REFRESH

18 4 2
                                        

Sudah 2 jam lamanya alexa bersantai di kamar favoritnya,mendengarkan musik hanya untuk menghilangkan rasa lelah ketika pulang sekolah tiba. Gadis itu selalu bersantai seperti ini tiap kali kelelahan belajar.

Alexandra Smith gadis berusia 16 tahun yang saat ini tengah duduk di bangku kelas 3 menengah atas. Gadis berperawakan tinggi langsing, hidung mancung, bibir mungil berwarna chery, mata bulat berwarna hazel yang sangat indah,kulit seputih susu. Siapa yang tidak ingin menjadi kekasih seseorang gadis yang kadar kecantikannya kadang tak masuk diakal???

Eits tunggu dulu....
Dia memang cantik, bahkan jenius, dia pandai dalam berbagai hal, namun jangan lupakan satu hal tentang dirinya.
Alexa si gadis galak dan tegas yang pandai bela diri. Tak banyak lelaki yang mundur setelah tahu tentang sifat asli gadis itu, kecantikannya berbanding terbalik dengan sikapnya yang tak segan menghajar siapapun yang berani mendekati dan menyakiti dia dan orang-orang yang ia sayangi.

"Alex, ayo cepat makan sayang, hari sudah mulai gelap. Apakah kau ingin terus berdiam diri didalam kamarmu sayang?? " Seru seorang wanita paruh baya yang kecantikannya tak pernah memudar meski usianya sudah berkepala empat.

Tok tok tok..

Tok tok tok..

"Alexa, apa kau tidak mendengar ku?? "
Lagi dan lagi Alexa tak menggubris panggilan dari sang ibu yang terus mengetuk pintu kamar si gadis, karena kamarnya  sengaja ia kunci.

"Aku coba telefon saja" Ucap sang ibu

Tuuuut... Tuuut... Tuuut...

Tuuuut... Tuuut... Tuuut...

Tiba-tiba musik di headphone yang Alexa dengar berubah menjadi nada panggilan.

Halo ibu ada apa menelfonku? Aishh menganggu kesenanganku saja (ucap Alexa)

Hei kau, sudah berkali-kali ibu mengetuk pintu bahkan mencoba membuka pintu kamarmu, tapi kau kunci,kau tidak lihat ini pukul berapa?Apa kau tidak merasa lapar sayang?? Ayo cepat turun kebawah,ibu sudah masak makanan kesukaanmu (ucap Clara)

Baik bu tunggu sebentar (ujar Alexa)

Tut tut tut..

"Haiish dimatikan" Mendengus kesal sambil beranjak pergi dari depan kamar Alexa.

Selang beberapa menit kemudian terlihat alexa menuruni tangga sambil tersenyum simpul ke arah sang ibu.

"Hai ibu, ayo kita makan" Ucapnya sambil tersenyum.

"Lain kali setelah pulang, segeralah makan..jangan terlalu lama berdiam diri di kamar" Ujar clara.

"Baiklah ibuku tersayang yang cantik jelita tiada tara, aku akan menuruti semua perkataanmu" Ucap alexa sambil menampilkan barisan giginya yang putih dan rapih.

Clara yang mendengar ucapan alexa hanya tersenyum pada anaknya itu,pasalnya dia selalu bisa membuat ibunya itu merasa senang "Kau tau Alex, kau itu pintar merayu, selalu bilang seperti itu tiap kali aku menasehatimu, tapi kau terus mengulangi hal itu" Ketus clara.

"Hehe... Maaf maaf, itu kebiasaanku yang senang membuat ibu kesal, tapi aku tahu ibu pasti akan selalu tersenyum mendengar gombalanku,bahkan ibu selalu memaafkanku ketika aku membuat masalah dan jugaa...ibu pasti tidak akan memarahiku bukan?hanya menjewer kupingku atau membuatku push up 100x hahahahaha " Ucap alexa sambil memeluk sang ibu.

Rupanya gadis dihadapannya sudah tau persis apa yang akan clara lakukan ketika ia membuat kesalahan.
"Sudah-sudah ayo kita makan, tak enak jika makanan ini dingin" Sang ibu berkata.

