Kringgg... Kringgg... Kringgg....
Bel sekolah berbunyi tanda pembelajaran akan dimulai. Hari itu hari pertama Gianna bersekolah di Mandala International High School. Hari pertama masa pengenalan seluruh siswa-siswi dikumpulkan di tengah lapangan untuk mengikuti upacara. Gianna berdiri disamping dua anak kembar yaitu Yara dan Nara. Upacara berlalu dengan sangat singkat. Selesai upacara ada salah satu kakak kelas yang berbicara di depan dengan menggunakan sound system.
"Perhatian, bagi seluruh siswa-siswi baru diharapkan mengenal lebih dari 5 anak di dekat barisan" Ucap kakak kelas itu
Gianna mulai kebingungan dengan siapa ia akan berkenalan. Dilain sisi ada seorang cowo yang santai dengan headset ditelinganya.
"Permisi, boleh kenalan?" Ucap Gianna sambil mengulurkan tangan
Cowo itu terus bermain HP nya tidak mendengarkan Gianna berbicara.
"PERMISIIIII... " Tegas Gianna sambil mencabut headset di telinganya
"Lo siapa berani beraninya cabut headset gue" Jawab cowo itu
"Mau kenalan, lo aja yang ngga ngedengerin" Ucap Gianna
"Oh mau kenalan, kenalin gua Anzelnio Mahendra Septiannelka panggil aja Anzel" Jawab Anzel
"Gue Gianna Alessandra Geovanie" Kata Gianna
"Nama lo kepanjangan gua panggil beruang aja simpel" Kata Anzel
"Ubah-ubah nama orang, emang lo siapa?" Tanya Gianna tegas
"Gue pacar lo" Ucap Anzel
"Dihhh NAJIS" Jawab Gianna
Gianna langsung pergi meninggalkan Anzel dengan sedikit kekesalan. Gianna kembali berkenalan dengan cewe cantik yang bernama Alana, dia cantik, baik hati, tentunya jomblo juga.
"Kenalin gua Gianna" Kata Gianna
"E-eh iya, kenalin gua Alana" Jawab Alana
"Tukeran instagram mau?" Tanya Alana
"Boleh boleh aja" Jawab Gianna
Mereka berdua saling bertukar Instagram.
Waktu pun telah habis, dan Gianna belum sampai terget yang ditentukan. Gianna panik karena belum dapat teman lagi.
Anzel mendekati Gianna dengan membawakan temannya yaitu Devano, Gavin, dan Aron. Anzel membantu Gianna dengan mengenalkan teman-temannya itu agar Gianna tidak jadi dihukum.
***
Di dalam kelas Gianna dan Alana duduk berdampingan, menceritakan hal hal yang mereka sukai. Hingga bel istirahat berbunyi Gianna dan Alana pergi ke kantin karena tadi pagi mereka berdua belum sempat sarapan.
Sesampainya di kantin sekolah ada gerombolan cowo sedang makan bakso sambil berbicara dengan keras sehingga mengganggu banyak orang yang ada di kantin. Alana melihat itu hanya bisa berbicara dalam hati. Tetapi disisi lain Anzel yang memperhatikan Gianna sampai-sampai minuman yang dibawanya jatuh karena tersenggol Aron.
"Lo liatin siapa sih serius amat?" Tanya Aron
"Udah lo gausah berisik" Jawab Anzel
"Lo mending diam aja deh ron" Jawab Devano
"Jangan ikut-ikut urusan orang, biar diurus sediri" Tegas Gavin
Kantin sekolah begitu ramai sampai-sampai Gianna mulai malas mau ke antri. Anzel yang melihat dari jauh Gianna udah mulai kesal akhirnya Anzel menghampiri Gianna.
"Haii, mau beli apa?" Tanya Anzel
"Mau beli rumah" Jawab Alana
"Ehh, udah jangan gitu, mau beli makan" Jawab Gianna
YOU ARE READING
Anzel
Teen Fiction"cowo aneh gasuka dideketin cewe" teriak Yara "udah biarian aja" jawab Gianna Ya begitulah kehidupan Anzel yang selalu diteriakin cewe cewe yang suka sama dia. Meski begitu, Anzel tidak pernah menggoda cewe sekalipun meski itu cewe terfamous di s...
