"Sebuah pertemuan yang tak sengaja membuatku jatuh cinta, dan juga menciptakan sebuah kenangan di akhir cerita"
_Kanaya thara shaquita
- - - - - - - - - ꒰ ʚ♡ɞ ꒱ - - - - - - - - -
hayy sebelumnya ini cerita pertama yang ku buat di wattpad jadi maaf ya semisal ada beberapa kata yang kurang tepat
●
●
●
HAPPY READING
"wah bulanya cantik sekali" ujar anak perempuan berumur 9 tahun yang bernama kanaya thara shaquita biasa di panggil Naya
"woy naya"teriakan kedua tetangga sekaligus sepupu naya yang bernama elvano al zayn atau vano dan juga adeknya yang bernama saka putra mahendra atau saka
Setelah mendengar teriakan itu naya pun menoleh dan melihat kedua sepupunya yang berjalan mendekatinya
"Heh nay kamu tahu gak di rumah bude ada ponakanya" tanya saka kepada naya
Mendengar pertanyaan yang di lontarkan saka naya pun menoleh ke arah rumah budenya yang berjarak dua rumah dari rumahnya
Ketika sudah puas melihat rumah budenya naya kembali menoleh ke arah saka dan vano sambil menggelengkan kepanya sebagai pertanda kalau dia tidak tahu tentang itu
"Emang di sana ada siapa" tanya naya karena dia juga penasaran dengan seseorang yang saka dan vano mangsud
"Di sana ada ponakanya bude namanya arif" jawab vano "kalau lo mau lihat ayo ke rumah bude sekarang"lanjut vano setelah melihat raut wajah kebingungan dari naya
Tanpa basa basi mereka bertigapun bergegas menuju ke rumah bude
Setelah sampai di depan rumah budenya naya pun kembali melontarkan pertanyaan "di mana dia kok ga ada"
"Ya kita panggil dulu lahh"
"Ariff
"Arif"
"Arif"
"Rif ariff"
Panggilan yang mereka lontarkan sedari tadi hanya terbuang sia-sia karena pemilik nama yang mereka teriakin tak kunjung keluar
"Tukan kalian boong,tau ah aku mau pulang" dengan raut wajah kecewa naya memilih kembali ke rumahnya dan meninggalkan kedua sepupunya
Tak lama dari kepulangan naya saka dan vano juga ikut pulang kerumah mereka yang berada di tepat sebelah rumah naya
Sesampainya naya di rumah dia memilih untuk masuk ke dalam kamarnya dan bersiap-siap untuk tidur
Tapi beberapa menit terlewatkan naya tak kunjung memejamkan matanya, dia masih kepikiran dengan orang yang saka dan vano mangsud
"siapa arif itu" batin naya sambil terus memikirkanya
●●●
Pagi harinya setelah naya selesai beres-beres di dalam rumah naya memutuskan menyapu di halaman depan rumahnya
Ketika ingin menyapu naya tak sengaja melihat ada seseorang yang
belum pernah naya lihat sedang duduk di depan rumah budenya sambil memegang benda pipih yang biasa orang sebut hp
"Apa itu si arif yang saka dan vano mangsud ya"guman naya sambil terus nelihat ke arah sosok arif tersebut dengan rasa penasaran
Setelah selesai bergulat dengan pikiranya naya pun melanjutkan menyapunya yang tadi sempat tertunda
Sesudahnya naya menyapu dia bergegas kerumah vano dan saka untuk menanyakan yang barusan dia lihat tadi
Ketika sudah sampai di depan rumah vano dan saka, naya langsung masuk begitu saja dan mencari keberasaan ke dua sepupunya yang entah dia pun tak tahu keberadaan keduanya
Tak lama kemudian naya menemukan keberadaan saka yang sedang tiduran di kasur sambil main hp
"Ku kagetin lucu juga nih" guman naya sambil tersenyum jahat
Naya pun berjalan mendekati saka dengan perlahan-lahan
"DORRR" teriak naya sambil memukul lengan saka
"Astagfirullah" karena kaget saka lalu melempar hpnya begitu saja
"BWAHAHAHAAH" tawa naya pecah begitu dia berhasil menjahili sepupunya itu
Berbeda dengan saka yang hanya memasang raut wajah kesalnya sambil terus menatap ke arah naya yang sedang asik menertawainya
"Heh naya kamu ke sini ngapain sih" tanya saka sambil mengambil hpnya yang habis dia lempar tadi
"Ohh iyaa iyaa tadi aku udah ketemu si arif itu" jawab naya setelah teringat dengan tujuan utama dia ke rumah saka
"Tukan aku ga bohong"
"Iyaa² ga bohong"
****
Prolognya sampai sini dulu ya kalau penasaran di tunggu aja part 1 nya😁😁
jangan lupa vote and koment ya
Ouh ya dan maaf semisal ceritanya membosankan karena ini memang cerita pertamaku
sampai jumpa di bab 1
terimakasih yang sudah baca
VOUS LISEZ
Dia ARIF
Roman pour Adolescentsseorang anak kecil yang menemukan cinta pertamanya dan ia berfikir bawah itu hanya cinta biasa nyatanya cinta itu kini masih melekat saat ia mengijak ke tingkat SMA "zza aku mau uncrush sin dia"ujar naya dengan sungguh² azza hanya dia karna dia tau...
