PROLOG

95 33 35
                                        

Gadis lugu yang memiliki bola mata berwarna hitam bulat, dan mempunyai pipi chubby.
sebut saja dia fanya, Fanya zeonaleova.
fanya adalah gadis yang tidak memiliki seorang teman. mengapa begitu? fanya juga sedikit heran, mengapa dia tidak memiliki teman. apakah fanya sangat membosankan untuk di jadikan sebagai teman? Ah sudalah fanya tidak keberatan jika tidak mempunyai teman, mungkin saja fanya agak sedikit kurang berbaur kepada lingkungan sekolahnya.

10.30
waktu menandakan waktunya beristirahat, semua murid di kelas fanya menuju ke kantin, tidak termasuk fanya. fanya bukan tidak memiliki uang, tetapi fanya tidak mau ke kantin saja, lagian perut fanya tidak begitu lapar. sehingga dia di kelas saja. fanya melirik sekelilingnya

 fanya melirik sekelilingnya

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

"Sudah sepi ya".
fanya menghela nafas nya, setelah mengatakan itu fanya bergegas mengambil novel di tas nya. fanya sangat suka novel, sangat suka, apalagi bertema tentang petualangan dan horor.
setelah mengambil novel di tas nya, fanya kemudian membaca novelnya. tidak sampai sepuluh menit

BUGHHHH

"BRENGSEKKK".

teriak seseorang di depan kelas fanya. fanya yang mendengar itu tersentak kaget tidak karuan, baru kali ini ada suara teriakan yang bikin fanya benar-benar ketakutan. fanya menutup novel nya

"Ada apa ya". gumam fanya. tak lama setelah itu fanya bangkit dari tempat duduk nya, dan segera keluar kelas.

fanya baru saja melangkahkan kaki ke depan pintu kelas, tiba-tiba badan fanya terkena pukulan dari sang pria tersebut. fanya terjatuh, dan mengeluarkan darah di area bibir nya. semua siswa-siswi melihat kejadian itu langsung hening. salah satu pria tersebut melihat fanya yang terjatuh, buru-buru memegang pundak fanya.

"Maaf, saya tidak sengaja". Ucap pria itu dan melihat bagian bibir fanya mengeluarkan darah, hanya sedikit tapi membuat dia menyeringai. fanya tidak melihat begitu jelas di depan nya tersebut. suara samar-samar membuat fanya merinding.

"Tidak apa-apa, fanya juga minta maaf, permisi". fanya meninggalkan tempat itu, dan berlari sekuat mungkin untuk jauh dari depan kelas nya itu.

disisi lain
melihat gadisnya yang sudah hilang dari penglihatan nya, pria tersebut langsung menghampiri pria satu nya, dan memberi satu pukulan yang sangat keras, membuat pria itu tersungkur dan pingsan.

"BUBAR KALIAN SEMUA".
pria itu berteriak dan melihat pria yang satu nya sedang tidak berdaya akibat pukulan yang di berikan nya.

fanya buru-buru ke toilet perempuan, fanya bercermin dan melihatkan diri nya.
"sangat bodoh, seharusnya tidak usah melihat kegaduhan itu, jadi kena kan".
fanya sedikit memegang luka nya "aduhh sakitt".
fanya buru-buru untuk menyalakan air di wastafel, dan membasuh muka nya. setelah selesai fanya segera keluar dari toiletnya. baru saja melangkahkan kurang dari 5 langkah, fanya menubruk seseorang di depan nya.
"Aduhh".
fanya langsung melihat orang tersebut, dan fanya sedikit kaget dia menubruk seorang pria yang tak lain adalah pria yang tidak sengaja memukul nya tadi
"Arlan, maaf fanya tidak melihat ke depan".
Ya dia Arlan, Arlan Rakhazio. anak yang memiliki paras tampan, tinggi, dan sangat sekali diam. orang yang mendekatinya saja sampai tidak berani, apalagi berurusan dengan nya. fanya tau Arlan sama sekali tidak mempunyai teman, tapi mengapa Arlan tadi berbuat kegaduhan?, Buru-buru fanya menepis pikiran nya tersebut.
Arlan diam, dan tidak lama kemudian Arlan itu pergi dari hadapan fanya. fanya beranikan diri untuk melihat didepannya itu,
"Arlan nya kemana ya? Apa dia hantu".
fanya melihat sekeliling, fanya merinding tidak lama kemudian fanya buru-buru untuk ke kelasnya, karena sebentar lagi bel berbunyi yang menandakan akan segara masuk.

14.05
fanya baru saja tiba di rumahnya. ia bergegas untuk masuk kerumahnya. ya benar, fanya sudah pulang dari sekolahnya

Setelah membuka sepatu buru-buru ia melangkahkan kaki nya ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang sangat lengket karena bau keringat.

setelah semuanya selesai, fanya langsung berbaring di atas ranjang kesayangannya, fanya diam, melihat langit-langit atap, dia mencoba untuk mengingatkan apa yang dia ingin utarakan, tapi dia lupa.
"ihh apaan si, kok lupa ya".
fanya sangat geram sambil mengacak-acak rambut nya. fanya bangun dari tempatnya, ia duduk melihatkan pantulan cahaya yang menembus jendela. sentuhan angin yang menerpa kulit putih nya, cuaca hari ini panas tapi tidak membuat fanya berkeringat. fanya menikmati serpihan angin, dan

TINGG
suara pesan masuk. fanya mendengarkan sumber suara dari notif ponsel nya, tidak lama setelah itu fanya buru-buru mengambil ponsel nya. fanya menyalakan ponsel nya yang menampilkan

Unknown :
Nanti malam, aku segara kesana sayang, tunggu aku. aku ingin memelukmu.

itulah isi pesan tersebut.
"Astaga". fanya kaget dengan isi pesannya,
"ini siapa ya, mungkin saja dia salah nomer". fanya mencoba untuk berpikir positif. fanya diam, tidak bergerak hanya suara detak jantung yang tidak bernada.

TINGG
Unknown :
"tidak usah, kaget seperti itu sayang."
fanya melihatkan pesan itu lagi, fanya buru-buru untuk membalas isi pesan nya

fanya :
maaf, sebelumnya apakah kau mengenal ku?

unknown :
aku sangat mengenalmu, kau milikku fanya, kau gadisku, kau segalanya untukku. kau tidak perlu memikirkan aku yang sebenarnya, kau akan tau nanti nya, tapi tunggu saja.

fanya melemparkan ponsel ke ranjang miliknya

"Apaan sih nih orang, ga jelas banget, pasti ini ada yang iseng deh". fanya melirik ponsel nya, tidak ada notif lagi. mungkin saja benar itu adalah teman nya yang sedang iseng kepadanya. Buru-buru fanya mengunci pintu kamar nya, dan jendela.
"Sudah rapat semuanya". Ia langsung berbaring lagi di atas ranjang nya,tak lama kemudian fanya tertidur.

disisi lain
melihat pergerakan gadisnya yang tertidur pulas, dari rekaman cctv. membuat pria itu menampilkan senyuman yang tak lain adalah sebuah seringai

"Sepertinya sangat manis,aku tidak tahan untuk
mencicipi nya. tunggu nanti malam sayang." ucapnya.

FANYA ZEONALEOVA

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

FANYA ZEONALEOVA

FANYA ZEONALEOVA

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

ARLAN RAKHAZIO

[maaf ya guys kalo kurang bagus cerita ini !!!, Soalnya baru pertama kali aku buat cerita kayak gini, kalo kalian suka sama ceritanya vote aku ya!✨]

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Sep 22, 2022 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

ARLAN [On going]Where stories live. Discover now