1

2.4K 139 9
                                        

Bulan menerangi malam yang sangat dingin itu, lampu taman menyinari beberapa pojok dan tempat duduk. Di salah satu meja terlihat lah sebuah pasangan yang sedang malam mingguan di cafe tersebut.

" Olla.. "

Suara Pria yang barusan memanggil lawan bicaranya itu mampu membuat lawan bicaranya menoleh dan menatap serius padanya, " Kenapa Kak Rey? "

Lelaki yang tadinya memanggil gadis itu kini terdiam. Dari wajahnya Olla bisa melihat kalau ia sedang berfikir keras untuk mengutarakan apa yang mau ia bicarakan.

Setelah menunggu sekitar 2-5 menit, akhirnya lelaki tadi menghela nafas dengan berat lalu menatap penuh keseriusan pada Olla.

" aku mau kita putus " ucap Rey dengan lantang dihadapan gadis itu. Wajahnya benar-benar tidak dapat ditemukan kebohongan, sepertinya ini hasil dari pemikiran keras nya.

" kocak amat, kalau mau prank mah jangan kayak gini, " respon Olla. Entah apa yang ada di pikiran gadis ini, tapi seakan Rey tidak mau menyerah dia kembali mengulangi perkataannya.

" aku sama sekali lagi engga bercanda Olla , aku mau hubungan kita selesai sampai disini " ulang Rey yang lebih menekan semua kalimatnya yang kali ini agar Olla tidak lagi berfikir ini lelucon.

Gadis itu kini terdiam seribu bahasa. Mulutnya tak mampu mengeluarkan suara apapun seperti ada yang mengunci bahkan mengelem mulut nya agar tidak menimbulkan suara. Rey juga terdiam menunggu respon Olla yang membalas semuanya dengan impas, tapi nyatanya bukan menjawab, Olla langsung berdiri dan berjalan pergi meninggalkan Rey duduk sendiri di tempat itu.

Perlahan langkahnya membawa Olla ke depan area Cafe. Mungkin semua pemikirannya membawa nya bisa sampai ke sini tapi hatinya berkata lain dan membuat kepala Olla reflek menatap kembali ke tempat duduk yang ia dan Rey duduki tadi, disana sudah ada seorang perempuan yang duduk ditempatnya. Mata Olla bisa menangkap jelas kalau Rey memberikan sebuket bunga mawar kepada perempuan itu.

" Sakit Kak Rey " Batin Olla yang memalingkan pandangannya.

Tiba tiba ia mendengar suara notifikasi chat dari hpnya. Ia segera check hp nya.

Olla senang karena hanya Zee lah yang mengerti dirinya

Ops! Esta imagem não segue nossas diretrizes de conteúdo. Para continuar a publicação, tente removê-la ou carregar outra.

Olla senang karena hanya Zee lah yang mengerti dirinya. Perempuan ini bernama Febriola Sinambela Safiran dan Lelaki barusan chat dengan Olla bernama Arzeeano Narendra Harlan.

Arzeeano POV.

Arzeeano mencari kunci motornya. Ia akan bersiap siap untuk pergi dari tempat nongkrong nya .

" Mau kemana lu zoy? " Tanya Christy yang penasaran dengan sang kakak.

" Olla dibikin nangis sama cowok bajingan " ucap Arzeeano yang tak segan-segan untuk menyebut cowo itu bajingan.

" Ya terus? Lo mau ngapain? " Tanya Christy yang membuat Arzeeano tersenyum smirk.

" akan gw hajar ntuh cowok " Jawab Arzeeano yang membuat Christy menghela nafas.

Cinta Sejati [END]Histórias para pegar e não largar. Descubra agora