Bab 1

4 1 0
                                        

hey guys, before you read this story, it's a good idea to follow first, don't forget to give five stars, then comment, my readers
I love you guys

*
*
*
*
*
*
*

"Helena sayangg, ayo bangun sudah jam berapa ini nanti kamu telat lho" teriak lembut wanita cantik di depan pintu kamar gadis kecilnya


"Iya mah, ini baru juga jam berapa udah di bangunin aja" lesuh helena

"Tapi sayang ini sudah jam 06:30 lho emang kamu mau telat terus di hukum!"

" Iyya mamah helen mandi dulu , mamah tunggu di bawa aja!" Teriak helen sedikit meninggikan suaranya

" Yaudah mamah siapin sarapan dulu ya , jangan lama-lama papa udah nunggu tuh dari tadi!!"  Desy akhirnya turun ke dapur membuatkan sarapan untuk anak dan suami tercintanya

"Sayang gimana helen udah bangun?" Tanya sosok pria perkasa yang duduk di meja makan

" Udah sayang, helena lagi mandi tuh , yaudah aku siapin sarapan buat kamu sama helena dulu ya" desy mencium pipi suaminya lalu pergi ke dapur untuk menyiapkan sarapan..

"Iya sayang".

Tak berselang lama makanan yang dimasak desy sudah jadi ,ia langsung membawanya ke meja makan , untuk di makan suami dan anaknya

kemudian terlihat sosok gadis cantik dengan rambut yang di kuncir terkesan imut menuruni anak tangga.

"Mamah papah" menyapa kedua orang tuanya setelah sampai di meja makan

"Hai sayangg sini duduk dekat papa " titah afgan papa helena. Gadis itupun hanya menuruti kemauan papa tercintanya

"Helena sekolah yang bener ya jangan nakal , ini hari pertama kamu sekolah " nasehat desy

"Iyya sayang jangan nakal ya itali sama Indonesia itu beda , jangan samakan waktu kamu di sana sama di sini" ucap afgan membenarkan perkataan istrinya

"Iyya papah mamah helena janji gak nakal-nakal kok" mengangkat tangannya berbentuk v

"Yaudah habisin sarapannya nanti papa yang anter kamu ke sekolah"helena membulatkan matanya bibirnya yang tadi sibuk mengunyah makanan kini mengerucut ..

"Papah iih helena bisa sendiri tau , kan motor helena ada entar papa telat lho ke kantornya" bujuk helena dengan muka masam

" Yaudah sayang biarin aja helena pergi sendiri , kan katanya kamu juga ada rapat di kantor" desy yang tidak tegaan melihat anaknya cemberut

"Tapi sayang helena gak bisa jaga dir-"

"Bisaa papa ku ganteng" helena mencium pipi kanan kiri afgan dan berlanjut ke desy

"Tenang aja pah helen bakalan baik baik aja kok" helena berlari menuju pintu keluar

"Helenaa makanannya belum habis sayangg!" ucap desy

"Helen udah kenyang mah!" Sontak sepasang suami istri itu  geleng-geleng kepala akibat tingkah anaknya semata wayangnya , helena hanya memakan sepotong roti

"Yaudah sayang kalo gitu aku juga pamit ya ke kantor udah telat ini" afgan mencium kening istrinya dan melanjutkan langkahnya menuju pintu

" Hati-hati sayang " ucap desy setelah mencium telapak tangan suaminya

"Iyya"

********

"Perkenalkan nama saya Helena Delfina, bisa di panggil helen, helen pindahan dari italia , salam kenal semuanya" helen memperkenalkan diri dengan singkat

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Jan 28, 2023 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

H E L E N A Where stories live. Discover now