teriakan Arya yang menjerit karena 'anu' nya ditendang oleh lelaki yang meringis dan menangkupkan tangannya seakan meminta maaf, seakan ia tak sengaja padahal ya memang sengaja

Mampus! Rasain lo! Hahahaa... - Sky berlalu seraya berlari kecil setelah meminta maaf dengan membungkuk juga tangkupan tangannya.

Lelaki itu menoleh ke arah jendela disampingnya seraya bertopang dagu

"Hai,sayangkuuu!! Kangen!!" Seseorang memeluk lehernya dan membuatnya menoleh juga tersenyum

Gadis dengan bando volkadot, kutek pink di jari² tangannya, dan make up yang cukup tebal itu tersenyum genit padanya. Gadis itu tak lain adalah kekasihnya, Dizalle atau yang kerap disapa Diza ini entah ada atau tidak alasan dia memacari Sky.

Padahal hampir semua orang menghujatnya karena berpacaran dengan Sky, si lelaki bisu meskipun fisiknya bagus tapi menurut orang² yang hatinya hanya sebelah dan otaknya miring, Sky tetaplah manusia cacat yang tak pantas untuk Diza yang centil nan cantik, Ketua geng pembully disekolah Aritmagan nomor dua setelah geng sebelah

"Kamu kok gak jemput aku sih? Aku dah nunggu lho padahal" ujar Diza bergelayut manja di tangan kanan Sky

"Atthala... aku pengen belanja abis sekolah.. yayayaya??" Ujar Diza memainkan puppy eyes nya seraya mendongak menghadap wajah Sky yang merunduk menatapnya

Sky mengangguk seraya mengelus rambut Diza yang langsung bersorak dan memeluknya "makasih sayangkuuu!! Avvv makin sayang deh!!" Ujar Diza dengan suaranya yang diimut²kan dan di lebay² kan

Sky hanya tersenyum menanggapi Diza yang seperti itu. Ia terima Diza apa adanya bukan ada apanya. Jadilah hari itu, sepulang sekolah Diza mengajak teman²nya berbelanja di Mall seraya bergelayut manja di tangan Sky, menunjuk ini itu dan temannya Diza pun ikut dibayarkan oleh Sky, ia tak pernah khawatir uangnya habis karena ia cukup hemat dan apapun untuk Diza pasti ia turuti.

●○●~~~●○●

        Gadis dengan jaket blue jeans itu mendengarkan lagu dengan headphone nya disepanjang koridor menuju kelasnya hingga ia tak memperhatikan jalan

Bruk!

Ia buru² melepas headphone dan mendongak, menatap netra coklat tua milik lelaki yang tadi ditabrak dada olehnya

"Lo lagian ngapain sih depan gua?" Tanya gadis itu berkacak pinggang

Lelaki itu menghela nafas dan menggedikkan bahunya

Gak penting banget.. orang dia yang nabrak masa gua yang disalahin? BD lah... - Sky berjalan kembali melewati gadis yang mengernyitkan dahinya, ia menahan tangan Sky

"Lo jan pura² budeg deh! Okay, sorry gue yang nabrak" ujarnya mengulurkan tangannya setelah Sky menghadapnya dan menjabat tangannya lalu menyentil kening gadis itu hingga membuatnya meringis, Sky sendiri melanjutkan jalannya

"Sky! Lo mau kemana emang?!" Tanya nya berlari mengejar Sky setelah meletakkan ranselnya di bangku samping Sky yang tengah berjalan dengan tenang

Sky menoleh dan mengangkat tangannya mengisyaratkan "mau ke ruang guru" ujar Sky membuat mata gadis itu berbinar "gue ikut!" Ujarnya diangguki Sky dengan senyuman tipis

"Lo tau gak? Si Diza gangguin gue mulu, gua kan pengen tenang ya... ini malah diajak ribut mulu! Lagian lo suka apa sih dari Diza? Kepo gue nih!" Ujarnya seraya menggulung buku tugasnya sesekali melirik Sky yang kini malah terkekeh tanpa suara menggeleng kecil lalu berhenti dan memegang kedua bahu gadis itu, menatapnya dan tangannya mulai berbicara

"gue suka Diza karena dia nerima gue apa adanya, Chay.." ujaran Sky membuat gadis bernama lengkap Chayra Syarafana Xavia merolling eyes "gue juga nerima lo apa adanya ya dari kita SMP kita temanan baik² aja kan? Ikhlas gue lo jauhin gue gara² si Diza.." cecar Chayra membuat Sky semakin tertawa dan mengusak rambut Chayra yang mengembungkan pipinya seraya melipat tangannya di dada

Sky merangkul Chayra dan kembali melanjutkan perjalanan mereka yang tertunda menuju ruang guru.

Inspirasi baru kiw!! Kiw komen jangan jadi hiders aja...😂

Dear, SkyStories to obsess over. Discover now