Merekapun makan malam dengan penuh canda tawa,alexa memang begitu manja pada ibunya. Alexa memang selalu saja membuat clara tertawa,menghibur clara dengan caranya.
Tak pernah sedikitpun alexa membuat clara bersedih apalagi sampai menangis, menangis pun karena rasa bangganya pada alexa,menangis bahagia karena gadis kecil itu selalu ada disampingnya.
Meskipun terkadang gadis itu sering membuatnya kesal dan terheran-heran dengan sifatnya yang banyak membuat masalah.

Namun meski begitu ia sangat menyayangi alexa, alexa adalah gadis kecilnya,penyemangat hidupnya disaat ia benar-benar kehilangan orang-orang yang ia cintai.
Hidupnya benar-benar berada di titik terendah, hal yang membuat siapapun begitu sakit dan sulit menerima hal ini dengan akal sehatnya,dirinya harus menerima kenyataan kecelakaan mobil yang ia dan suami alami ternyata merenggut nyawa suami dan calon anaknya yang pada saat itu hanya tinggal menunggu hari tiba untuk melahirkan.
Kejadian yang berhasil memporak-porandakan hidupnya dan membuat gairah hidupnya meredup 18 tahun silam.

Hari-harinya hanya dipenuhi tangisan dan kepedihan,sampai 2 tahun kemudian datanglah alexa,malaikat kecil yang menjadi cahaya disaat dirinya sedang sedang benar-benar rapuh. Alexa bayi yang sangat mungil dan cantik membuat gairah hidupnya kembali seperti sedia kala,senyum yang kembali terpancar di wajah cantik yang selama ini hanya bisa menangis. Lalu tak lama dia mulai bangkit,menerima masa lalu yang begitu pahit.
Dia berjanji akan merawat bayi cantik yang bernama alexa itu dengan sepenuh hati,akan menjaga,menyayangi dan mencintai alexa seperti anak kandungnya sendiri.

-------------------------------------------------------
Dikota lain

SEOUL

Dua keluarga sedang makan malam bersama, mereka sedang mengadakan acara penyambutan disalah satu rumah mewah sang pejabat negeri atas keberhasilannya yang terpilih menjadi komisaris jendral kepolisian korea selatan karena semua kerja kerasnya selama hampir 25 tahun.

"Selamat tuan, akhirnya anda terpilih menjadi komisaris jendral, kami atas nama keluarga besar william turut serta berbahagia dengan terpilihnya anda,dan terimakasih sudah mengundang kami untuk penyambutan sekaligus makan malam disini" Ujar kepala keluarga william.

"Ah anda terlalu berlebihan tuan daniel, saya senang anda beserta keluarga mau menerima undangan keluarga kecil kami untuk makan malam bersama" Sang jendral sambil tersenyum senang.

"Sayang,kapan acara pelantikan akan segera dilaksanakan?aku takut tidak sempat mempersiapkan apa yang kau perlukan" Ucap wanita cantik yang tak lain adalah sang istri jendral.

"Memangnya apa yang akan kau persiapkan sayang? " Ucapnya sambil melirik ke arah para tamu yang sedari tadi hanya tersenyum melihat interaksi suami istri itu,Mereka masih saja mesra meskipun telah menikah hampir 20 tahun.

"Ayolah ed, kau pasti tau apa yang akan istrimu persiapkan, iyakan sayang?" Serunya yang tak kalah mesra sambil mengerlingkan sebelah mata pada istrinya itu, nyonya william.

Istrinya tersipu malu mendengar sang suami berkata seperti itu,kemudian dia berbicara pada nyonya rumah "Alena, kau itu selalu saja berlebihan ketika berhubungan dengan suamimu".

Ehem ehem...
Seketika mereka para orangtua lupa bahwa tak hanya mereka yang hadir dalam acara makan malam ini, melainkan para anak-anak pun hadir.

"Apa mereka tak melihat kami disini?? Sudah tua masih saja tak tahu malu untuk berkata mesra di hadapan anak sendiri, ciiih memalukan" Batin anak-anak mereka, tak berani berbicara didepan para orangtua.

Lalu mereka bertiga saling menatap satu sama lain, sambil tersenyum kecut tanda tak suka akan situasi ini.

Hayooo siapa anak-anak mereka?
Lalu apa hubungan mereka dengan alexa?

Yeeee maaf masih sedikit up nya,masih bingung harus mulai dari mana hehe..

Maaf kalo masih flat ceritanya, masih adem ayem dulu

Support autor yaa
Buat yang sempet baca, jangan lupa vote ato komen yaa...

Story Of Alexandra SmithStories to obsess over. Discover now