Happy Reading
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
"hayyiee semuanyaa, perkenal kan namaa aku Lautan Laskara, atau bisa di sebut Laut, aku sedari kecil sudah di ajarkan untuk mandiri yaa itu pun aku terpaksaaa hahaaa, umur aku 15 tahun dan hobby aku adalah melihat Laut yaaa... Laut aku selalu merindukan suara ombak Laut setiap saat, bahkan tak sering aku menginap di pantai itu, cuman beralaskan tikar atau karpet, dingin? Tentu saja namun aku menyukainya."
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Di sekolah..
"laut kamu mau ikut ga? Nanti malam kita BBQ di komplek sebelah" ucap salah satu teman Laut
"Eumm na nanti saja kayaknya, aku biasanya jam segitu mengerjakan tugas" ujar laut
"Halahh ngerjain tugas ngerjain tugas, pasti kamu mau ke laut kan?" Ujar naela yang membuat laut cengengesan
"udah ah ayo ke kantin aja laparr" ujar naela yang langsung menarik baju laut, laut pun mengikuti langkah kaki naela yang lari terbirit birit
Sesampainya di kantin
"bi es teh 2 sama batagornya 2 ya, pedesnya sedang aja semuanya" ujar laut yang memesan makanan di salah satu warung di kantin itu
"Aku udah pesen ayo duduk, kasian orang lain ngantri" ujar laut sambil menarik tangan naela pelan, mereka pun duduk di salah satu bangku yang ada di kantin itu, setelah makanan nya datang, laut langsung memakan makanan itu, berbeda lagi dengan naela, orang itu masih sama memfoto makanan itu
"cahh sudah di foto semuanyaa, marii makannn!" Ucap naela dengan nada yang gembira, setelah makanan mereka habis, laut dan naela langsung kembali ke kelas karna jam pelajaran sebentar lagi di mulai, setelah di dalam kelas laut langsung duduk di meja nya dan melanjutkan melukis laut, lukisan laut yang sangat indah membuat teman sebangkunya laut penasaran
"laut, kenapa kamu selalu melukis laut?" Ucap teman sebangku laut
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
TBC
Okeyy... tes ombak duluu yaaa, kalau ramai nanti lanjutt
YOU ARE READING
Lautan Laskara
Teen FictionLautan Laskara, nama yang selalu aku ingat di hidupku, mengapa? karna ia adalah anak yang hebat, dia bahkan bisa berdiri sendiri ketika di jatuhkan oleh orang lain.
