Joo Dantae baru saja merebahkan tubuhnya di penthouse mewah miliknya. Dengan napas yang terengah, ia segera melepas masker yang dikenakannya. Dikeluarkannya dua bawah apel dari saku jaket miliknya, apel merah merona yang sungguh menggoda.
"Yeobo!!", panggil Suryeon dari lantai atas, istri cantiknya yang mengidam apel padahal tidak hamil.
"Kenapa kamu sangat lama? Aku lelah menunggu selama 4 jam hanya untuk 2 buah apel, apa kemampuan mencurimu sudah menurun?", keluh Suryeon sambil menuruni satu persatu anak tangga penthouse.
"Aku pergi ke Gyeongsangbuk-do untuk mendapatkan apel segar yang ada daunnya, kamu tak mau aku curikan apel dari sepermarket. Tentu saja aku butuh waktu untuk bolak balik ke Han's Farm dan kembali ke Seoul. Apel ini di dapatkan dengan penuh perjuangan, behenti meragukan kemampuan mencuriku, lagipula kamu pasti tidur selama itu", kesal Dantae.
Han's Farm adalah adalah kawasan perkebunan apel yang luas dan terletak di kawasan perbukitan Danchon-myeon, Uiseong-gun, Gyeongsangbuk-do. Membutuhkan waktu sekitar 2 jam dari Seoul. Dantae pergi kesana sendiri dengan kecepatan penuh agar segera kembali secepatnya, ada istri kesayangan yang menunggu kedatangan buah apel. Segera menjalankan aksinya, 2 apel sudah ada di genggamannya, satu untuknya dan satu untuk istrinya, kemudian tancap gas untuk kembali Seoul.
"Gomawoyo yeobo", balas Suryeon dengan senyum cantiknya dan mengambil satu apel dari tangan suaminya.
Suryeon segera pergi ke dapur untuk mencuci dan mengupas apel miliknya, hingga Dantae datang dan segera merebut apel yang sudah di depan mulutnya, ia sudah siap untuk menggigit.
"Yakkk!! Kau gila!! Berani-beraninya merebut milikku!".
"Kupaskan apelku dulu, nanti kita makan sama-sama", jelas Dantae.
"Gak mau, apelku akan segera berubah warna, aku tidak suka kalau warnanya jadi coklat, cepat berikan apelku!", pinta Suryeon.
"Kalau gitu biar ini aku yang makan, kamu makan apel yang itu saja", balas Dantae sambil memberikan apel miliknya.
Suryeon tentu saja tidak setuju dengan penawaran suaminya. Bukan tanpa alasan, tapi apel Dantae daunnya sudah copot dan berwarna sedikit kekuningan, bukan merah merona seperti miliknya. Meletakkan apel Dantae dan pisaunya, Suryeon segera bangkit dan merebut apel dari tangan suaminya. Dia segera berlari keluar Penthouse, khawatir apelnya akan direbut kembali oleh Dantae.
Sedangkan Joo Dantae, memandang nanar kepergian istrinya dan melirik apel yang ada di atas meja, berjalan kaki pergi ke kamar. Badannya sudah lelah, tidak memiliki tenaga untuk mengupas apel, apalagi mengejar Suryeon yang lari secepat kilat.
---------------------------------------------------------------
Hi guys!! Masih inget drama Apple nya Umjiah gak? Karena di ig ke block terus, akhirnya aku menyalurkan ide untuk menulis disini. Ini untuk pertama kalinya aku menulis cerita sendiri, semoga aja kalian suka.
Hmm ternyata, buat video lebih mudah daripada menulis cerita 🙈
