Prolog

8 3 0
                                        

Aksata berasal dari bahasa sansekerta, artinya tak pernah putus ataupun terus. Lantas bagaimana bisa kita berfikir untuk mengakhirinya sedang kita tak pernah mengawali. Bahkan ujung pangkal dari manakah cerita ini pun tak ku ketahui.

"Aktaa~" gadis yang mengaku sebagai tunangan ku tempo lalu suka datang tiba-tiba dan seperti sekarang langsung memeluk ku.

"Emuah" dan suka tiba-tiba mencium ku, tingkahnya berlanjut lebih vulgar lagi.

HEY, AKU MASIH ANAK REMAJA BERUSIA 18 TAHUN!

"h-hey, hentikan dulu. Bagaimana dengan informasi yang ku minta?" tanyaku menghentikan kegiatannya menciumi leherku.

"ck, sudah" decaknya sambil berjalan duduk dikasur.

Aku melihat kecermin memeriksa sosok ku sekarang. Astaga, lihatlah! Gadis sinting ini meninggalkan banyak bekas dileherku.

"hey, tuan muda~" panggilnya.

BRUKKK

"Aku lebih suka kau menatap ku saja. Aku juga bisa cemburu dengan bayangan mu lho" bisik nya.

Cerita yang tak tahu ujung pangkalnya, haruskah aku merasa tenang saja dan menjalaninya? Manusia tak dapat melihat masa depan, begitupun dengan ku. Apa yang akan terjadi kedepannya setelah ini aku tidak tahu.

Aksataحيث تعيش القصص. اكتشف الآن