Jika membicarakan sebuah peradaban maju di masa lalu, maka hal pertama kali yang mungkin terlintas di pikiran orang-orang adalah Atlantis.
Tidak mengherankan.
Sebab, Atlantis sendiri memanglah sebuah peradaban yang tersohor, berkat kecanggihan teknologi yang digadang-gadang melebihi masa kini, maupun hal-hal menakjubkan lain yang menyertainya.
Yah, setidaknya semua itu telah dijabarkan begitu apiknya oleh seorang filsuf Yunani Kuno terkemuka bernama Plato, dalam karya dialog berjudul Timaeus and Critias miliknya.
Meski sampai akhir hayatnya, sebagian besar Plato terkesan hanya menjabarkan tentang Atlantis. Pada kenyataannya, terdapat pula sebuah peradaban menakjubkan lainnya, yang juga menduduki Bumi pada era yang sama kala itu. Bahkan para ahli sejarah pun mengklaim, bahwa peradaban ini memiliki umur yang jauh lebih tua dibandingkan Peradaban Atlantis itu sendiri.
Berdasarkan jejak-jejak bukti yang tidak berhasil dimakan waktu. Seluruh peninggalan yang tersisa sampai sekarang pun, seakan-akan sepakat untuk sama-sama membuktikan, bila peradaban bernama Lemuria itu benar-benar pernah ada.
Nyata.
Yang sayangnya turut mengalami nasib serupa dengan Peradaban Atlantis, oleh karena semesta yang telah menggariskan, untuk membuat Peradaban Lemuria ikut lenyap dalam sekejab secara misterius.
Seakan tidak cukup dengan realita semacam itu. Sebagian besar orang mulai saling memperdebatkan, tentang berbagai kemungkinan yang sekiranya mampu membuat peradaban-peradaban malang ini lenyap begitu saja.
Entah itu dimulai dari teori diterjang tsunami, gempa dahsyat, atau bahkan sampai meletusnya gunung api hebat sekalipun. Sebenarnya memang cukup masuk akal untuk dipertimbangkan sebagai penyebab, dari ditemukannya sisa-sisa reruntuhan kedua peradaban tersebut, yang berhasil diabadikan oleh luas dan dalamnya lautan samudra.
Tapi tentu saja.
Rasanya tidak adil sekali jika langsung menyetujui opini dari sebagian besar orang, tanpa menaruh perhatian pada sekelompok kecil orang yang merasa skeptis akan teori-teori tersebut.
Bukan tanpa alasan.
Sebab, opini dari sekelompok kecil orang ini cukup menarik untuk disimak, oleh karena kata "rahasia" yang mereka gunakan dalam menyampaikan teori mereka, tentang alasan dari musnahnya Peradaban Atlantis dan Peradaban Lemuria yang sebenarnya.
Semua itu tidak lepas dari sebuah kisah, yang menceritakan tentang peperangan besar yang terjadi antara bangsa Atlantis dan bangsa Lemuria.
Iya.
Perang.
Sebuah perang yang... cukup sulit untuk ditelaah secara logis, oleh karena serangan dari bangsa Altlantis yang begitu mengandalkan kecanggihan teknologi mereka, benar-benar berbenturan keras dengan berbagai macam kekuatan supernatural, yang memang kenyataannya merupakan "nyawa" dari bangsa Lemuria itu sendiri.
Sungguh.
Sangat berbeda dengan bangsa Atlantis dan teknologi canggihnya.
Apabila membicarakan bangsa Lemuria. Mereka memang lebih terkenal akan anugerah di luar ilmu eksakta milik mereka, berupa kekuatan supernatural yang bermacam-macam. Hal tersebut tidak terlepas dari kultivasi yang mereka lakukan secara rutin sejak beribu-ribu tahun lamanya, hingga menjadi sesuatu hal yang bisa diwariskan pada keturunan mereka secara berkala.
Karenanya, tidak mengherankan jika pada akhirnya bangsa Lemuria terbagi menjadi tujuh fraksi besar, sebagai pemegang tanggung jawab dari ketujuh kekuatan supernatural dasar bernama Mu yang dianugerahkan pada mereka.
YOU ARE READING
Soulmate
Fanfiction"Kau... punya seribu alasan untuk meninggalkanku. Kenapa tetap bertahan?" "Tentu saja karena aku juga punya seribu alasan untuk tetap berada di sisimu. Kenapa aku harus meninggalkanmu?" *** Sebagai Pangeran Atlantis, Haechan sadar bila takdir sama s...
