"Oh iya salam kenal rose, gw Jennie Kim.... panggil jennie aja" sambil menerima uluran tangan rose.
Ya gadis itu adalah Jennie Kim. Anak pengusaha terkenal di New Zealand, namun sekarang mengembangkan perusahaan nya dengan membuka cabang di negara lain seperti Korea, Prancis, Singapura, Filipina, Italia dan beberapa negara lainnya. Meski ia anak dari konglomerat tapi ia tak sombong akn semua yg ia miliki. Justru ia sring berbagi kepada orang lain. Menyumbangkan uang untuk panti asuhan yg ada di negeri ginseng itu.
"Nah itu ruangan nya... Lo masuk gih gw tungguin disini"
"Makasih rose udh ngantar in gw."
"Iya sama-sama"
Jennie pun masuk. Cukup lama ia didalam tapi rose tetap menunggu nya. Sampai akhirnya jennie keluar bersama pak kepala sekolah
"Pak jennie masuk kelas mana?" Tnya rose
"Oh jennie masuk di kelas kmu. IPA 2"
"Yeayy berarti kita sekelas dong Jen. Dan lu harus duduk sm gw"
"Emang boleh maksa gitu?" Tnya jennie
"Boleh dong, tanya aja pak kepala sekolah"
"Bener pak boleh?"
"Iya jennie boleh. Kamu bebas mau duduk dengan siapa saja termasuk dengan rose juga."
Bel sekolah sudah berbunyi dan sekarang semua siswa sudah masuk ke kelas nya masing-masing.
Pak kepala sekolah masuk ke kelas IPA 2. Semua murid bertanya-tanya mengapa ada pak kepala sekolah di kelas mereka.
"Baiklah anak-anak pagi ini kalian akan mendapatkan teman baru. Perlakukan dia dengan baik dan jgn ada yg mencoba untuk mengganggu nya karena dia anak yg baik. Mengerti?"
"Mengerti pak" serempak mereka semua
"Nak ayo masuk" ajak pak kepala sekolah karena jennie menunggu di luar kelas
Dengan segera jennie memasuki kelas nya. Semua murid mulai berbisik kembali seperti saat pertama kali ia datang. Ada yg mengagumi kecantikan nya ada juga yg iri akan dirinya.
"Jennie... silahkan perkenalkan diri kamu"
"Baik pak"
"Hello everyone my name is Jennie Kim. I'm from New Zealand. I hope we can be good friends thank you."
"Baiklah kalian mengerti kan apa yg dikatakan Jennie"
"Mengerti pak" sahut satu kelas.
"Baiklah jennie silahkan ambil kursi mu. Terserah kmu mau memilih dimana dan dengan siapa kamu duduk."
"Terimakasih pak"
Semua murid berebutan meminta kepada jennie agar mau duduk dengan salah satu dari mereka tapi tidak dengan rose. Ia kelihatan santai saja karena ia yakin jennie akan duduk dengan nya seperti yg ia katakan sebelumnya.
"Pak..saya akan duduk dengan rose saja, tidak masalah kan pak?"
"Tidak sama sekali Jennie. Silahkan pergi ke kursi mu dan belajar lah dengan rajin ya"
"Pasti pak"
"Kalau gitu bapak permisi, Klian semua belajar yg rajin dan jgn ada yg berbuat ulah paham?"
"Paham pak" ujar mereka secara bersamaan lagi
Bertepatan dgn keluar nya pak kepala sekolah dari kelas, guru pelajaran masuk untuk mengajar mereka. Hari ini mata pelajaran bahasa Inggris. Sebagian ada yg mengeluh tapi ada juga yg menyukai pelajaran ini.
Disaat semua siswa sudah memulai pelajaran berbeda dgn si gadis jangkung yg lebih memilih bolos pelajaran dgn pergi ke rooftop sekolah. Ia lebih memilih bersantai dari pada menuntut ilmu.
BẠN ĐANG ĐỌC
"Just Because Of You"
Teen Fiction"Semua berubah ketika aku bertemu dgn mu. Meski sakit aku akn tetap berjuang,sampai aku berada di titik terlemah ku. Mencintai bukan harus memiliki,namun sebisa mngkin aku akan berusaha" Lisa. "Terimakasih telah berjuang dan mencintai ku dengan tul...
part 3
Bắt đầu từ đầu
