seorang gadis remaja yang cantik terbangun dari tidurnya karena sinar matahari yang menembus ke dalam kamarnya
"Jam berapa sekarang?" gadis itu bertanya pada dirinya sendiri
"ck jam 06.15" ia pun segera menuju kamar mandi dan bersiap-siap untuk pergi ke sekolah.
setelah selesai bersiap-siap ia turun untuk sarapan bersama yang lain
"aaaaa rea laper" ya nama gadis itu adalah 𝗥𝗲𝗮𝗻𝗻𝗮 𝗙𝗮𝗲𝘇𝘆𝗮 𝗕𝗿𝗮𝘀𝘃𝗲𝗻𝘇𝗶𝗲 ia duduk di bangku kelas 2 SMP, rea bersekolah di sekolah milik papanya 'high hopes school'
"laper ya makan dek" dia yang menjawab perkataan rea adalah kakak laki-laki nya yang bernama Rakha Vinanzio Brasvenzie. ia adalah kakak kedua rea, dan kakak pertamanya bernama Aldi Vinanzio Brasvenzie.
setelah acara sarapan pagi rea berangkat ke sekolah bersama kedua kakaknya.
"Kak rea masuk dulu ya"
"Iyaa" jawab kedua kakaknya serempak.
"WOIIII GW DATENG" Rea berteriak seraya masuk ke dalam kelas nya.
"Heh anjr ga usah teriak bangsat" jawab cia sahabat rea
"Re ntar kasih contekan ye" kata salah satu teman sekelas rea.
"Lo minta contekan ke gw, lah gw minta contekan ke siapa njir? Gw aja ga belajar" jawab rea seraya duduk di bangku nya.
"Tapi hati-hati kalo mau contekan, inget kita selama ujian yaitu seminggu ini bakal satu kelas sama kakak kelas, takutnya mereka cepu gitu ke guru" ucap temen rea yang lain. Ya mereka akan menghadapi ujian selama seminggu dan mereka akan satu kelas dengan kakak kelas mereka.
guru penjaga kelas ujian telah datang dan semua murid di kelas itu duduk di bangkunya masing-masing. Rea duduk di samping kakak kelasnya laki-laki.
disaat semua murid sedang mengerjakan soal ujian mereka, rea merasa ada yang aneh dengan dirinya saat berada di samping kakak kelas laki-laki nya itu. apakah dia jatuh cinta dengan kakak kelasnya?.
"Heh ssttt rea" panggil cia agak berbisik kepada rea.
"Apaan?"
"No 10 jawaban nya apaan?"
"Siapa itu yang berbisik-bisik?" Tanya guru penjaga kelas.
semua murid diam dan tak menjawab.
"Jangan macem-macem, ga usah contekan, kerjakan sendiri-sendiri sesuai kemampuan" ucap guru itu
"Ya kalo ga mampu gimana bu?" Vano si wakil ketua kelas di kelas rea bertanya pada dirinya sendiri dengan suara pelan namun masih dapat di dengar oleh guru.
"Jangan banyak omong, cepat kerjakan" ucap guru.
***
"Gilaaaa soalnya susah bangettt" cia mengeluh atas soal ujian tadi.
"Re, lo knpa diem aja?" Tanya cia
"Hah? ngga gw gapapa" jawab rea
Cia menganggukan kepalanya.
"Cia, kenapa ya gw ngerasa aneh pas ada di dekat nya kakel cowo yang duduk di samping gw tadi?"
"Lo suka sama kak Faren?" Cia balik bertanya pada rea dengan wajah nya yang menyelidiki rea.
"Hah? ngga lah gw cuma ngerasa aneh aja, btw namanya Faren?"
"Iya namanya Faren tapi sering di panggil temen-temennya Arvi, masa sihhh kalo lo ga suka sama kak Faren kenapa lo ngerasa aneh pas di deketnya?."
"Ya mangkanya itu gw gatau ciaaaaa."
bell pulang sekolah sudah berbunyi dari tadi tetapi rea masih berada di dalam sekolah karena dia belum di jemput oleh supir pribadinya.
"Lama banget dah" rea berkali-kali mengecek jam yang ada di pergelangan tangannya.
tiba-tiba ada yang menabrak rea dari belakang sehingga rea tersungkur ke depan.
