No. I Cant say anything for this desciption, hehe
just enjoy my WinKun, JohnKun,& IlKun story...
& some from request, (Maybe TaeKun, TenKun,YuKun) -this my plan- wait of them being Kun Seme 🤧🌚
🔞⚠️ - u know this sign, right?-
Highest Rank :
#...
Langsungan kek biasanya... Ini remake entah ef-ef dedek jaman kapan...
Jadi ya gitu, bahasanya kalau yang masih bisa dedek selamatkan ya dedek ubah- tapi banyak yang ngga ehe-
maaf ini ndak begitu bagus 🤧
So, just enjoy and prepare ur deep breathe~
Baby-Fa
Present
Hold, or Stop!
Pairing by:
Wong Yukhei aka Lucas
&
Qian Kun
^.^
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Melihat Johnny dan Ten pergi, Lucas mengerang lega, setelah beberapa menit mengintai pasangan aneh teman kekasihnya itu
“Argh… akhirnya tak ada lagi pengganggu,” ujar Lucas, Ujar Lucas merasa puas sekaligus lega, karena tak ada lagi yang akan mengganggu aktivitasnya. Lucas dengan sigap memulai aksinya, dengan menautkan kedua tangannya pada tengkuk Kun, dan perlahan menariknya paksa, karena Lucas tahu, sang empu akan menolak.
“Oh-Luke, K-kau kenapa? Kau kerasukan jin d-dari mana, ha?” ujar Kun tahu apa yang akan terjadi. Dan, inilah resiko berpacaran dengan namja seagresif Lucas. Kepala Lucas sudah benar-benar miring bersiap menemukan bibir mungil Kun.
Karena Kun tak dapat mengelak lagi, dengan cepat berangsur-angsur jarak diantara mereka hilang. Kun yang sudah pasrah, perlahan menutup matanya. Menikmati setiap hembus nafas kekasihnya yang menerpa wajahnya. Dan jarak diantara merekapun mulai hilang.
Brug..
Duduk Kun sedikit berubah saat Lucas semakin merapatkan dirinya pada tubuh mungil Kun. Kun mematung dalam rengkuhan kekasihnya, sepertinya Kun mengalah kali ini. . . . . . . Tiga centi… Dua centi…. . Tinggal secenti lagi…
dan…
“Hayo! Ngapain kalian? Ngintip lagi, ya? Siapa? Nggak ada orang juga,” ujar Yuta tanpa dosa. Dan ikut berjongkok mengikuti Kun dan Lucas.
Kecewa?
Oh syudah vasti...
Raut kecewa jelas tergambar pada wajah tampan Lucas. Ia hanya bisa sekali lagi menghelas nafasnya sambil memandang datar kawan jepangnya itu
“N-Neo…Hahaaahhh,” kesal Lucas sambil tak sengaja ia menjambak rambutnya saking frustasinya, “Di mana aku bisa berduaan bersama kue mochi-ku,” pekik Lucas dan langsung melepas tangannya pada tengkuk Kun.
“Aigoo, Tuhan, kau tahu tempatnya di mana?” ujar Lucas tampak jengah sambil mengacak-acak rambutnya tak henti-henti. Kun hanya menahan tawanya melihat kekasihnya begitu tersiksa.