1. Masalah

10.3K 105 0
                                        

Sinar matahari yang menembus hordeng itu sungguh sangat menganggu seorang wanita yang tengah tertidur membuatnya terbangun, wanita itu mengusap wajahnya dan mulai membuka matanya.

"Haduh nyolok amat nih matahari," ucapnya.

Pandangannya langsung tertuju menatap ke arah balkon dimana sinar matahari itu muncul.

Tak lama kemudian ia merasakan bahwa ada seseorang di samping tidurnya.

Ia menoleh, dan betapa terkejutnya ia saat melihat seorang lelaki tidur bersama.

"Aaaa anjinggg, siapa lo?? Heh?!"

Sebut saja dia Nada, mahasiswi semester 7.

Nada reflek memukul lelaki itu, di saat bersamaan selimut yang ia pakai merusut dan menampakkan tubuhnya yang tak memakai sehelai kain'pun dan itu mampu membuatnya terkejut kembali.

"Anjing!" umpatnya sembari menarik kembali selimut itu untuk menutupi area tubuhnya.

Sedangkan lelaki yang disampingnya merasa terganggu atas tindakan Nada dan suara umpatan itu, lelaki itu terbangun dengan mata yang tertuju pada Nada.

Nada yang melihat wajah lelaki itupun sangat terkejut dan melongo.

"Pa-pak Arya?!"

Ya sebut saja dia Arya dosen di kampusnya.

Nyawa Arya masih belum terkumpul, ia masih berusaha melihat jelas wajah Nada.

"Pak! Jangan bilang semalam bapak apa apain saya?!" Nada cemas akan dirinya sendiri.

"Hoammm," rasa ngantuk itu masih ada dalam diri Arya.

"Nada?" tanyanya.

Nada menghela nafas kasar, ia sungguh tak menyangka kenapa ia bisa berada di sini dengan dosennya sendiri.

"Pak udah deh sadar, ini bukan waktunya bercanda, saya takut pak!" ujarnya.

"Apa yang bapak lakuin terhadap saya malam tadi?!" Nada tidak bisa mengontrol amarahnya.

Mata sayu Arya mencoba menatap mata Nada yang seperti akan menangis.

Akan tetapi rasa pusing di kepalanya membuatnya terganggu.

Arya memukul mukul kepalanya. "Akh! Tunggu sebentar, saya tidak ingat apa-apa." kata Arya.

Sekali lagi Nada mengusap kasar wajahnya. Nada berniat ingin mengambil air minum akan tetapi baru saja hendak turun dari kasur di bagian area vaginanya terasa sangat sakit membuatnya sulit bergerak.

"Ssstt sakit bangett." Nada meringis sembari memegang area vaginanya, ia memutuskan untuk kembali duduk di kasur.

Arya melihatnya dan ia baru menyadari semuanya, ia melihat tubuhnya dan tubuh Nada yang sama-sama tidak memakai baju bahkan celana.

Arya panik dan ia bingung, apa yang sebenarnya telah ia lakukan terhadap mahasiswinya sendiri?

"Nada...," panggilanya.

Nada tak merespon dan pandangannya menatap ke arah balkon.

"Sa-saya minta maaf, saya ga sengaja, saya tidak tau kenapa saya melakukan ini, sepertinya semal-"

"Bapak kan yang semalam bawa saya ke kamar ini?! Iya kan pak? Kenapa bapak malah ngomong begitu?" Nada mulai bicara.

"Iya saya tau Nada, tapi saya melakukan itu di alam bawah sadar saya, seingetnya saya semalam mabuk dan kamu juga dalam keadaan mabuk, saya juga tidak tau kenapa saya sampai berbuat itu sama kamu, saya tidak bisa mengontrol hawa nafsu saya Nada, saya minta maaf."

Incident with the Lecturer (END) Stories to obsess over. Discover now