"Waeyoo? kenapA eomma menyiapkan masakan begitu banyak?" tanya Yeoul yang baru bangun langsung menuju daput melihat ibunya sibuk menyiapkan makanan.
"Nanti akan ada tamu"-Nyonya Kim-
"Nugu?"-Yeoul-
"Nanti kau akan tahu, mandilah jemput kakek dan nenek Jeon, appa sudah menjemput kakek dan Nenek Kim dia pagi-pagi sekali tadi"-Nyonya Kim-
"Yahh, acara apa sih? sampai mereka semua kemari?" Tanya Yeoul penasaran.
Lalu dia menuju ke kamarnya untuk mandi.
Setelah Yeoul masuk, ibunya pun menelfon adiknya.
"Yahh, Seokho nanti kalau Yeoul menjemput kalian, kalian jangan bertanya macam-macam dulu. DIa tidak tahu biar menjadi kejutan untuknya. Bilang juga pada Istrimu, anak-anakmu juga eomma appa, nunna mohon"-nyonya Kim-
"Neee, ya Nunna bagaimana Jika nanti malam dia bersi keras menolak? Dia kaget tiba-tiba dilamar seperti itu?"-Seokho-
"Tidak akan lagian seseorang yang melamarnya tinggalnya didepan rumahnya, anak dari keluarga itu juga belum tahu kalau akan dinikahkan.HAhhaa"-Nyonya Kim-
"Haiss, kalian orang tua macam apa? hahhaa ya sudah sampai bertemu nanti nunna"-Seokho-
Setelah selesai mandi dan bersiap-sia Yeoulpun menuju keluar, berpamitan kepada Eommanya.
"Eomma Yeoul jemput kakek dan nenek"-Yeoul-
"Neee, hati-hati"-Nyonya Kim-
Yeoul menuju keluar, dimana mobilnya sudah terparkir diluar gerbang rumah mereka.
"Anyeon haseyo immoya" sapa Yeoul ketika melihat tetangga depan rumahnya bernama Nyonya Min sedang menyiram bunga miliknya.
"yaa, menantu eomma, mau kemana?"-Nyonya Min-
"Mau menjemput kakek dan nenek"-Yeoul-
"Eomma, eonni kemarilah lihat itu menantuku"-Nyonya Min-
Lalu seorang ahjuma dan nenek keluar dari gerbang.
"Anyeong haseyo" sapa Yeoul dengan ramah.
"Ahhh, ini yang namanya Kim Yeoul sangat cantik dan ramah"-Nenek Min-
"Yahh, kau sangat cantik sekali"-Kakak Nyonya Min-
"Hamsahamida, saya permisi dulu"-Yeoul-
"Iya nak hati-hati"-Nyonya Min-
Yeoulpun mengendarai mobilnya menuju rumah kakek dan neneknya.
"Immo Min selalu berkata aku adalah menantunya. Haiiss, tidak sudi aku menikahi seseorang yang sok tampan, tidak ada ramah-ramahnya, haisss mengerikan kalau mengingatnya" batin Yeoul.
(Yeoul Yeoul lu pasti kaget Yeoul ntar malam)
Satu Jam kemudian dia sampai dirumah kakek dan neneknya.
"Nunna" teriak Jungkook yang sudah berada didepan rumahnya.
"Yah Jungkooka"-Yeoul-
"Nunna mobilmu sangat bagus, bolehkah aku nanti yang menyetir?"-Jungkook-
"Yahh, jangan mobil ini pasti mahal biar nunna saja yang menyetir"-Sungjin-
"Tapi aku ingin Hyung"-Jungkook-
"Ini, silahkan kau nyetir nunna lelah, Immo, Samchoon, Harabeoji, Haelmoni Yeoul datang" kata Yeoul sambil masuk kedalam rumah.
"Immo sebenarnya acara apa? arisan keluarga?"-Yeoul-
"Aaaa, majja ayo ini minum dulu." kata Bibi Jeon menyodorkan minuman untuk Yeoul.
SetengaH Jam kemudian mereka menuju kerumah Yeoul.
#####
Sesampainya dirumah Kakek nenek dan Saudara dari pihak ayahnya sudah berkumpul. Yeoul masih memarkirka mobilnya didepan rumahnya karena dijalam komplek rumahnya sangat penuh dengan mobil. Dia berfikir mungkin keluarga Min juga sedang menggelar acara.
"Samchoon? apakah ada acara juga ditempat samchoon?" Tanya Yeoul yang melihat Tuan Min baru turun dari mobil diikuti Yoongi dengan wajah sangat dingin.
"Hahahahaa, aniii kami hanya berkumpul kebetulan saudara kami sedang berada di sini semua nak"-Tuan Min-
"Aaaaa, mari samchoon"-Yeoul-
KAta Yeoul masuk menuju kedalam rumahnya.
"Eomma, rumah Keluarga Min juga sedang ada acara rupanya, saudara-saudaranya juga berkumpul"-Yeoul-
"Bwakakakkakka"-Taehyung-
"Wae? kenapa kau tertawa?"-Yeoul-
"Aniii, Aku hanya menertawakan Jungkook. Sungjin Hyeong bercerita tentangnya hahaha"-Taehyung-
"Iyaa katanya juga ada acara, tadi eomma tanya"-Nyonya Kim-
"aaaa, Ya sudah Yeoul masuk kamar dulu"-Yeoul-
"Nanti jangan lupa bangun dandan yang cantik, kita mau foto-foto"-Nyonya Kim-
"Neeeee"-Yeoul-
Setela Yeou masuk kamar, Taehyungpun mendekati bibinya.
"Immoyaa, bagaimana jika dia tahu aka dijodohkan dengan seseorang tetangganya?"-Taehyung-
"Appa dia tidak akan kabur?"-Jungkook-
"Aniii, nunna tidak seperti itu, iya kan immo?"-Sungjin-
"Majja, pasti dia akan menuruti perintah orangtuanya"-Nyonya Kim-
########
Sementara itu dikediaman keluarga Min.
"Anakku, ini pakailah nanti malam" Kata Nyonya Min sambil memberikan stelan jas berwarna hitam
"Memangnya mau keacara apa sih eomma? pake acara pakai pakaian seperti ini?"-Yoongi-.
"Yah, adeul kau ini akan melamar seseorang"-Bibi Yoongi-
"Yaaa, eonni" teriak Nyonya Min
"Apa? melamar? melamar siapa? tidak-tidak aku tidak akan melakukannya"-Yoongi-
"Aniii Yoongiya, Immo salah bicara"-Bibi Yoongi-
"Eomma jangan bilang eomma menyuruhku melamar gadis galak depan rumah itu? andweeee"-Yoongi-
"Wae? memang apa salahnya? Yeoul anak baik ramah cantik lagi"-Nyonya Min-
"Anii Yoongi tidak suka"-Yoongi-
"Haiiss geumanhe, sudah sana istirahatlah nanti malam kau harus bersiap-siap jangan mempermalukan keluarga"-Nyonya Min-
"eomma, jadi benar kata Immo?"-Yoongi-
"Sudah diamlah"-Nyonya Min-
KAMU SEDANG MEMBACA
My Soulmate Is My Enemy(Tamat)
Fiksi PenggemarDemi apa? Seorang Min Yoongi yang ahh aku sangat membencinya tiba-tiba menjadi suamiku. HAissss menyebalkan.
