Warna pelangi di langit biru adalah saksi bisu yang melihat kejadian yang menyebalkan dalam hidupku saat ini. Dimana pagi ini tak ada yang dapat mengantarku ke sekolah. Aku pun berjalan kaki dengan jarak kurang lebih 1 km.
" Nggak ada ojek lagi, mana jalan pada basah habis hujan" gumam ku.
Sesekali aku menoleh kebelakang dan berharap teman sekelas ku ada yang lewat dan menolongku. Namun hasilnya nihil, tak ada satupun yang lewat saat itu juga, melainkan hanya beberapa kakak kelas yang lalu lalang sambil ugal-ugalan.
Maklumlah, anak nakal pasti ngelakuin hal itu udah dianggap biasa. Palingan kalau jatuh namanya apes. Kata nenek aku biasanya bilang,nanti makan batu atau nyium aspal baru tau rasa.
Sesekali berjalan pelan dan hati-hati untuk menghindari genangan air di pinggir jalan. Namun, entah dari mana datangnya tiba-tiba sebuah sepeda motor dengan liarnya melewati ku hingga membuat ku terkejut dan berteriak.
"Aaaa.... Woiii... Awas aja kalau ketemu nanti di sekolah" teriakku sambil menunjuk ke arah pengendara tersebut hingga hilang di depan mataku.
"Untungnya cuman rok doang yang basah.. Fiuh" gumam ku sambil manyun.
***
Akhirnya aku sampai di sekolah dan untungnya pak satpam belum datang,so nggak telat masuk kelas.
"Suci Ramadhani akhirnya datang juga, tumben banget datangnya telat habis ngapain sih?" tanya sahabatku.
"Habis keliling kampung" jawabku.
"Ha... Sama siapa kelilingnya? Lebih penting keliling kampung yah dari pada ke sekolah dulu" balas sahabatku.
"Aku keliling sama biksu Thong biar dia ngambil kitab sucinya nggak kelamaan, puas" cetus ku.
"Beneran biksu Thong ada di kampung kamu yah Ci" ucap sahabatku dengan polosnya.
"Ya ampun Lisma... Kamu ini polos atau bego sih" ucapku dengan nada kesal.
"Jadi tadi itu kamu bohong yah...tega banget boongin Lisma"
Akupun hanya menggelengkan kepalaku melihat sahabatku yang satu ini.
***
Jam istirahat akhirnya tiba, aku dan kedua sahabatku yaitu Lisma dan Aisyah bergegas menuju ke kantin. Namun diperjalanan menuju kantin, aku melihat kakak kelas yang ku taksir sejak SMP tengah berbicara dengan seorang gadis. Gadis itu terlihat cantik dan manis dari diriku.
"Ci,kok bengong sih" ucap sahabatku Aisyah yang sedari tadi melihatku bengong.
"Ha... Sorry sorry, biasa lagi mikirin tugas tadi" balasku sembari kembali berjalan menuju ke kantin.
Sampai ke kantin aku dan teman teman yang lain seperti biasa memesan pesanan favorit kami yaitu bakso. Tiba-tiba tanpa sengaja aku menyenggol lengan seseorang hingga minumannya pun terjatuh dan tentu saja semua mata tertuju kepada kami berdua.
"Aduhhh... Aku nggak sengaja nyenggol dia... Nyenggol kakak kelas kayak gini bikin aku susah nafas"
Matanya tajam menatapku dan aku pun hanya terdiam dan menunduk
"Kata minta maaf seperti itu kayaknya susah yah buat kamu ucapin" ucap kakak kelas.
"Ma... Maaf kak, tadi aku nggak sengaja kak... Sumpah" ucapku dengan mata yang kini menjadi memerah.
"Kayaknya dia mau nangis deh, padahal aku kan nggak mukul dia. Ngeliat nih anak pengen nangis lucu juga"
"Hm.. Aku udah nggak ada mood disini" ujar kakak kelas dan pergi.
STAI LEGGENDO
Mr. A
Storie d'amoreMemendam perasaan selama bertahun-tahun adalah salah satu keahlian seorang wanita. Bahkan membuat nama samaran agar tak ada orang satupun yang tahu kecuali orang orang yang dipercayakannya. Ia hanya bisa memendam perasaannya dan tak mampu untuk meng...
