"Gue dan anak gue bukan barang yang bisa kalian perebutkan seperti ini!"
Baik Jayden dan Seanno yang sedang adu tenaga langsung terdiam mematung mendengar teriakan Winona.
"Gue bisa menghidupi anak ini sendiri."
"Saya nggak akan mengizinkan itu ter...
¡Ay! Esta imagen no sigue nuestras pautas de contenido. Para continuar la publicación, intente quitarla o subir otra.
Allura Winona
¡Ay! Esta imagen no sigue nuestras pautas de contenido. Para continuar la publicación, intente quitarla o subir otra.
Seanno Caraka Ocean
¡Ay! Esta imagen no sigue nuestras pautas de contenido. Para continuar la publicación, intente quitarla o subir otra.
Jaeden Mikail Ocean
Winona memijat keningnya yang terasa pusing, sebelah tangannya mengcengkram erat selimut yang membalut tubuhnya. Masih berusaha mencerna apa yang terjadi, memejamkan mata dan kilasan-kilasan kejadian semalam langsung berputar hingga ia ingat jelas apa yang terjadi.
"Lupain apapun yang terjadi." Ujarnya setengah berbisik.
Lelaki yang duduk di kursi sambil menunduk itu menggeleng, "Tapi—"
"Lupain Sean."
"Gue minta maaf." Seanno penuh sesal.
Kedua insan itu memutuskan untuk melupakan apa yang terjadi di malam itu, bertemu seolah tidak pernah terjadi apa-apa pada mereka berdua sebelumnya.
***
Welkamm di cerita kedua Perfect Universe!! Cerita ini berdiri sendiri yaa, jadi gak masalah kalau gak baca cerita sebelumnya tapi sih baiknya baca dulu cerita Perfect Couple karena pemain yang ada disini engga akan beda jauh sama pemain perfect couple :D