Prolog

316 31 23
                                        

✎ᝰ Disclaimer!

Cerita ini diadaptasi dari Judul lama. Mata & Kaki ( Mendaki Kaki Langit 3 ). Karena dianggap terlalu sensitif dengan peristiwa Mei'98 maka kami un up.

Semua yang tertuang dalam cerita ini adalah pandangan pribadi penulis mewakili circle di mana penulis bertumbuh. Tidak bermaksud memengaruhi atau menggiring opini public.

Bacalah dengan pikiran yang terbuka, hati yang jernih dan legowo. Agar tidak salah asumsi dan persepsi.

Asumsi dapat membentuk persepsi seseorang. Jika seseorang memiliki asumsi negatif tentang suatu kelompok, maka ia cenderung memiliki persepsi negatif terhadap kelompok tersebut, bahkan tanpa bukti yang jelas.

Misalnya, jika seseorang berasumsi bahwa semua politisi itu korup, maka ia cenderung memiliki persepsi negatif terhadap semua politisi, meskipun ada politisi yang jujur.

Jadi, mari kita melihat dunia baru dengan perspektif yang berbeda. Bukan dari ego dan luka🙏

────⋆⋅☆⋅⋆──

────⋆⋅☆⋅⋆──

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

✎ᝰ

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

✎ᝰ. Hi, diary, blank page, a world of possibilities, Halaman kosong, sebuah dunia penuh kemungkinan.

Jadi mari kita berharap lembar berikutnya kemungkinan berisi hal-hal yang indah.

Kamu percaya low of atrraction ( hukum ketertarikan ) kan, Diary? Aku percaya. Seperti kata kak Arkha, law of Attraction meyakini bahwa pikiran kita bukanlah entitas statis, melainkan energi yang bergetar pada frekuensi tertentu. 

Law of Attraction bukan hanya tentang apa yang kita pikirkan, tetapi juga tentang energi yang kita pancarkan melalui pikiran dan perasaan kita, yang kemudian akan memengaruhi realitas yang kita alami. 

Selain pikiran, emosi juga memainkan peran penting dalam Law of Attraction. Emosi positif seperti kebahagiaan dan rasa syukur akan menarik pengalaman positif, sementara emosi negatif seperti ketakutan dan kecemasan akan menarik pengalaman negatif.

Akan tetapi faktanya, apakah aku bisa mengaplikasikannya? Meski paham semua teorinya?

Kata kak Arkha, Write it down, so you don't forget it. Write it down, so you can remember it. Write it down, so you can learn from it. Tulis itu, jadi kamu tidak melupakannya. Tulis itu, jadi kamu bisa mengingatnya. Tulis itu, jadi kamu bisa belajar darinya.

Maka aku menulisnya di tubuhmu, Diary. Sebagai pengingat.

Dan berharap  di tubuhmu akan  terukir banyak hal yang bisa merawat ingatan agar aku bisa belajar. Belajar banyak hal. Belajar mensyukuri bahwa hari ini aku masih bisa bernapas dengan lapang dan menuliskan ini. Meski kadang, apa yang terjadi hari ini kurang sesuai dengan ekspetasi.

Kau tahu, Diary? Kak Arkha pernah berjanji tidak akan meninggalkanku apa pun yang terjadi.

In the end, promises are just words. Bahwa pada akhirnya, janji-janji hanyalah sekumpulan kata-kata yang diucapkan, dan tidak selalu diikuti dengan tindakan.

Kak Arkha hari ini jadian dengan Thalia. Entah mengapa aku begitu kecewa. Mungkin karena aku berharap kak Arkha mendapatkan pasangan yang lebih layak dari Thalia, mungkin karena aku terlalu takut kasih sayang kak Arkha padaku terbagi dengan perempuan lain.

Aku egois kan, Diary? Sangat egois. Jika kak Arkha bahagia dengan Thalia harusnya aku ikut bahagia bukan?

Ini kalimat kak Arkha, Diary, dia menulisnya di balik sampul depan tubuhmu dan kuanggap sebagai inagurasi.

The first page: a blank canvas waiting to be filled with stories. Halaman pertama: kanvas kosong menunggu untuk diisi dengan cerita.

Aku berharap lembar-lembar tubuhmu berikutnya tidak diisi dengan cerita  ketidaknyamananku atas hubungan kak Arkha dengan Thalia.

Childish banget kan aku jika tidak suka Thalia hanya karena gaya hidup hedon dia dan takut kakakku diplorotin?

────⋆⋅☆⋅⋆──

Tolong tandai jika ada typo.

Terima kasih yang masih setia membaca.

Re-up 19 Juli 2025

Catatan Harian Arini ( Re-up ~ MKL 3 )Stories to obsess over. Discover now