"Eh sorry gw ga sengaja" laki-laki itu meminta maaf. Rea bangkit dan membersihkan seragam nya yang kotor.
"Iya gapapa" rea melihat wajah laki-laki yang menabrak nya tadi, Faren.
***
"Huhh laper, ada makanan ga ya?" Rea mengecek meja makan, kosong. rea pergi menemui bi Ina.
"Bi Ina kok di meja makan ga ada makanan?"
"Eh iya non bibi minta maaf, bahan-bahan buat masak habis non, bibi juga ga sempet beli ke pasar. bibi minta maaf non." Jawab bi Ina seraya merasa bersalah.
"Oalaa iya bi gapapa kok, rea tunggu kakak pulang aja nanti makan di luar."
"Maaf ya non, kalo gitu bibi mau nyiram tanaman di taman belakang dulu ya non."
"Iyaa bi."
Rea menunggu kedua kakaknya pulang agar dia bisa makan bersama kakaknya di luar. sementara orang tuanya selalu pulang malam.
Tidak lama Aldi dan Rakha pun datang.
"Kalian kok lama?? adek kelaperan." Ucap rea sambil memegang perutnya.
"Tadi aka ada urusan dulu dek di sekolah makanya lama. btw kamu belum makan?" ucap aldi.
"Belommm, bibi ga masak karena bahan nya habiss dan ga sempet beli jadi adek nungguin kalian buat makan di luar."
"Yauda bentar kakak sama kak al ganti baju dulu." Rakha berbicara kepada rea.
Rea menganggukkan kepala sebagai tanda mengiyakan.
***
keadaan di kelas sepi, hanya ada rea karena masih pagi sekali tetapi rea berangkat pagi.
"Huhhh percuma juga gw belajar, ga paham banget gw." Rea berbicara pada dirinya sendiri. tiba-tiba ada yang datang ke kelas rea, kak Faren. ia juga datang pagi sama seperti rea. Faren duduk di bangku yaitu di samping rea.
"Lah kok kak Rafi dateng nya pagi sih? tumben banget." tanya rea pada dirinya di dalam hati.
"Aaaaaa plisss ciaa ayo dateng sekarang, gw deg-degan kalo berduaan doang sama dia, aduhh nih tangan tremor lagi sial." ucap nya mengumpat dalam hati.
"Lo gapapa kan?" Faren tiba-tiba bertanya pada rea karna dia melihat tangan rea yang gemetaran.
"Hah? Apanya?" Tanya rea yang ga paham.
"Ck, itu tangan lo gemetar kenapa?"
"Oh, gapapa." Jawab rea dengan hati yang berdegup kencang. Entah apa yang terjadi pada dirinya tapi dia merasa aneh saat berdekatan dengan kakak kelasnya yang bernama Faren.
Faren mengangguk paham. Tidak lama siswa berdatangan satu persatu ada yang datang bersama, dan orang yang ditunggu-tunggu oleh rea akhirnya datang. Cia berjalan ke arah rea.
"Tumben lo belajar re"
Rea mendongak untuk melihat siapa yang berbicara kepadanya
"Gila lo lama bangett dateng nya"
"Kenapa?" Tanya cia yg ga paham dengan ucapan rea
"Ga deng nanti aja"
Guru pengawas pun datang, ujian dimulai.
"Re, sstt woi" panggil cia berbisik dan rea pun menoleh
"Apaan?"
"No 5 apa?"
Rea menulis jawaban dari nomer yang di tanyakan oleh cia, dan dia melempar secara perlahan ke arah cia tapi malah kertasnya terjatuh. guru pengawas berjalan memutari kelas dan ia melihat kertas yg tergeletak di lantai.
"Milik siapa ini?" Tanya guru itu.
"Jawab kertas contekan milik siapa ini?"
"Saya Bu"
Semua murid menoleh ke sumber suara. Tetapi bukan rea yang mengatakan itu.
STAI LEGGENDO
Rumit
Teen Fictionghosting. bagaimana perasaan kalian saat di ghosting oleh seseorang yang kalian cintai?. Reanna Faezya Brasvenzie salah satu gadis yang di ghosting oleh orang yang dia cintai. ∆ cerita ini murni dari pikiran saya sendiri. ∆ NO PLAGIAT
