Halo teman-teman! Mohon dibaca ini ya..
Disclaimer :
•Hanya cerita fiksi
•Masih belajar nulis
•Maaf jika ada kesalahan dalam penulisan kata
•Maaf jika ada kesamaan di nama tokoh, cerita, latar, tempat, atau apapun itu. Karna ini terjadi karna ketidaksengajaan ya teman-teman...
Mohon kerjasamanya ya. Makasih udah ngerti, selamat membaca💝
Main cast :
~ Fahira Nada Zakenna as Nada
~ Alfanian Alkaezar as Alfan
~ Elkairo Zidan Mumtazar as Zidan
Pukul 06:55
Nada terbangun dari tidurnya, dan saat ia melihat jam, jam menunjukkan pukul 06:55. Lalu tanpa pikir panjang, Nada pun langsung bergegas menuju ke kamar mandi untuk segera mandi. Dan setelah menyiapkan semuanya, tanpa sarapan, Nada langsung pergi ke sekolah dengan tergesa gesa. Nada memang sudah terbiasa jalan kaki, tapi ini baru kedua kalinya ia terlambat bangun.
"Duh gue bisa terlambat nih."
Saat Nada ingin menyebrangi jalan, Nada hampir saja tertabrak motor. Karna Nada orangnya tidak mau kalah, ia pun memberhentikan pengemudi motor itu.
"Eh eh stop!!" Kata Nada sambil menjulurkan telapak tangannya yang terbuka lebar, menandakan bahwa orang itu harus berhenti.
"Turun lo." Sambung Nada.
Lalu "orang itu" pun langsung menuruti perkataan Nada barusan.
"Ada apa" Tanya nya.
"Minimal minta maaf kek!! Gue tadi hampir ketabrak tau." Jawab Nada.
"Hampir kan? Gak kena." Kata pria itu dengan santai.
"Ya tetep aja lah." Jawab Nada sambil menunjukkan muka kesalnya.
"Iya iya, maaf."
"Owh ya gua Alfan, lu?." Sambung Alfan.
"Nada."
"Owh Nada. Eh ya lu sekolah di SMA AZN bukan sih?." Tanya Alfan.
"Tau dari mana?." Jawab Nada.
"Nebak aja sih, kebetulan gua juga sekolah di AZN. Eh mau bareng ga? Sekalian permintaan maaf gua." Tanya nya pada Nada.
''Lumayan nih, daripada gue makin telat.''
Katanya, dalam hati.
"Boleh deh, kalo lo nggak keberatan." Kata nada.
"Ya engga lah, yaudah ayo" Jawab Alfan.
Lalu Nada dan Alfan pun berjalan menghampiri motor Alfan, dan segera melanjutkan perjalanan ke sekolah.
Pukul 07:57
Sampainya di sekolah, mereka berdua melihat bahwa pintu gerbang sekolah telah di tutup.
"Duh gimana nih fan?." Tanya Nada.
"Sebentar." Jawab Alfan dan ia menghampiri pak satpam.
"Pak, bukain lah" Alfan memohon.
"Eee gak bisa gak bisa! Kau ni dah telat." Kata pak satpam.
Lalu Alfan pun menghampiri Nada kembali.
"Gimana fan? Boleh?."
"Gak boleh."
Mereka berdua memasang wajah sedih karna tidak bisa memasuki sekolah. Lalu setelah beberapa saat..
"Fan gue ada ide!!." Seru Nada.
"Ide apa?." Tanya Alfan.
"Ikut gue." Ajak Nada.
Lalu tanpa disangka sangka, Nada membawa Alfan ke samping sekolah. Dimana ada gerbang juga, tapi tidak bisa di buka karena di kunci.
"Maksud lu kita mau manjat gitu?." Tanya Alfan dengan heran.
"Iya, lo bisa manjat ga?." Kata Nada.
"Bisa aja si, tapi lu yakin?" Tanya Alfan.
"Yakin yaelah, udah ayo."
Dan mereka berdua pun memanjat gerbang yang cukup tinggi. Saat di tengah tengah memanjat tiba tiba ada salah satu satpam yang sedang patroli keliling sekolah. Dan pak satpam itu menghampiri mereka berdua dengan heran.
"Hei kalian berdua, ngapain manjat manjat? Kaya gaada pintu masuk saja." Kata pak satpam.
"Kalian berdua ikut saya ke ruang BK, sekarang." Lanjut pak satpam.
Nada dan Alfan tidak saling berbicara satu kata pun. Mereka langsung turun dan masuk melalui gerbang biasanya. Dan mereka berdua pun pergi menuju ke ruang BK bersama pak satpam itu.
Pukul 09:10
Tibanya mereka di depan ruang BK, mereka langsung masuk, beserta pak satpam itu juga.
"Ada apa pak satpam?." Kata Bu Indah.
Bu Indah Adalah guru BK.
"Ini Bu, mereka berdua terlambat, terus tadi saya liat mereka sedang memanjat di gerbang samping." Jelas pak satpam.
"Apa benar begitu nak? Kalau iya, kenapa? Bisa tolong jelaskan." Tanya Bu Indah kepada Nada dan Alfan.
"Iya benar bu, tadi saya sama Alfan mau masuk tapi gerbang sudah ditutup. Dan kami meminta agar dibukakan gerbang tapi nggak dibolehin, terus saya kepikiran buat manjat gerbang samping, saya kira bakal berhasil, taunya malah gini. Maafin saya dan Alfan Bu, kami bersalah." Jelas Nada.
"Iya Bu benar begitu apa yang dibilang Nada." Sambung Alfan.
"Dasar kalian ini. Sebenernya saya harus kasih kamu hukuman, tapi karena hari ini saya sedang berbahagia, jadi saya bebaskan kalian berdua." Jawab Bu Indah.
"Yang bener Bu?" Tanya Alfan dan Nada.
"Iya, tapi saya harap kalian jangan mengulanginya lagi. Sudah kalian boleh keluar."
"Terimakasih banyak Bu." Kata Alfan dan Nada.
Lalu Nada dan Alfan pun keluar dari ruangan BK itu dengan rasa lega.
KRING.. KRING.. KRING..
Suara bel pun berbunyi.
"Lah udah istirahat aje" Kata Nada.
"Iya anjir hahaha" Jawab Alfan sambil tertawa.
"Yaudah gue mau ke kantin langsung, lo mau ikut ga? Tanya Nada.
"Mau" Jawabnya.
Alfan dan Nada pun pergi jalan ke kantin bersama-sama.
•BERSAMBUNG•
"Maaf apabila ada kesalahan dalam penulisan kata. Sampai jumpa di part selanjutnya. Terimakasih💝"
